Hesa Store
Menyediakan produk berkualitas
14/12/2023
Satu paket isi 5 barang:
•Serum
•Krim pagi
•Krim malam
•Sabun wajah
•Minuman kolagen
•Bisa COD bayar di tempat
•Sudah BPOM
•Aman untuk bumil & busui
14/12/2023
Paket Aranes Skincare kombinasi lengkap untuk kecantikan anda
Cara Menjaga Kesehatan Mata
Ada beberapa tips atau cara yang bisa dilakukan untuk merawat kesehatan mata agar tidak mengalami mata minus atau plus. Caranya pun sangat mudah untuk dilakukan. Berikut beberapa cara menjaga kesehatan mata yang dianjurkan:
1. Periksa mata setiap 12 bulan
Tips menjaga kesehatan mata yang pertama adalah rutin memeriksakan mata Anda. Masalah penglihatan yang tidak ditangani akan berkembang semakin parah, sebaiknya dihindari memakai lensa kontak atau kacamata yang tidak lagi cocok untuk Anda karena dapat menyebabkan masalah penglihatan dan sakit kepala.
2. Kacamata anti-UV
Tips menjaga kesehatan mata merikutnya menggunakan kacamata anti-UV. Seperti kita ketahui, sinar UV dapat membuat kerusakan serius pada mata. Kacamata yang baik dapat mencegah hal ini. Ketika membeli kacamata, pastikan yang dapat memantulkan paling tidak 98% radiasi UV.
3. Nutrisi untuk mata
Cara menjaga kesehatan mata selanjutnya dengan menjaga asupan nutrisi. Studi baru-baru ini menunjukkan bahwa vitamin dan kelompok antioksidan dapat mencegah, atau paling tidak memperlambat degenerasi makular dan pertumbuhan katarak. Nutrisi yang baik bagi tubuh juga baik untuk mata.
4. Penggunaan cahaya yang cukup
Bekerja dengan cahaya minim dapat menyebabkan kelelahan mata, tapi cahaya yang terlalu terang juga tidak baik. Cara menjaga kesehatan mata dengan mengarahkan cahaya terbaik, jika bekerja menggunakan komputer adalah dari lampu meja bercahaya lembut dari arah samping. Kurangi tingkat terang (brightness) monitor. Warnanya memang jadi tak terlalu tajam, tapi mata akan jadi lebih nyaman.
5. Istirahatkan mata Anda
Cara menjaga kesehatan mata ini sederhana, Anda cukup istirahat. Hampir semua orang merasakan mata mereka jadi tidak nyaman setelah duduk seharian di depan layar komputer. Hal ini disebabkan mata berkedip 25% lebih sedikit dari biasanya, yang menyebabkan mata jadi kering.
Satu hal yang bisa dilakukan adalah menutup mata Anda dan menghitung sampai 5 sebelum membukanya kembali. Hal lainnya adalah berpaling dari layar monitor dan fokus pada sebuah objek yang jauh. Lakukan ini selama beberapa menit setiap 30 menit.
6. Cari lensa kontak dengan kualitas baik
Tidak semua lensa kontak sama. Ada yang aman untuk mata Anda, dan ada juga yang berisiko merusak mata. Tips menjaga kesehatan mata untuk kasus ini adalah pintarlah memilih lensa kontak dengan kualitas yang baik.
7. Jika memakai lensa kontak, rawatlah dengan baik
Lensa kontak tidaklah begitu merepotkan, tapi Anda juga tak dapat mengabaikan kebersihannya. Setiap kali akan memakai atau melepaskan lensa kontak Anda, bilaslah. Anda juga harus mengganti cairannya, ketika Anda menaruh di tempatnya waktu Anda tidur di malam hari.
8. Pakailah lensa kontak sesuai jadwal yang disarankan
Ada orang memakai lensa kontak lebih lama daripada yang dimaksudkan. Ini bukanlah hal yang baik. Meskipun kualitas lensanya tidak akan berkurang, tumpukan protein dapat mengaburkan penglihatan Anda. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah, semakin lama Anda memakai lensa kontak Anda, semakin tinggi risiko mata Anda terkena infeksi.
9. Gunakan filter monitor
Untuk mengurangi sinar yang menyilaukan dan radiasi yang dipancarkan layar monitor, gunakan filter glass monitor. Berbicaralah pada vendor perlengkapan komputer Anda untuk mendapatkan filter yang baik dan mampu mengurangi pengaruh radiasi, bukan hanya sekadar meredupkan cahaya monitor.
10. Letakkan kertas kerja agar mudah dibaca saat di depan komputer
Cara menjaga kesehatan mata yang selanjutnya meletakkan kertas di meja kerja. Jika Anda harus bekerja dengan menyalin atau membaca kertas kerja, maka letakkan kertas kerja tersebut dalam jarak yang seimbang dengan monitor Anda. Ini agar Anda tidak perlu bolak-balik memfokuskan pandangan untuk membaca kertas kerja Anda, setelah membaca di layar monitor.
