Toko herbal90
SOLUSI SEHAT bersama NASA (Produk Herbal karya Bangsa) ini di buat karena Pentingnya Kesehatan & seh
10/06/2026
"Belajar, latihan, ikut lomba, menang, kumpulkan sertifikat selama bertahun-tahun... lalu suatu hari kamu sadar semuanya tidak membantu saat dibutuhkan."
Seorang wanita viral setelah membakar tumpukan sertifikat prestasinya sendiri. Ia mengaku telah mengumpulkan sekitar 13 sertifikat dari berbagai kompetisi, namun merasa seluruh pencapaiannya tidak memberikan dampak berarti dalam proses seleksi pendidikan yang diikutinya.
Video ini membuat publik terbelah. Sebagian menilai sertifikat tetap berharga karena menjadi bukti perjuangan. Sebagian lain menilai sistem jalur prestasi masih membingungkan karena tidak semua kompetisi memiliki nilai yang sama.
๐ญ Menurut kamu, yang salah siapa: sistem yang kurang jelas atau peserta yang kurang mencari informasi sejak awal?
๐ Setuju atau tidak dengan tindakannya?
10/06/2026
50% cuan mereka tuh cuma dari jadi "perantara" kekayaan BUMI KITA. Minyak, sawit, nikel kita mampir dulu ke sana baru dijual dunia.
Tapi kita malah sibuk dipecah belah. Sibuk nyalahin pemerintah terus.
Gak sadar IHSG kita dihantemin narasi negatif tiap hari. Padahal fundamental? BAGUS.
Baca nih buku: *The Macroeconomics of Self-Fulfilling Prophecy* - Roger Farmer. Intinya: pasar itu digerakin "animal spirits". Psikologi manusia. Kalau semua orang percaya IHSG bakal anjlok, ya beneran anjlok.
Kenapa? Karena pada jual. Asing cabut. Rupiah dituker dollar. Capital outflow. Rupiah melemah. Terus media framing negatif lagi. Muter di situ.
Ini namanya *self-fulfilling prophecy*. Kita sendiri yang bikin ramalan buruk jadi kenyataan.
Jadi stop mau diadu domba. Stop telan mentah-mentah berita jelek.
Setuju gak kalau narasi negatif itu senjata ekonomi paling ampuh buat ngejatuhin negara?
Komen: TIM BELI INDONESIA vs TIM PANIK JUAL ๐ฅ
09/06/2026
KOPERASI MERAH PUTIH BANGKALAN: BELUM BUKA, ATAPNYA UDAH NYERAH DULUAN
Lokasi: Desa Pangeleyan, Bangkalan
Waktu: Senin, 25/05/26
Kondisi: Atap kanopi ambruk padahal baru jadi beberapa bulan
Warga takut. Aktivis desa soroti. Soalnya kalau udah operasional terus ambruk pas rame, siapa yang tanggung jawab?
Kata Pak Samsul: โJangan sampai nanti membahayakan warga.โ
Kata Pak Kades: โGak ada hujan angin, kok bisa?โ
Duit negara, fasilitas rakyat, tapi kualitas tanda tanya.
Setuju gak kalau proyek kayak gini diaudit total + kontraktor di-blacklist?
Ketik SETUJU atau GAK SETUJU + alasannya โฌ๏ธ
06/06/2026
Besok Tanggal 7 Juni Tepat Hari Minggu Kliwon, Satu Keluargamu Tertimpa Rezeki Besar Tak Terputus ๐คฒ
04/06/2026
๐จ NAH BENER KAN KATA RAKYAT, PAK! ๐จ
Dulu banyak yang bilang, program Makan Bergizi Gratis harus diawasi ketat karena anggarannya sangat besar. Sebagian masyarakat khawatir ada celah yang bisa dimanfaatkan oknum tertentu. Kini publik dikejutkan dengan kabar bahwa Kejaksaan Agung menetapkan mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dalam dugaan penyimpangan tata kelola program MBG.
Menurut Kejagung, para tersangka diduga melakukan intervensi proses verifikasi SPPG dan memiliki afiliasi dengan sejumlah yayasan yang disebut menerima aliran dana hingga miliaran rupiah setiap hari. Kasus ini langsung memicu perdebatan luas di tengah masyarakat. Ada yang menilai ini bukti pengawasan hukum masih berjalan, namun ada juga yang mempertanyakan bagaimana dugaan praktik seperti ini bisa terjadi dalam program yang menyangkut kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.
