ANEKA BUAH UNTUK KESEHATAN
Macam-macam Buah dan Sayur untuk Kesehatan Memberikan informasi kepada para pembaca tentang macam macam buah dan Sayuran yang di konsumsi untuk kesehatan.
26/10/2014
Sawo Kecik
Buah berwarna kuning kemerahan. Warna kulitnya merah cerah untuk sawo yang sudah matang. Sedangkan jika masih muda dan belum matang warnanya oranye. Kulit sawo kecik sangat tipis sehingga sangat mudah terkelupas.
Banyak yang tidak mngetahui manfaat sawo kecik untuk tubuh. Buah sawo kecik dipercaya mempunyai khasiat sebagai pengharum tubuh yang alami. Dengan mengonsumsi sawo kecik, tubuh kita akan menjadi wangi. Keringat, nafas, bahkan air kencing orang yang memakan buah ini akan tercium wangi. Itulah sebabnya putri-putri keraton sangat menggemari buah sawo kecik. Tidak heran jika kita menemukan pohon sawo kecik di keraton-keraton yang berada di Solo atau Yogjakarta.
Manfaat sawo kecik lainnya terdapat pada daun. Daun sawo kecik sebagai obat alami kolesterol yakni dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Selain daunnya, batang kayu sawo kecik ini ternyata juga dapat digunakan untuk membuat perabot rumah tangga, alat-alat pertukangan, serta sebagai tiang penyangga rumah. Kayunya yang kuat dan berkualitas baik banyak dimanfaatkan oleh para seniman di Bali untuk membuat patung dan ukir-ukiran. Kayu pohon sawo kecik juga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan alat music seperti biola dan rebana.
Pohon sawo kecik dapat tumbuh di daerah yang tanahnya kurang subur. Oleh karena itu, pohon sawo kecik difungsikan sebagai pohon pemulih areal-areal yang kurang subur dan kritis. Petani buah banyak yang menjadikan pohon sawo kecik sebagai batang bawah untuk okulasi atau penyambungan dengan pohon sawo manila. Jangan membuang biji sawo kecik setelah memakan buahnya. Biji sawo kecik dapat digunakan untuk mainan anak seperti bola bekel atau biji congklak.
26/10/2014
Buah Sawo
Berdasarkan kandungan nutrisi dan gizi buah sawo, maka sawo mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan tubuh kita, antara lain:
Memelihara Kesehatan Tulang dan Gigi
Buah sawo memiliki kandungan fosfor dan kalsium yang tinggi. Sehingga apabila mengonsumsinya secara rutin akan memelihara kesehatan dan kekuatan tulang serta gigi. Namun walaupun kandungan fosfor dan kalsiumnya tinggi, tidak dianjurkan dikonsumsi oleh balita karena akan mengganggu pencernaannya. Tulang yang kuat dan sehat adalah tabungan yang berharga untuk hari ini dan kelak setelah memasuki masa tua. Tulang tidak mudah rapuh sehingga dapat menyangga tubuh dengan lebih baik.
Memelihara Kesehatan Mata
Buah sawo kaya akan vitamin A yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan mata kita.
Baik untuk Pertumbuhan Anak
Anak-anak mulai usia 6 tahun dapat mengonsumsi buah sawo untuk membantu tumbuh kembangnya. Sebab buah sawo mengandung protein nabati. Jadi jangan ragu memberikan buah sawo yang rasanya sangat manis seperti madu ini kepada anak-anak Anda.
Baik Bagi Ibu Hamil
Ibu yang sedang hamil membutuhkan vitamin C untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuhnya. Mengonsumsi buah sawo adalah pilihan yang baik karena sawo memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Selain membantu meningkatkan daya tahan tubuh bagi ibu hamil, buah sawo dapat mengatasi masalah sembelit yang kerap dialami ibu-ibu pada masa kehamilannya.
Berkhasiat Mempercantik Kulit
Buah sawo selain manis dan enak rasanya, ternyata dalam penelitian terbaru dapat berkhasiat untuk mempercantik kulit Anda sehingga kulit senantiasa bercahaya karena terjaga kelembabannya. Vitamin E yang melimpah pada buah sawo mampu mencegah penuaan dini atau keriput pada kulit.
