Bunda Dewi
Selamat Datang Di Halaman Bunda Dewi. Semoga Bisa Memberi Manfaat Untuk Bunda Semuanya.
26/07/2021
Menjaga Kesehatan Kulit dengan Perawatan yang Benar Tiap Hari
Kulit indah dan sehat merupakan dambaan semua orang. Namun keinginan memiliki kulit indah ada rintangannya juga. Faktor lingkungan yang buruk dapat merusak kesehatan kulit, tentu saja selain faktor alami yaitu pertambahan usia. Seorang ahli kulit sehat menyatakan bahwa kulit indah dan sehat sejalan dengan kebiasaan perawatan kulit yang tepat dan alami setiap hari.
Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia dengan lapisan terluarnya yang dinamakan epidermis. Epidermis adalah bagian berperan penting dalam melindungi kulit dari faktor-faktor perusak di luar tubuh. Di balik epidermis terdapat lapisan dermis yang disebut juga sebagai lapisan tengah kulit.
Menjaga Kesehatan Kulit dengan Perawatan yang Benar Tiap Hari - Alodokter
Di dalam jaringan epidermis sendiri terdapat tiga sel pendukung, antara lain:
Sel keratinocyte, memproduksi protein keratin menjadi bagian utama dari epidermis.
Sel melanocyte, memproduksi pigmen kulit atau disebut melanin.
Sel Langerhans, mencegah benda asing memasuki kulit.
Sedangkan di lapisan dermis, ada protein kolagen dan elastin yang memberi struktur dan membantu kelenturan kulit sehingga terlihat sehat.
Kulit mengalami regenerasi tiap 27 hari. Meski begitu, sepanjang hidup manusia, kondisi kulit akan berubah secara konstan menjadi lebih baik atau lebih buruk tergantung kepada berbagai faktor. Karena itu, sangat penting untuk mempertahankan kesehatan dan vitalitas organ pelindung ini dengan melakukan perawatan kulit secara rutin.
Faktor Penyebab Kerusakan Kulit
Selain pertambahan usia, faktor lingkungan berpengaruh pada perubahan kulit, terutama dampaknya kepada proses alami penuaan kulit . Ahli kulit sehat tersebut juga mengatakan bahwa sinar matahari menjadi penyebab utama dari kerusakan kulit karena adanya kandungan sinar ultraviolet dan radikal bebas. Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dari matahari pada dasarnya bersifat merusak sebagaimana efeknya dapat merusak kolagen dan elastin. Elastin adalah protein di dalam jaringan kulit yang membuatnya terasa lembut dan tampak kenyal.
Sinar UV juga berdampak kepada proses pigmentasi kulit. Dalam hal ini, efek negatif sinar UV dapat memicu kemunculan keriput, bintik-bintik cokelat, bahkan risiko kanker kulit. Belum lagi, tingginya radikal bebas turut berperan kepada pertumbuhan kanker kulit. Di sisi lain, merokok dan polusi udara dapat mengurangi kolagen dan mengakibatkan proses penuaan kulit prematur, seperti halnya efek sinar UV matahari.
Ahli kulit sehat juga menyatakan bahwa masih ada faktor lingkungan lain yang bisa menyebabkan kerusakan kulit, seperti paparan bahan kimia yang menimbulkan iritasi dan alergi pada kulit. Terdapat lebih dari 3.000 alergen dan bahan iritatif yang tersebar di sekitar kita. Hal ini terutama menimpa orang-orang dengan kulit sensitif. Sebagai akibatnya, kulit menjadi merah. Cara termudah dalam melindungi kulit adalah menghindari kontak dengan bahan-bahan alergen tersebut, misalnya dengan memakai pelindung tubuh dan mengganti produk perawatan yang tidak menimbulkan iritasi pada kulit.
Perawatan Kulit Sehat secara Alami
Perawatan kulit sehat alami dapat dilakukan dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang mengandung antioksidan, seperti buah beri, brokoli, wortel, dan bayam. Selain itu, produk dengan antioksidan seperti vitamin C dan vitamin E juga baik untuk menjaga kesehatan kulit.
Lebih jauh lagi, guna menghindari kerusakan kulit akibat faktor buruk lingkungan, perlu dilakukan upaya perawatan kulit dengan produk perawatan kulit yang juga mendukung agar tetap sehat dan bersinar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan kulit secara rutin adalah:
Rutin membersihkan wajah, setidaknya dua kali sehari. Pastikan untuk menghapus riasan di malam hari sebelum tidur. Gunakan pembersih lembut yang tidak mengandung deterjen dan pewangi. Utamakan juga pembersih wajah yang berbahan alami.
