Rumah Madu Petani
Akun Resmi Rumah Madu Petani Indonesia
25/11/2021
Terus bersinergi membangun negeri.
Rumah madu petani terus bekerja sama dengan siapapun yang ingin memajukan hasil bumi Indonesia, khususnya Madu, sebab sangat beragam keunikan dari madu Nusantara. Semoga RMP bisa terus menebar manfaat.
28/09/2021
Orang Jawa Menyebutnya Tawon Ndas
13/09/2021
Rumah Madu Petani Hadir untuk Masyarakat Indonesia
KERJA SAMBILAN DAPAT PULUHAN JUTA!
Anda Butuh Penghasilan di Tengah Pandemi ini dengan untung puluhan juta sebulan? Bisa!
Rumah Madu Petani Open Rekruitmen untuk Reseller dan Agen Wilayah Jabodetabek dan Luar Jabodetabek bulan September - Desember 2021. Dijamin akan diberikan pelatihan sampai tuntas dan dibimbing menjadi mitra usaha.
Hubungi Mas Putra di 081802966484
03/09/2021
malam-malam numpang pantun dikit ya bang..
klo ada sumur diladang, boleh kita menumpang mandi.
kalau ada umur panjang, bolehlah dipesan lagi.
~salamsehat~
😁
26/08/2021
Dihadiri Kepala BPPSDMP Kementan, Rumah Madu Petani Mensupport Kegiatan PanganTalk #5 yang diadakan oleh Pangan Initiative
Jakarta, Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 di Indonesia ternyata berdampak pada pergeseran tenaga kerja. Banyak orang kembali ke desa karena hidup di kota semakin sulit akibat pemutusan hubungan kerja dan kehidupan ekonomi pada sektor informal yang memburuk (sesungguhnya dampak pandemi terhadap ekonomi bersifat luas dan global).
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa tenaga kerja pertanian pada Agustus 2019 tercatat 36,71 juta orang dan meningkat menjadi 41,13 juta orang pada Agustus 2020. Hal ini mengindikasikan bahwa sektor pertanian di perdesaan memegang kendali atas perbaikan ekonomi dan menjadi tumpuan utama untuk peningkatan pendapatan. Oleh karenanya, apapun usaha yang dilakukan pada sektor pertanian ini, kemungkinan berhasil sangatlah besar.
Rhafdian Putra, Petani Milenial asal Kabupaten Bogor melihat ini dengan baik. Di masa pandemi ini usaha pertanian yang kaitanya dengan kesehatan sangat berkembang pesat.
“industri farmasi tumbuh pesat karena orang butuh sehat, disaat yang bersamaan usaha herbal juga sama. Oleh karena itu, saya bertekad untuk mengembagkan usaha madu,” ujar putra saat dikonfirmasi
Dalam rangka ekspansi pengembangan bisnis madu ini, putra banyak melakukan promosi di media cetak dan elektronik, termasuk menjadi supported dalam berbagai seminar seperti yang dilakukan oleh PanganTalk session 5 ini dan menghadirkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi.
“saya berharap animo masyarakat untuk hidup sehat meningkat, sehingga menjadi manusia yang produktif dan meningkatkan pembangunan manusia dan pembangunan nasional,” tutup putra
Dihadiri Kepala BPPSDMP Kementan, Rumah Madu Petani Mensupport Kegiatan PanganTalk#5 yang diadakan oleh Pangan Initiative CitraMediatama.com - Jakarta, Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 di Indonesia ternyata berdampak pada pergeseran tenaga kerja. Banyak orang kembali ke...
18/08/2021
Sobat sehat,
Sudah tersedia, variant dan ukuran dari rumah madu petani :
Radu, kelengkeng dan Multiflora
270gr, 330gr, 500gr dan 1000gr.
Bagi yg membutuhkan bisa wa dengan no : 081802966484
Note : kami hanya menjual madu ASLI yaa..
17/08/2021
Rumah Madu Petani Mendapat Dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor
"Rumah Madu harus melalukan 2 hal, pertama gabung dengan UMKM, kedua membina petani lokal"
Demikian disampaikan oleh Irvan B Tabrani, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bogor saat menghadiri Launching Rumah Madu Petani dan Santunan Anak Yatim di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor pada Selasa (17/08).