Mencegah Kanker Usus
Tubuh membutuhkan serat yang cukup agar metabolisme dalam tubuh seimbang dan terjaga. Kandungan serat yang cukup tinggi pada buah sawo dapat mencegah kanker usus apabila kita sering mengonsumsinya.
Pembentukan Sel Darah Merah
Penelitian terbaru diketahui bahwa buah sawo juga mengandung asam folat 14mkg/100 g. Asam folat diperlukan bagi tubuh manusia untuk membantu pembentukan sel darah merah.
Tanaman sawo berasal dari Guatemala, Meksiko, dan Hindia Barat. Tanaman ini sampai ke Filipina karena dibawa oleh para penjajah Spanyol. Dari Filipina pohon sawo ini akhirnya menyebar ke Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Tak heranlah apabila di Asia Tenggara jenis sawo ini dikenal dengan nama Sawo Manila atau dengan nama latinnya Manilkara Zapota.
Dalam bahasa Inggris, Sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota.
26/10/2014
Macam-Macam Jambu Air
Mendengar nama buah ini saja rasanya sudah ada kesegaran yang mengalir dalam pikiran kita. Jambu Air, adalah buah jambu yang mempunyai banyak kandungan airnya. Buah ini mempunyai warna Beraneka Macam saat matang, rasanya yang manis bercampur dengan daging buah yang manis seakan lumer dimulut. Memang banyak orang menyukai rasa yang manis nan segar ala jambu air ini.
Jambu air adalah tumbuhan dalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Jambu air sering disajikan di meja makan. Pohon jambu air mudah sekali dijumpai dipekarangan – pekarangan rumah di Indonesia. Jambu air sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, sebelum kita menguak manfaat – manfaat dari buah jambu air marilah kita menguak beberapa zat – zat yang terkandung didalamnya. Dalam buah jambu air terkandung protein, karbohidrat, kalsium, Fe atau zat besi, magnesium, potassium, zinc, copper, asam sitrat, fosfor, serat, vitamin C juga vitamin A, niacin, riboflavin, thiamin dan masih banyak lagi lainnya. Oleh karena itu buah jambu air sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.
Manfaat Jambu Air adalah sebagai berikut :
1. Mendinginkan Tubuh
Kandungan Air dalam buah jambu air ini cukup tinggi, peneliti memperkirakan sebanyak 93 persen dari jambu air adalah air. Oleh karena itu buah jambu air sangat baik untuk mendinginkan tubuh. Memakan buah ini bisa menghindarkan dari dehidrasi karena cairan tubuh yang hilang akan tergantikan oleh kandungan dari buah ini.
2. Memelihara Organ Cerna dan Ginjal
Hampir sama dengan paparan nomor satu diatas, yaitu jambu air mempunyai banyak kandungan air. Nah, kandungan air inilah yang membuat jambu air dapat memelihara kesehatan organ cerna dan ginjal, kandungan air yang melimpah memang baik untuk pencernaan dan ginjal.
3. Kecantikan
Ternyata buah jambu air sangat bermanfaat untuk kecantikan lho, tidak melulu untuk kesehatan. Vitamin C dalam buah jambu air merupakan senyawa yang baik menjaga keremajaan sel tubuh. Jambu air juga bermanfaat dalam menangkal radikal bebas dan membantu penyerapan zat besi dalah tubuh lho.
4. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Vitamin A yang terkandung dalam buah jambu air tidak hanya bermanfaat untuk mata saja, tapi juga dapat meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini disebabkan vitamin A dapat meningkatkan fungsi sel darah putih sebagai antibody dan antivirus. Jambu air juga bermanfaat untuk ibu hamil karena dapat menambah asupan vitamin A
26/10/2014
Jambu Biji Merah & Putih
Kebanyakan orang menganggap jambu biji hanya dapat membantu mempercepat pnyembuhkan penyakit demam berdarah saja. Padahal, buah jambu ini selain kaya akan vitamin C dan juga memiliki banyak khasiat kesehatan yang belum banyak diketahui.