Kini publik menunggu proses hukum berjalan secara transparan dan tuntas. Jika terbukti bersalah, banyak yang berharap para pelaku mendapat hukuman setimpal. Namun jika ada pihak lain yang terlibat, masyarakat juga meminta agar semuanya diusut tanpa pandang bulu.
๐ฌ Menurut kalian, apakah kasus ini membuktikan kekhawatiran rakyat selama ini memang beralasan? Atau justru ini bukti bahwa sistem pengawasan dan penegakan hukum masih bekerja dengan baik ketika ada dugaan penyimpangan?
๐ Tulis pendapat kalian di kolom komentar! ๐ฅ Setuju koruptor dana rakyat harus dihukum seberat-beratnya? ๐ฅ Apakah program MBG harus tetap dilanjutkan atau dievaluasi total?
#
03/06/2026
๐จ๐ฑ VIRAL! Panen Singkong di Tengah Area Pemakaman, Warganet Heboh dan Langsung Berdebat! ๐ณ
Sebuah video yang memperlihatkan dua pria memanen singkong di area pemakaman mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya terlihat santai menggali tanah di sekitar makam untuk mengambil umbi singkong yang tumbuh cukup besar. Yang membuat publik semakin penasaran, setelah panen selesai mereka juga tampak kembali menanam batang singkong di lokasi yang sama.
Namun bukan hanya aktivitas panennya yang menjadi sorotan. Narasi dalam video yang menyebut singkong tersebut tumbuh dengan "pupuk alami organik" memicu berbagai tafsir dan komentar dari warganet. Ada yang menganggapnya sekadar candaan, ada p**a yang merasa kurang pantas karena berkaitan dengan area pemakaman yang dianggap sakral dan harus dijaga kehormatannya.
Di sisi lain, sebagian masyarakat berpendapat bahwa selama lahan tersebut memang tidak mengganggu makam dan mendapat izin dari pihak terkait, bercocok tanam bisa saja dilakukan. Namun tidak sedikit yang menilai area pemakaman seharusnya difokuskan sebagai tempat penghormatan kepada mereka yang telah meninggal, bukan untuk aktivitas pertanian.
Peristiwa ini pun memunculkan pertanyaan yang cukup menarik. Di tengah kebutuhan lahan yang semakin terbatas, apakah penggunaan area tertentu untuk bercocok tanam bisa dibenarkan jika tidak merusak fungsi utamanya? Atau justru ada batas-batas etika yang tetap harus dijaga meskipun hasilnya bermanfaat?
๐ค Kalau menurut kalian, bagaimana pendapat soal penanaman dan panen singkong di area pemakaman seperti yang viral ini? Wajar saja selama tidak merusak makam, atau tetap tidak pantas dilakukan karena menyangkut penghormatan terhadap tempat peristirahatan terakhir?
๐ฌ Tulis pendapat kalian di kolom komentar, tapi tetap saling menghormati ya.
03/06/2026
๐ฅบโจ Di saat banyak pemilik bisnis berlomba-lomba memperbesar keuntungan, kisah seorang pengusaha ayam geprek ini justru bikin banyak orang terdiam dan merenung...
Siapa sangka, di balik kesuksesan ratusan cabang Ayam Geprek Sa'i yang tersebar di berbagai daerah, ada sosok pemilik yang memilih jalan berbeda. Bukan sibuk memamerkan kemewahan atau gaya hidup mewah, Irwan Barudi justru dikenal dengan prinsip bisnis yang menurut banyak orang terbilang tidak biasa di zaman sekarang.
Bayangkan saja, ketika banyak bisnis franchise menarik biaya kemitraan dan royalty fee yang tidak sedikit, ia justru memilih sistem bagi hasil syariah. Lebih menarik lagi, sebagian keuntungan perusahaan dialokasikan untuk kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial yang manfaatnya dirasakan banyak orang.