Momen Dirgahayu Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus ini rupanya banyak dimanfaatkan oleh banyak kalangan sebagai hari perjuangan dan kebangkitan. Tak terkecuali Rhafdian Putra, petani milenial asal Kabupaten Bogor untuk menggelar launching bisnis madu yang diberi nama *Rumah Madu Petani*
"di tengah pandemi covid-19 ini, imunitas menjadi benteng terampuh dalam menghadapi pandemi. Rumah Madu Petani hadir dan ingin memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan Masyarakat Indonesia pada umumnya", ujar putra
Irvan B Tabrani, yang juga pembina UMKM di Kabupaten Bogor yang hadir dalam launcing tersebut memberikan dukungan penuh bagi siapa saja anak terbaik Kab. Bogor yang ingin menjadi pelaku UMKM.
"Kabupaten Bogor ada 78 ribu UMKM. UMKM ini ada 3 cluster, yaitu mikro, kecil, dan menengah. Saat ini banyak UMKM yang tidak terdaftar sehingga tidak mendapatkan hak dari alokasi bantuan dari pemda. Oleh karena itu, Pertama, usaha Rumah Madu bisa besar jika tergabung dalam gerbong UMKM. Kedua, harus bisa memberikan kontribusi bagi penyerapan tenaga kerja dan ekonomi pemerintah daerah dengan membentuk dan membina petani madu di wilayah ini, " jelas Irvan
Menurut Irvan, hal ini sangat penting, pasalnya, semua pelaku usaha tidak akan mendapatkan pembinaan dari Pemda jika tidak terdaftar dalam UMKM.
"jadi, pasti nanti yang ditanya adalah ini darimana, petani dimana, workshop dimana, lalu produk dijual kemana. Jika petani bukan dari Kab Bogor maka tidak bisa dibantu dengan pembiayaan pemerintah," pukas Irvan
Irvan mengaku ditengah pandemi covid-19 ini, roda ekonomi harus tetap jalan, oleh karenanya dengan kehadiran UMKM seperti rumah madu petani ini, diharapkan dapat mendongkrak ekonomi pemerintah.
17/08/2021
Rhafdian Putra, Petani Milenial Asal Kabupaten Bogor Luncurkan Produk Madu Petani
Pandemi covid-19 telah menyebabkan ekonomi masyarakat Indonesia merosot jauh dari impian. Para Pengusaha yang pada sektor primer yang diharapkan untuk mendongkrak ekonomi terus berjuang memulihkan keadaan.
Tak terkecuali bagi Rhafdian Putra. Petani Madu Milenial asal Kabupaten Bogor ini tak menyia-nyiakan kesempatan untuk berkembang. Momen Dirgahayu Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus ini rupanya dimanfaatkan olehnya untuk membangkitkan geliat usaha UMKN dengan menggelar launching bisnis madu yang diberi nama *Rumah Madu Petani*
"di tengah pandemi covid-19 ini, imunitas menjadi benteng terampuh dalam menghadapi pandemi. Rumah Madu Petani hadir dan ingin memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Masyarakat Indonesia sekaligus untuk membantu petani madu untuk terus survive", ujar putra saat melakukan launcing produknya di Kecamatan Bojonggede Kab Bogor pada Selasa, 17 Agustus 2021.
Putra menjelaskan bahwa konsep dan ide besar Rumah Madu Petani adalah ingin membuat homebase bagi petani madu di nusantara sekaligus mengembangkan ekonomi secara umum.
"Pertama, jadi saat ini kami baru bermitra dengan petani di 2 kabupaten, kedepan akan kami tingkatkan lagi kemitraan ini. Kedua, kami ingin membuat kelompok petani madu sendiri bermitra dengan pemda setempat untuk menyerap tenaga kerja dan mempercepat pemulihan ekonomi, dan ketiga, kami ingin produk kami bisa menjangkau seluruh nusantara, " terang putra
Launching Rumah Madu Petani yang digelar juga dihadiri oleh perwakilan reseller, tokoh masyarakat setempat dan salah satu anggota DPRD dari Kabupaten Bogor.
"saya siap dan bersedia menjadi bagian dari Rumah Madu Petani dan mengembangkannya," ujar Indarwati, salah satu reseller yang hadir
16/08/2021
Bersyukur dengan mahluk kecil luar biasa ini, dan mahakarya mereka yg banyak manfaat nya.
Waow...Panen Sarang Lebah Terbesar
Sumber: Honey bee forest Sambelia
Click here to claim your Sponsored Listing.