Menurut beberapa ahli kesehatan, jambu mempunyai banyak manfaat. Mulai dari penyakit yang sederhana sampai penyakit yang berat seperti kanker.
Yuukk.. kita baca lagi manfaatnya apa saja.
= Mencegah kanker
Jambu biji mengandung antioksidan pelawan kanker, likopen. Likopen dalam jambu biji lebih mudah diserap tubuh dibanding yang berasal dari tomat karena perbedaan dalam struktur selnya. Semua jenis jambu biji mengandung antioksidan yang tinggi, terutama pada jambu biji berdaging merah.
= menurunkan hipertensi
Jambu biji adalah buah yang sebaiknya rutin dikonsumsi jika ingin menghindar dari serangan jantung. Buah ini menjadi hipoglikemik di alam dan kaya akan serat yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Selain itu, jambu biji berukuran sedang bisa mencukupi 20 persen kebutuhan harian tubuh akan potasium. Penelitian juga menunjukkan rutin mengonsumsi potasium bisa menurunkan tekanan darah.
= Mengobati diare
Tanaman jambu biji memiliki astringen, zat kimia yang akan menyusutkan jaringan tubuh. Ini sebabnya gusi akan terasa lebih keras dan segar setelah kita mengunyah jambu biji. Selain itu daun jambu biji juga mengandung zat antibakteri sehingga bisa mencegah pertumbuhan bakteri saat terkena diare atau disentri. Pembunuh bakteri lain dalam buah ini adalah karetinoid, vitamin C dan potasium.
= Batuk dan flu
Daun jambu biji yang dimakan mentah atau buah yang masih mentah yang dibuat jus dipercaya secara turun temurun sebagai obat mengatasi batuk dan flu. Ramuan ini bekerja dengan cara mengurangi pembentukan lendir serta membuat saluran pernapasan bebas infeksi. Buah jambu biji juga kaya akan vitamin C dan zat besi yang efektif untuk menghambat infeksi virus flu.
= Merawat kulit
Kandungan astringet dalam jambu biji akan meningkatkan tekstur kulit dan mengencangkan kulit yang mulai kendur. Bukan hanya itu jambu biji juga mengandung vitamin A, C dan potasium yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Nutrisi ini akan membantu proses detoksifikasi dan menjaga kulit tetap sehat serta bebas keriput.
= Mencegah sembelit
Kandungan serat yang tinggi dalam jambu biji efektif untuk mencegah sembelit atau konstipasi. Buah jambu biji ukuran sedang mengandung 36 persen kebutuhan serat yang disarankan. Selain itu biji buah ini juga menjadi laksatif yang ampuh yang berfungsi untuk membantu membersihkan sistem pembuangan usus.
= menurunkan berat badan
Buah ini memiliki komponen yang diperlukan untuk menurunkan berat badan, misalnya serat, protein dan vitamin. Buah ini juga membuat perut terasa lebih kenyang. Jambu biji berukuran sedang yang diasup saat makan siang sudah cukup untuk mengganjal perut sampai makan malam.
= Sariawan perut
Vitamin C yang terkandung dalam jambu biji empat kali lebih tinggi dibanding dengan vitamin C yang terdapat dalam jeruk. Selain itu, buah ini juga menjadi obat yang ampuh untuk sariawan, penyakit yang ditandai dengan gusi bengkak dan berdarah.
= Merawat gigi
Konsumsi jus jambu biji untuk merawat gusi, mengatasi gusi bengkak dan berdarah.
= Diabetes Melitus
Jambu biji yang telah direbus dan diambil airnya untuk diminum dipercaya dapat mengobati Diabetes Melitus
26/10/2014
Buah GOWOK
Buah gowok memiliki bentuk bulat agak sedikit lonjong, buah ini memiliki bentuk agak mirip dengan jambu solo. Ukuran buah gowok sebesar buah duku dan saat berbuah, menempel pada tangkai hijau di pohon seperti dengan buah juwet.
Buah gowok memiliki kulit yang kaku berwarna ungu tua atau merah ketika masih muda. Rasanya buah tergolong segar karena banyak menyimpan air dan sedikit asam (sepet). Dagingnya berwarna putih dan bila digigit terasa kenyal seperti manggis.