Gunakan produk pelembap. Bukan hanya bagi pemilik kulit kering, tapi gunakan produk ini juga bagi Anda yang berkulit berminyak.
Selalu pakai tabir surya tiap hari meski tidak sering beraktivitas di luar ruangan. Pada kenyataannya, langkah perawatan inilah yang terpenting untuk melindungi kulit. Pilih tabir surya dengan kandungan bahan alami dan mengandung SPF minimal 15 atau 30 untuk melindungi kulit dari sinar UV A dan UV B.
Konsumsi makanan yang sehat dan hindari stres berkepanjangan.
Gunakan masker wajah berbahan alami. Masker ini baik untuk menutrisi kulit wajah dan membuat kulit putih.
Untuk mendapatkan perlindungan yang lebih efektif, pilihlah produk losion yang sesuai dengan jenis kulit. Misalnya untuk mengatasi kulit berminyak, gunakan produk perawatan kulit yang khusus bertujuan mengurangi kadar minyak pada kulit agar terhindar dari masalah jerawat. Namun apa pun jenis kulit kita, ahli kulit sehat menyatakan kulit indah dan bersinar merupakan hasil dari kebiasaan sehat dan perawatan kulit yang alami dan sederhana.
26/07/2021
Kenali Arbutin, Bahan Pemutih yang Aman untuk Kulit Anda
Tidak sedikit wanita yang menggunakan beragam produk kecantikan untuk membuat kulitnya putih, mulus, dan bercahaya. Salah satu bahan pemutih kulit yang aman digunakan adalah arbutin.
Arbutin merupakan turunan hydroquinone yang sangat efektif sebagai pengobatan topikal atau oles untuk mengatasi hiperpigmentasi kulit. Itulah alasan arbutin sering dijadikan bahan utama dalam berbagai produk perawatan kulit untuk memutihkan, mengatasi bercak hitam dan kulit kusam.
Kenali Arbutin, Bahan Pemutih yang Aman untuk Kulit Anda - Alodokter
Asal Mula Arbutin dan Ragam Manfaatnya
Arbutin berasal dari daun kering pada beberapa spesies tanaman yang berbeda, termasuk bearberry, blueberrry, cranberry, dan pohon pir. Arctostaphylos uva ursi atau dikenal dengan bearberry adalah tanaman sejenis semak yang berkembang di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Selain sebagai pemutih kulit, daun tanaman ini juga digunakan dalam produk obat-obatan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, cystitis, dan batu ginjal.
Senyawa aktif di dalam arbutin sangat efektif dalam menghambat pembentukan melanin (pigmen pemberi warna pada kulit). Semakin banyak melanin, semakin gelap p**a warna kulit. Oleh karena itu, arbutin dianggap sebagai bahan pemutih kulit yang efektif.
Maka tak heran jika dibandingkan dengan bahan pemutih kulit lain, arbutin menjadi salah satu bahan pemutih kulit yang paling banyak direkomendasikan di seluruh dunia.
Cara Menggunakan Krim Pemutih Kulit dengan Aman
Sebelum menggunakan krim pemutih kulit, termasuk yang mengandung arbutin, perlu dipahami bahwa ada kemungkinan krim tersebut juga mengandung bahan lain. Oleh karena itu, sebaiknya baca dengan cermat label kemasan. Pastikan tidak ada kandungan berbahaya di dalamnya, seperti merkuri.
Berikut ini adalah cara aman menggunakan krim pemutih kulit:
Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan krim pemutih kulit, demikian juga setelahnya.
Gunakan krim pemutih kulit 1-2 kali dalam sehari hanya pada area kulit yang gelap, baik itu di lengan atau wajah.
Hindari mengoleskan krim pemutih kulit di sekitar mata dan mulut.
Hindari kontak langsung atau bersentuhan kulit orang lain setelah menggunakan krim pemutih kulit.
Selalu ikuti petunjuk pemakaian krim pemutih kulit yang tercantum pada kemasan.
Agar hasil pemutihan kulit maksimal, Anda juga perlu menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, serta menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yag cukup, berhenti merokok, mengelola stres dengan baik, dan mencukupi waktu tidur yang ideal.