Bahaya Sinar Biru dari Gadget bagi Mata Anda
Menjaga kesehatan mata sangatlah penting. Sebab, aktivitas Anda bisa terganggu bila mata bermasalah. Salah satu kebiasaan yang kerap menjadi penyebab kerusakan mata adalah memandang layar gadget dalam waktu lama. Sinar biru yang terpancar dari perangkat tersebut bisa berbahaya bagi mata.
Sinar biru memiliki panjang gelombang 380-500 nm. Energinya lebih besar, meski panjang gelombangnya pendek. Sepertiga cahaya yang tampak dikategorikan berenergi tinggi (high-energy visible) biasa disebut juga dengan sinar biru.
Sumber utama dari sinar biru adalah cahaya matahari. Namun, banyak juga sumber sinar biru buatan manusia, misalnya dari lampu LED dan layar gadget atau laptop.
Sinar biru dari sumber buatan ini jumlahnya memang jauh lebih sedikit dari sinar matahari. Namun, kebiasaan memandang gadget dalam waktu lama dan jarak yang lebih dekat bisa berbahaya.
Berikut beberapa bahaya sinar biru bagi mata:
1. Mengganggu Tidur
Sinar biru dari gadget yang digunakan sebelum tidur dapat membuat Anda tetap terjaga. Mata tidak dapat menghentikan sinar biru masuk ke mata. Akibatnya, sinar biru akan masuk ke retina dan diterjemahkan oleh otak menjadi gambar. Hal ini akan memengaruhi irama sirkadian.
Selain itu, sinar biru juga menghambat hormon melatonin yang seharusnya membuat kita mengantuk. Jauhkan gadget dari mata tiga jam sebelum tidur agar terhindar dari bahaya sinar biru.
2. Merusak Retina
Terdapat banyak bukti medis yang menyatakan, paparan sinar biru dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata. Sinar biru dapat merusak sel retina dan dapat menyebabkan degenerasi makula.
Tubuh kita memiliki melanin sebagai pelindung alami dari sinar matahari. Melanin terdapat di kulit, rambut, dan mata.
Seiring bertambahnya usia (yaitu 65 tahun ke atas), produksi melanin akan menurun. Akibatnya, mata dapat lebih mudah terkena degenerasi makula. Retina yang sangat tipis akan dirusak oleh paparan sinar biru yang berenergi tinggi dan menembus pigmen makula.
Sebuah makalah yang diterbitkan oleh American Macular Degeneration Foundation (AMDF) melaporkan, sinar biru dapat mempercepat proses degenerasi makula dan menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan permanen.
Lalu, sebuah studi di Harvard menyatakan, sinar biru telah diidentifikasi selama bertahun-tahun sebagai cahaya yang paling berbahaya bagi retina.
3. Kelelahan pada Mata
Sinar biru memiliki gelombang yang lebih pendek. Gelombang tersebut lebih mudah menyebar dan memiliki kontras yang rendah. Hal ini akan menyebabkan otot mata akan bekerja lebih keras untuk memproses gambar.
Oleh karena itu, mungkin Anda akan merasa lebih nyaman membaca di buku dibanding di layar handphone. Paparan sinar dari gadget yang terlalu lama akan membuat mata terasa lelah, sakit kepala, dan penglihatan kabur.
Selain itu, ketika menggunakan gadget, Anda akan jarang berkedip. Rata-rata orang akan berkedip 3-8 kali per menit saat akan bekerja di depan komputer dan aktivitas lain yang membutuhkan fokus.
Padahal, berkedip penting untuk membantu melumasi mata supaya tidak kering. Kurang berkedip dapat meningkatkan ketegangan pada mata dan mengakibatkan kelelahan.
Artikel lainnya: 7 Dampak Negatif Penggunaan Gawai Bagi Kesehatan Anda
Tips Menghindari Kerusakan Mata akibat Sinar Biru
American Academy of Opthalmology merekomendasikan konsumsi suplemen untuk mengurangi risiko menurunnya fungsi makula.
Walaupun tidak dapat menyembuhkan, suplemen ini dipercaya dapat memperlambat terjadinya gangguan mata pada tahap awal.
Suplemen yang disarankan adalah yang mengandung lutein, vitamin C dan E, zeaxanthin, serta mineral zink dan tembaga. Dari sederet kandungan tersebut, lutein merupakan salah satu yang berperan cukup penting.
Lutein merupakan karotenoid yang tidak dapat dihasilkan tubuh. Jadi, perlu didapat dari makanan, misalnya buah, sayur, sereal, dan kuning telur.
Lalu, lutein juga bekerja sebagai antioksidan dan karotenoid utama pada makula mata bersama zeaxanthin, sehingga dikenal juga dengan macular pigments (MP).
Selain suplemen, Anda dapat menerapkan teknik 20-20-20. Artinya, saat menatap layar setiap 20 menit, sebaiknya alihkan pandangan sekitar untuk melihat objek yang jauhnya kurang lebih 20 kaki (sekitar 6 m) selama 20 detik.
Teknik ini dapat mengurangi berbagai keluhan pada mata, seperti kelelahan dan mata kering. Untuk mendapat hasil optimal, gunakan juga obat tetes mata saat mata terasa kering.