Pada umumnya buah gowok dimanfaatkan untuk bahan campuran rujak atau disetup, bisa juga untuk juice. Kayu dari buah gowok digunakan sebagai bahan bangunan untuk rumah atau perabot rumah tangga. Buah gowok ditanam untuk diambil buahnya.
Bisa Juga Untuk Obat Kudis,Gatal,Dan Mabuk Alkohol Berat.
26/10/2014
Buah DELIMA
Delima (punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5-8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.
Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.
Bentuk pohon perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.
Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5–12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.
MACAM-MACAM DELIMA
Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih,delima hitam, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Pome atau delima sering ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk membuat jus delima sebaiknya diminum dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol.
MANFAAT DELIMA
Manfaat delima tersebut bisa diperoleh dengan berbagai cara, seperti dalam bentuk sari buah atau bisa juga memakan bijinya, sirup, pasta atau konsentrat delima. Secara tradisional, buah delima biasa digunakan untuk membersihkan kulit dan mengurangi peradangan pada kulit. Jus buah delima juga bisa mengurangi derita radang tenggorokan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima yang kaya antioksidan ini bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.
Selain yang sudah disebutkan tadi, khasiat buah delima bagi kesehatan antara lain dapat untuk penyakit-penyakit seperti: gangguan perut, gangguan jantung, kanker, perawatan gigi, rematik, kurang darah dan diabetes.
Di Asia, sari buahnya juga dikentalkan menjadi suatu sirup yang digunakan sebagai saus. Di Mesir buah ini dijadikan semacam minuman anggur, sirup, dan sari buah. Dalam satu gelas sari delima lebih banyak kandungan antioksidannya dibandingkan dengan satu gelas red wine, green tea atau orange juice. Di Amerika, produk sari buah delima yang dikenal sebagai pom wonderful menjadi tren minuman kesehatan terkini.
Minuman sari buah delima dikenal sebagai sari buah sehat, tinggi khasiatnya. Sari buah delima tinggi kandungan ion kalium (potasium), vitamin A, C dan E serta asam folic. Dari bagian biji yang dapat dimakan, kandungan kalium per 100 gram (259 mg/gr), energi 63 kal, 30 mg vitamin C. Komponen ini dianggap sangat penting bagi kesehatan jantung (Time, Desember 2003).
Sari buah delima juga tinggi kandungan flavonoidnya, suatu jenis antioksidan kuat yang penting perannya untuk mencegah berkembangnya radikal bebas di dalam tubuh sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, serta mampu dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung, kanker kulit, dan kangker prostat. Antioksidan yang terkandung didalamnya membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol.
Bahkan kandungan antioksidan dalam buah delima jumlahnya tiga kali lebih banyak daripada wine atau teh hijau. Peneliti dari Vanderbilt University Medical Center menemukan bahwa orang yang meminum jus 3 kali atau lebih dalam seminggu, dapat menurunkan risiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.
26/10/2014
Buah KoKosan
Kokosan adalah nama salah satu varietas buah duku yang berasa masam. Nama-nama lainnya adalah pisitan, bijitan, pijetan.
Ciri-ciri Buah Kokosan (L. domesticum var. aquaeum) dibedakan oleh daunnya yang berbulu, tandannya yang penuh butir buah yang berjejalan sangat rapat, dan kulit buahnya yang berwarna kuning tua. Butir-butir buahnya umumnya kecil, berkulit tipis dan sedikit bergetah, namun sukar dikupas. Sehingga buah dimakan dengan cara digigit dan disedot cairan dan bijinya (maka disebut kokosan), atau dipijit agar kulitnya pecah dan keluar bijinya (maka dinamai pisitan, pijetan, bijitan).
Bentuk pohon kokosan hampir sama dengan pohon duku; namun bentuk daunnya lebih lanset, bulu daun lebih lebat dan kasar; malai bunga lebih panjang; buahnya lebih kecil. Kadang daging buahnya berwarna kuning kemerah-merahan dengan biji relatif besar dan berdaging tipis, dan berair. Kokosan umumnya berasa masam sampai masam sekali. Buah Kokosan ini biasanya dijual berikut tangkainya, karena buah yang matang masih kuat menempel di tangkai buah. Kalau makan kokosan hati-hati jangan sampai bijinya tergigit. Biji kokosan rasanya pahit.
