Tante Desy cillby

Tante Desy cillby

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Tante Desy cillby, Health/Beauty, Jakarta.

15/12/2025

Ups

15/12/2025

"Jendela di Lantai Tiga"

Rina duduk di tepi jendela lantai tiga apartemennya, menatap hujan yang membasahi jalan raya. Jam sembilan malam. Meja kerjanya di belakang masih penuh dengan dokumen yang belum diselesaikan, tapi dia tidak punya energi lagi untuk menyentuhnya.

Tiga tahun lalu, dia meninggalkan kota kelahirannya, pekerjaan yang aman sebagai guru, dan orang yang dia cintai—semua karena ingin "mencari yang lebih besar". Sekarang, dia bekerja di perusahaan periklanan yang sibuk, punya gaji yang cukup untuk apartemen ini, tapi rasa kosong di dada malah makin besar.

Telepon bunyi. Panggilan dari Ibu.

"Kamu baik-baik saja, nak?" Suara Ibu selalu lembut, bahkan ketika Rina tahu dia khawatir.

"Baik, Bu. Cuma lelah sedikit."

"Kalau lelah, pulanglah sebentar. Rumah selalu ada untukmu."

Rina terdiam. Dia ingat saat itu, ketika dia memberitahu Ibu bahwa dia akan pindah. Ibu tidak melarang, hanya berkata: "Pilihlah yang membuat hatimu tenang, bukan yang membuatmu tertekan."

Setelah memutus panggilan, Rina berdiri dan mengunci pintu apartemen. Dia mengambil jaket dan keluar. Di jalan, dia melihat seorang pria tua sedang menjual bakso di warung kecil yang hanya ditutupi payung. Dia duduk di salah satu bangku.

"Pak, satu porsi bakso, ya."

Pria tua tersenyum. "Dengan sambal pedas?"

"Ya, pak."

Selama menunggu, Rina melihat orang-orang yang lewat—beberapa dalam kecepatan, beberapa berjalan santai. Dia ingat Arif, orang yang dia tinggalkan. Dia selalu s**a jalan-jalan sore, menyebrang sungai dan melihat matahari terbenam. Dia pernah berkata: "Kita tidak perlu mencari yang jauh, Rina. Kadang yang kita cari ada di dekat kita."

Bakso tiba. Rasa pedasnya menyakitkan tenggorokan, tapi membuatnya merasa hidup. Pria tua melihatnya menangis perlahan.

"Kenapa menangis, mbak?"

"Pak, pernahkah pak merasa salah jalan?"

Pria tua tersenyum lagi. "Sering. Tapi tiap kali salah jalan, aku menemukan jalan baru yang lebih baik. Atau setidaknya, aku belajar sesuatu yang baru."

Rina mengerti. Dia tidak salah jalan—dia hanya sedang dalam perjalanan. "Lebih besar" yang dia cari bukanlah pekerjaan atau tempat, tapi keberanian untuk tumbuh, untuk membuat kesalahan, dan untuk menerima bahwa hidup tidak selalu sesuai rencana.

Keesokan paginya, Rina mengirim pesan ke Ibu: "Bu, minggu depan aku pulang ya." Lalu dia mengirim pesan ke Arif, yang dia tinggalkan tiga tahun lalu: "Aku pulang minggu depan. Mau jalan-jalan sore seperti dulu?"

Dia melihat jendela lagi. Hujan sudah berhenti, dan di ufuk terlihat pelangi.

13/12/2025

Mau gak mandi bareng tante

07/12/2025

Seandainya kamu jadi miliku dunia ini terasa milik kita berdua

05/12/2025

Jadi sedih gak ada yg mau Ama tante

04/12/2025

Bantuin Tante donk beres" rumah

03/12/2025

Siapa mau mandi bareng tante

03/12/2025

Pagi yg cerah

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Culinary Team

Attire

Website

Address

Jakarta