Menggunakan krim pemutih kulit yang mengandung arbutin memang aman, namun akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter kulit. Tanyakan kepada dokter, jenis krim pemutih apa yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda, guna menghindari dampak buruk pemutih kulit.
26/07/2021
Makin Cantik Setelah Tahu Cara Membersihkan Wajah dengan Benar
Membersihkan wajah sudah menjadi kebiasaan wajib yang harus dilakukan oleh para wanita. Tapi, apakah Anda sudah membersihkan wajah dengan benar? Agar tidak salah dalam membersihkan wajah, yuk simak caranya di bawah ini.
Pekerjaan yang menumpuk serta perjalanan p**ang yang melelahkan, membuat kasur terlihat lebih menarik dibandingkan harus membersihkan wajah terlebih dahulu. Padahal kebiasaan tidak membersihkan wajah secara rutin bisa membuat pori-pori tersumbat, memicu jerawat, dan bahkan menyebabkan penuaan dini.
Makin Cantik Setelah Tahu Cara Membersihkan Wajah dengan Benar - Alodokter
Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk rutin membersihkan wajahnya, termasuk orang-orang yang sudah berusia di atas 30 tahun.
Tidak Yakin dengan Jenis Kulit Wajah Anda? Cek Di Sini!
Langkah pertama jika ingin membersihkan wajah adalah kenali dulu jenis kulit wajahmu. Dengan begitu, kamu bisa memilih pembersih wajah yang tepat sesuai dengan jenis kulitmu.
Kulit wajah berminyak cenderung memiliki pori-pori yang besar, terdapat komedo atau jerawat, dan terlihat mengkilap. Kulit wajah jenis ini dianjurkan memakai sabun pembersih wajah bebas minyak atau oil-free dan toner untuk menghilangkan minyak berlebih. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sabun pembersih wajah yang mengandung gliserin untuk membantu mengurangi minyak di wajah.
Sementara itu, kulit wajah kering cenderung kasar dan bersisik. Untuk jenis kulit ini, disarankan menghindari pembersih wajah yang mengandung alkohol dan pewangi, agar kulit tidak semakin kering.
Jika kamu memiliki kulit sensitif, kulitmu biasanya akan terasa gatal, perih, dan terlihat memerah setelah menggunakan produk perawatan tertentu. Agar hal itu tidak terjadi lagi, pilihlah produk yang tidak mengandung alkohol, parfum, dan asam salisilat.
Sayangi Kulit Wajah dengan Menjaga Kebersihannya
Setelah mengetahui apa jenis kulitmu, yuk bersihkan wajah dengan langkah-langkah berikut ini. Namun sebelum memulainya, ingatlah untuk mencuci tangan terlebih dahulu.
Awali dengan membersihkan makeup
Berpikir bahwa mencuci wajah dengan sabun sudah cukup untuk menghilangkan makeup? Kamu keliru. Bersihkan wajah dengan menghilangkan makeup terlebih dahulu menggunakan cairan make up remover. Untuk makeup mata yang membandel seperti maskara dan eye liner, kamu bisa memakai cairan remover khusus dengan bahan dasar minyak.
Bersihkan wajah dengan lembut
Setelah makeup bersih, cuci wajah dengan sabun pencuci muka yang sesuai dengan jenis kulit wajah. Kemudian basuhlah sabun di wajah menggunakan air hangat. Hindari penggunaan waslap atau spons khusus untuk wajah, karena hanya akan membuat kulit wajah iritasi.
Keringkan dengan handuk bersih
Wajah yang sudah bersih bukan berarti bebas dikeringkan dengan handuk seadanya. Jangan gunakan handuk pengering tangan yang menggantung di wastafel. Walau kelihatannya bersih, tetap saja ada banyak bakteri yang menempel.
Gunakan pelembap
Jika kulit wajah kamu kering, gunakan krim pelembap setelah selesai membersihkan wajah. Oleskan krim tersebut secara merata ke kulit wajah kamu.
Ingatlah untuk tidak berlebihan dalam membersihkan wajah, cukup dua kali sehari terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau setelah berkeringat. Membersihkan wajah terlalu sering sama buruknya dengan tidak membersihkan wajah sama sekali. Bahkan jika wajah Anda berjerawat, membersihkan wajah terlalu sering juga bisa memperburuk kondisi yang dialami.
Assalamualaikum.
Selamat Datang, Semoga semuanya selalu diberikan kesehatan & Kebahagiaan.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jalan Singosari No 12A
Bekasi Jaya
17511