Manfaat buah kokosan (duku) adalah sebagai berikut:
Buah kokosan mengandung dietary fiber atau serat yang bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, mencegah kanker kolon dan membersihkan tubuh dari radikal bebas penyebab kanker.
Selain daging buah yang segar menyehatkan, bagian kulit buah dan bijinya juga bermanfaat untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam.
Kulit kayunya juga dapat digunakan untuk mengobati gigitan serangga berbisa dan obat disentri.
Sebagian orang juga percaya, benalu pohon Buah Duku dapat mengobati dan membasmi sel-sel kanker.
26/10/2014
DUKU
Duku adalah jenis buah-buahan dari anggota suku Meliaceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat ini memiliki kemiripan dengan buah langsat, kokosan, pisitan, celoring dan lain-lain dengan pelbagai variasinya. Nama-nama yang beraneka ragam ini sekaligus menunjukkan adanya aneka kultivar yang tercermin dari bentuk buah dan pohon yang berbeda-beda.
Duku adalah tumbuhan identitas untuk Provinsi Sumatera Selatan.
Terlepas dari semua hal diatas, ternyata buah duku memilik banyak sekali manfaat bagi kesehatan manusia. Berdasarkan Dokumentasi penelitian dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Buah duku memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang Baik untuk tubuh manusia.
Dari hasil penelitian 100gr buah duku terbukti bahwa buah yang sering disapa langsat ini memiliki kandungan energi yang Mencapai 63 kkal, kandungan protein 1gr, karbohidrat 16,1 gr, vitamin c 9 mg, kalsium 18 mg dan nutrisi yang lain.
Lalu apa saja manfaat dari buah Duku ?
-Memperlancar sistem pencernaan
karena didalam buah duku mengandung – serat yang tinggi sehingga dapat Memperlancar sistem pencernaan.
-Menguatkan gigi
karena didalam buah duku mengandung fosfor yang baik untuk kesehatan gigi.
Dapat dibuat sebagai selai alami sebagai pelengkap roti.
Kandungan fosfor yang terdapat pada buah duku dapat membantu menguatkan gigi.
Biji buah duku dapat diolah untuk mengobati cacingan, dapat menurunkan demam panas, serta membantu mengurangi diare.
Caranya adalah dengan menumbuk biji duku sampai halus kemudian dicampur dengan sedikit air.
Kulit buah duku dapat juga dimanfaatkan sebagai obat nyamuk.
Caranya adalah dengan membakar kulit buah tersebut hingga menimbulkan aroma yang khas. Aroma yang ditimbulkan dari pembakaran tersebut ampuh untuk mengusir nyamuk.
Batang pohonnya yang besar, padat, dan awet sering dimanfaatkan menjadi papan untuk membuat rumah-rumah di daerah pedesaan.
Kulit kayunya dapat digunakan untuk mengobati penyakit malaria dan disentri.Tepung kulit kayunya ampuh untuk mengobati gigitan kalajengking.
Manfaat Kesehatan: Mengandung Vitamin C dan E, dan memiliki sumber yang baik dari sifat antioksidan. Lanzones juga dapat mencegah diare hanya dengan memakan buahnya saja.
-Manfaat Buah Duku Untuk Kegunaan Obat :
1.Duku kering dibakar untuk menghasilkan bau aromatik yang mengusir nyamuk.
2.Rebusan kulit duku mengandung zat yang digunakan untuk pengobatan disentri.
3.Bubuk kulit digunakan untuk meredakan sengatan kalajengking.
4.Campuran benih bubuk dan air yang digunakan untuk pengobatan cacingan.
5.Antipiretik – Setiap obat yang menurunkan suhu tubuh untuk mencegah atau meringankan demam.
6.Resin dari kulit kayu yang ditentukan untuk perut kembung (keadaan gas yang berlebihan dalam saluran pencernaan).