Sinar biru kerap berada di sekitar Anda, mulai dari sinar matahari hingga layar gadget. Jadi, waspadalah terhadap bahaya sinar biru bagi kesehatan mata. Konsumsilah suplemen mengandung lutein untuk menjaga mata tetap sehat meski harus memakai gadget.
Berikut beberapa bahaya sinar biru bagi mata:
1. Mengganggu Tidur
Sinar biru dari gadget yang digunakan sebelum tidur dapat membuat Anda tetap terjaga. Mata tidak dapat menghentikan sinar biru masuk ke mata. Akibatnya, sinar biru akan masuk ke retina dan diterjemahkan oleh otak menjadi gambar. Hal ini akan memengaruhi irama sirkadian.
Selain itu, sinar biru juga menghambat hormon melatonin yang seharusnya membuat kita mengantuk. Jauhkan gadget dari mata tiga jam sebelum tidur agar terhindar dari bahaya sinar biru.
2. Merusak Retina
Terdapat banyak bukti medis yang menyatakan, paparan sinar biru dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata. Sinar biru dapat merusak sel retina dan dapat menyebabkan degenerasi makula.
Tubuh kita memiliki melanin sebagai pelindung alami dari sinar matahari. Melanin terdapat di kulit, rambut, dan mata.
Seiring bertambahnya usia (yaitu 65 tahun ke atas), produksi melanin akan menurun. Akibatnya, mata dapat lebih mudah terkena degenerasi makula. Retina yang sangat tipis akan dirusak oleh paparan sinar biru yang berenergi tinggi dan menembus pigmen makula.
Sebuah makalah yang diterbitkan oleh American Macular Degeneration Foundation (AMDF) melaporkan, sinar biru dapat mempercepat proses degenerasi makula dan menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan permanen.
Lalu, sebuah studi di Harvard menyatakan, sinar biru telah diidentifikasi selama bertahun-tahun sebagai cahaya yang paling berbahaya bagi retina.
3. Kelelahan pada Mata
Sinar biru memiliki gelombang yang lebih pendek. Gelombang tersebut lebih mudah menyebar dan memiliki kontras yang rendah. Hal ini akan menyebabkan otot mata akan bekerja lebih keras untuk memproses gambar.
Oleh karena itu, mungkin Anda akan merasa lebih nyaman membaca di buku dibanding di layar handphone. Paparan sinar dari gadget yang terlalu lama akan membuat mata terasa lelah, sakit kepala, dan penglihatan kabur.
Selain itu, ketika menggunakan gadget, Anda akan jarang berkedip. Rata-rata orang akan berkedip 3-8 kali per menit saat akan bekerja di depan komputer dan aktivitas lain yang membutuhkan fokus.
Padahal, berkedip penting untuk membantu melumasi mata supaya tidak kering. Kurang berkedip dapat meningkatkan ketegangan pada mata dan mengakibatkan kelelahan.
Tips Mengurangi Mata Minus
Fokuskan Penglihatan Menggunakan Telunjuk
Fokuskan penglihatan menggunakan telunjuk merupakan salah satu cara mengurangi mata minus secara alami. Kamu bisa melakukan latihan ini dalam posisi duduk yang nyaman, dan tempatkan telunjuk kamu 10 cm dari hidung. Fokuskan pandangan kamu ke arah telunjuk kemudian alihkan fokus kamu ke objek jauh yang berada di belakang telunjuk, kemudian kembalikan fokus kamu ke telunjuk. Lakukan ini dengan melirik namun tanpa menggeserkan kepala. Ulangi proses ini hingga 10 kali setiap hari.
Senam Mata
Cara mengurangi mata minus berikutnya adalah dengan senam mata. Senam mata bisa dilakukan dengan menggoyangkan bola mata dari kiri ke kanan, kemudian berputar dan berkedip sebanyak 100 kali setiap hari. Latihan ini juga berfungsi untuk membersihkan dan melumasi biji mata.
Pijat juga pelipis kanan dan kiri yang searah jarum jam. Lalu, pijit secara perlahan pada bagian bawah kepala. Lakukan cara mengurangi mata minus dan silinder ini minimal di pagi dan malam hari sebelum tidur.
Menjemur Mata di Pagi Hari
Menjemur mata pagi hari merupakan salah satu cara mengurangi mata minus secara alami. Caranya dengan menutup kedua mata dan arahkan pkamungan ke matahari sampai bola mata terasa hangat. Sebaiknya lakukan hal ini di pagi hari, supaya asupan vitamin D juga dapat tercukupi.
Lepas Kacamata Ketika Tidak Diperlukan
Saat menggunakan kacamata, mata akan terbiasa terfokus pada pusat lensa atau bagian tengah kacamata, dan hal ini bisa menyebabkan otot mata menjadi kaku karena bola mata jarang bergerak untuk memandang ke arah lainnya. Cara mengurangi mata minus secara alami lainnya adalah dengan melepas kacamata ketika tidak diperlukan. Selain itu, dengan melepas kacamata, juga akan mengurangi ketergantungan pada kacamata.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Banyumas
53192