Untuk pembengkakan dan sebagai antispasmodic (obat yang digunakan untuk meredakan atau mencegah kejang).
Resin mungkin berguna dalam pengobatan peradangan dan kolik (sakit perut akut) pada saluran gastro-intestinal.
Rupanya tak hanya buah duku saja yang memiliki khasiat namun kulit buah duku, dan bahkan biji buah duku juga memiliki khasiat tersendiri.
Dikutip dari salah satu blog kesehatan, manfaat kulit buah duku secara umum adalah Dapat dijadikan obat diare dan pengusir Nyamuk dengan cara dikeringkan lalu dibakar sedangkan untuk biji buah duku memiliki khasiat sebagai obat demam dan Cacingan, Caranya dengan menumbuk halus biji tersebut dengan campuran air lalu bisa langsung diminumkan. Dan air perasan Dari biji duku dapat dijadikan obat sakit kepala
26/10/2014
Kementeng (Mundung)
Pohon dan buah Menteng makin langka dan sulit ditemukan. Padahal, dari nama pohon Menteng (Baccaurea racemosa), salah satu kawasan di Jakarta dinamai. Konon di Menteng, Jakarta Pusat, dulunya banyak ditumbuhi pohon ini. Sayang, kini pohon penghasil buah ini semakin langka.
Menteng yang dalam bahasa latin disebut Baccaurea racemosa merupakan pohon penghasil buah. Sepintas buah menteng atau kepundung menyerupai buah duku dengan rasa masam-masam (kecut), manis. Tanaman ini berkerabat dekat dengan Lempaung atau Kalampesu.
Di beberapa daerah, tanaman ini selain disebut Menteng juga dikenal sebagai Kepundung, Kapundung, Kemundung, Mundung, Kapungung, Engkumi, Kayu Masam, Kokonau, Kunau, Kunyi, Longkumo, liox Moho, Tunding undang, Umbarian, Jinteh Merah, dan Bencoy. Dalam bahasa latin disebut sebagai Baccaurea racemosa (Reinw. Ex. BI.) M.A.) yang bersinonim dengan Baccaurea bhaswatii Chakrab. & M. Gangop., Baccaurea wallichii Hook.f., Coccomelia racemosa Reinw. ex Bl., Pierandia racemosa (Reinw. ex Bl.) Bl., Pierardia racemosa (Reinw. ex Bl.) Miq.
Nama Menteng sering kali juga dipakai untuk menamai pohon sejenis yang bernama latin Baccaurea javanica dan Baccaurea dulcis. Meskipun untuk jenis terakhir lebih sering disebut sebagai Ketupa.
Diskripsi Pohon Menteng. Tanaman Menteng atau Kepundung merupakan pohon atau perdu dengan tinggi antara 15-25 m dengan diameter 25-70 cm, berkulit kasar, dan berwarna keputihan. Daunnya lebih banyak terkumpul di ujung ranting, berbentuk lonjong dengan tepi bergerigi dan ujung yang lancip. Daun Menteng mempunyai panjang 7-20 cm, lebar 3-7,5 cm.
Buah Menteng berdiameter 2-2,4 cm, berwarna hijau kekuningan atau kemerahan. Kulit buah berwana hijau dan kekuningan saat masak. Tanaman ini memiliki dua forma buah yakni, berdaging buah putih dan berdaging buah warna merah. Kedua forma ini memiliki buah yang berasa asam dan manis.
Tanaman Menteng (Baccaurea racemosa) tersebar mulai dari Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatra, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, Borneo (Sarawak, Brunei, Sabah, dan Kalimantan), Sulawesi, dan Maluku. Pohon ini tumbuh di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dpl. Habitat yang disukai adalah tanah aluvial dan kering hingga pada tanah berpasir dan tanah liat.
Pohon Menteng (Baccaurea racemosa) merupakan tanaman buah musiman. Musim bunganya berlangsung pada bulan Oktober hingga Desember, sedangkan musim buahnya terjadi antara bulan Januari hingga Maret.
Manfaat Pohon Menteng. Pohon Menteng dimanfaatkan buahnya untuk dimakan langsung sebagai buah segar. Buahnya mempunyai rasa asam-asam manis. Selain dimakan langsung buah Kepundung juga dapat diolah menjadi sirup, asinan, atau difermentasi menjadi minuman.
Kayu pohon Menteng memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan untuk bangunan rumah, perahu, dan mebel. Selain itu, kulit dan daun pohon yang disebut juga sebagai kepundung ini mempunyai khasiat sebagai tanaman obat. Salah satunya adalah sebagai obat mencret dan untuk
pelancar haid.
Sayangnya keberadaan pohon maupun buah Menteng semakin langka. Bahkan di kecamatan Menteng Jakarta Pusat yang nama daerahnya berasal dari nama pohon inipun semakin sulit didapati. Sayang jika spesies yang berkaitan erat dengan asal usul salah satu daerah terpadat di Indonesia ini punah.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Malpighiales; Famili: Phyllanthaceae; Bangsa: Antidesmeae; Upabangsa: Scepinae; Genus: Baccaurea; Spesies: Baccaurea racemosa (Reinw.) Muell. Arg.
Kerabat dekat: Lempaung atau Kalampesu (Baccaurea lanceolata), Ketupa (Baccaurea dulcis), Bendara atau Rambai (Baccaurea motleyana), Rambai Hutan (Baccaurea angulata), Mafai Setambun (Baccaurea ramiflora), Tampoi (Baccaurea macrocarpa).
26/10/2014
Buah JUWET (Jamblang) / DUWET (Si Ungu Kehitaman Yang Sepet Manis)
Juwet atau Jamblang (Syzygium cumini [Linn. ] Skeels.)
Adalah tergolong tumbuhan buah-buahan yang berasal dari Asia dan Australia tropik. Biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar, terutama di hutan jati. Juwet atau Juwet atau Jamblang tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl. Pohon dengan tinggi 10-20 m ini berbatang tebal, tumbuhnya bengkok, dan bercabang banyak. Daun tunggal, tebal, tangkai daun 1-3,5 cm. Helaian daun lebar bulat memanjang atau bulat telur terbalik, pangkal lebar berbentuk baji, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas mengilap, panjang 7-16 cm, lebar 5-9 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk malai dengan cabang yang berjauhan, bunga duduk, tumbuh di ketiak daun dan di ujung percabangan, kelopak bentuk lonceng berwarna hijau muda, mahkota bentuk bulat telur, benang sari banyak, berwarna putih, dan baunya harum. Buahnya buah buni, lonjong, panjang 2-3 cm, masih muda hijau, setelah masak warnanya merah tua keunguan. Biji satu, bentuk lonjong, keras, warnanya putih. Berakar tunggang, bercabang-cabang, berwarna cokelat muda. Biasanya, buah Juwet atau Juwet atau Jamblang yang masak dimakan segar. Rasanya agak asam dan sepat. Kulit kayu bisa digunakan sebagai zat pewarna.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Daging buah rasanya asam manis, sifatnya sejuk, astringen kuat, berbau aromatik. Berkhasiat melumas organ paru, menghentikan batuk, peluruh kencing (diuretik), peluruh kentut (karminatif), memperbaiki gangguan pencernaan, merangsang keluarnya air liur, dan menurunkan kadar glukosa darah (hipoglikemik). Kulit kayu berkhasiat untuk peluruh haid. Hasil penelitian menunjukkan biji, daun, dan kulit kayu Juwet atau Juwet atau Jamblang mempunyai khasiat menurunkan kadar glukosa darah (efek hipoglikemik) pada penderita diabetes melitus tipe II. Penelitian di India mendapatkan hasil bahwa buah Juwet atau Juwet atau Jamblang potensial sebagai obat kontrasepsi pada pria. Pada percobaan binatang, Juwet atau Jamblang dapat mencegah timbulnya katarak akibat diabetes. Juwet atau Jamblang juga menurunkan risiko timbulnya atherosklerosis sampai 60–90% pada penderita diabetes. Hal ini terjadi karena kandungan oleanolic acid pada Juwet atau Jamblang dapat menekan peran radikal bebas dalam pembentukan atherosklerosis.
Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit kayu, daging buah, dan bijinya. Daging buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan. Jika daging buah dimakan, akan menyebabkan rongga mulut dan lidah berwarna ungu.
INDIKASI
Daging buah digunakan untuk pengobatan:
-kencing manis (diabetes melitus),
-batuk kronis, sesak napas (asma),
-batuk rejan, batuk pada TB paru disertai nyeri dada,
-nyeri lambung dan diare.
-Biji digunakan untuk pengobatan:
-kencing manis (diabetes melitus),
-diare, disentri,
-gangguan pencernaan seperti kembung, nyeri lambung, keram
perut,
-keracunan strychnine (penawar racun yang tidak spesifik), dan
pembesaran limpa.
Kulit kayu digunakan untuk pengobatan:
-kencing manis (diabetes melitus),
-diare.
CARA PEMAKAIAN
Daging buah bisa dimakan secukupnya sebagai buah meja.
CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT
Batuk kronis, asma
Cuci buah Juwet atau Jamblang segar (15 g) sampai bersih, buang bijinya, lalu makan. Lakukan tiga kali sehari.
Sediakan buah Juwet atau Jamblang kering (15 g). Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai seluruh buah terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, minum airnya dan makan buahnya sekaligus. Lakukan tiga kali sehari..
Batuk rejan
Siapkan buah Juwet atau Jamblang kering (15 g), empedu ayam betina (1 buah), dan gula pasir secukupnya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai seluruh bagian terendam, lalu tim sampai matang. Minum airnya dan makan isinya. Lakukan sekali sehari sampai sembuh.
Batuk pada TB Paru disertai nyeri dada
Siapkan buah Juwet atau Jamblang segar (30 g, jika dipakai buah keriny gunakan sebanyak 15 g) dan daun sembung segar (‘Blumea balsamifera) (25 g). Cuci semua bahan, lalu potong-potong daun sembung seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula pasir (15 g) dan air secukupnya sampai seluruh bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, minum airnya. Makan buahnya, tetapi bijinya dibuang. Lakukan setiap malam sebelum tidur.
Diare pada anak
Siapkan buah Juwet atau Jamblang segar yang belum matang dan beras yang sudah digongseng sampai kuning (masingmasing 6 g). Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, makan sekaligus. Lakukan tiga kali sehari.
Nyeri lambung
Gongseng buah Juwet atau Jamblang kering tanpa biji (30 g) sampai berbau harum. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, makan seluruhnya. Lakukan tiga kali sehari, selama 10 hari.
Sariawan
Rebus kulit kayu atau daun secukupnya. Setelah dingin, gunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan 3–4 kali dalam sehari.
Catatan:
Sebagian wilayah di Asia Tenggara menggunakan akar Juwet atau Jamblang untuk pengobatan ayan (epilepsi).
Kandungan oleanolic acid pada Juwet atau Jamblang dan Surinam cherry (Eugenia uniflora) digunakan oleh pengobat tradisional di Amerika Selatan untuk mengurangi kerusakan pada jantung dan hati penderita kanker yang mendapat pengobatan kemoterapi doxorubicin.
Juwet atau Jamblang dan spesies lainnya (Eugenia caryophyllata) yang dimasak mengandung senyawa yang dapat mengaktifkan enzim glutathione S-transferase di hati. Enzim ini mempunyai khasiat detoksifikasi. Pada percobaan binatang, peningkatan produksi enzim glutathione S-transferase akan menurunkan kejadian kanker lambung sampai mendekati 80%.
Praktisi ayurvedic melaporkan bahwa daging buah Juwet atau Jamblang dapat menurunkan kadar gula darah dalam 30 menit. Sementara biji Juwet atau Jamblang menurunkan kadar gula dalam 24 jam. Hasil maksimum pencapaian efek hipoglikemik dari Juwet atau Jamblang memerlukan sepuluh hari pengobatan.
Komposisi :
Juwet atau Jamblang mengandung minyak asiri, fenol (methylxanthoxylin), alkaloid (jambosine), asam organik, triterpenoid, resin yang berwarna merah tua mengandung asam elagat dan tanin
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Margonda
Depok