Namun yang paling menyentuh perhatian publik adalah cara perusahaan memperlakukan para karyawannya. Mulai dari membantu biaya pendidikan anak-anak karyawan hingga memberikan subsidi susu bagi ibu yang sedang menyusui. Kebijakan yang mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi banyak keluarga bisa menjadi bantuan yang sangat berarti.
Kisah ini kemudian memunculkan satu pertanyaan besar. Apakah kesuksesan bisnis hanya diukur dari besarnya keuntungan dan jumlah cabang? Atau justru dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada karyawan, masyarakat, dan lingkungan sekitar?
Di tengah banyaknya kabar tentang persaingan bisnis yang keras, cerita seperti ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan dan kepedulian sosial ternyata masih bisa berjalan beriringan.
๐ฌ Kalau menurut kalian, apakah lebih banyak pengusaha di Indonesia perlu meniru model bisnis seperti ini? Atau setiap bisnis punya cara dan tantangannya masing-masing?
๐ Tulis pendapat kalian di kolom komentar. Siapa tahu kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang sedang merintis usaha dari nol.
03/06/2026
๐ฅ "Modal dewe, usaha dewe, berjuang dewe... giliran berhasil, pemerintah datang minta pajak!" ๐ณ
Kalimat yang dilontarkan Bu Anik Bojone Botok di hadapan anggota DPRD ini mendadak viral dan memicu perdebatan panas di berbagai platform media sosial. Banyak pelaku UMKM merasa ucapan tersebut mewakili isi hati mereka selama ini.
Saat merintis usaha dari nol, mereka harus menghadapi berbagai tantangan sendiri. Mulai dari modal terbatas, sepinya pembeli, persaingan usaha, hingga risiko bangkrut yang harus ditanggung tanpa jaminan. Namun ketika usaha mulai berkembang dan menghasilkan, berbagai kewajiban administrasi serta pajak mulai datang menghampiri.
Di sisi lain, tidak sedikit yang berpendapat bahwa pajak tetap merupakan kewajiban setiap warga negara. Pajak digunakan untuk membiayai pembangunan jalan, sekolah, rumah sakit, bantuan sosial, dan berbagai fasilitas umum yang juga dinikmati oleh para pelaku usaha dan masyarakat luas.
Perdebatan ini pun semakin ramai. Apakah pemerintah selama ini sudah cukup hadir membantu UMKM sejak awal merintis usaha? Ataukah para pelaku usaha memang harus lebih memahami bahwa pajak adalah bagian dari kontribusi untuk negara ketika usaha mereka berkembang?
๐ค Kalau menurut kalian, apakah keluhan Bu Anik ini memang mewakili kondisi yang dirasakan banyak UMKM di Indonesia, atau justru pajak tetap wajib dibayar karena menjadi penopang pembangunan negara?
๐ฌ Setuju dengan pernyataan Bu Anik atau tidak? Berikan alasan kalian di kolom komentar!
๐ Siap baca semua pendapat kalian.
02/06/2026
๐จ GEGER! Kepala Badan Gizi Nasional Dicopot, Program Makan Bergizi Gratis Masuk Babak Baru! ๐ฝ๏ธ๐ฎ๐ฉ
Setelah sekitar 1,5 tahun berjalan, Presiden Prabowo Subianto akhirnya melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Dadan Hindayana bersama dua wakilnya resmi diganti setelah dilakukan evaluasi dan menerima berbagai masukan dari kementerian, pemerintah daerah, hingga masyarakat penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
Pergantian ini langsung memicu berbagai pertanyaan di tengah publik. Apakah ini tanda program MBG belum berjalan sesuai harapan? Apakah pergantian pimpinan akan membuat program semakin baik, atau justru menunjukkan adanya masalah yang selama ini tidak terlihat oleh masyarakat?
Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi, mempercepat program prioritas, meningkatkan tata kelola, dan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat. Namun di sisi lain, banyak yang menilai evaluasi sebesar ini tentu tidak dilakukan tanpa alasan yang serius.
Kini semua mata tertuju pada pimpinan baru BGN. Mampukah mereka membawa perubahan nyata? Akankah kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin baik dan tepat sasaran? Atau justru publik perlu mengawal lebih ketat agar tujuan awal program tidak melenceng?
๐ฌ Menurut kalian, pergantian pimpinan BGN ini merupakan langkah tepat untuk memperbaiki program Makan Bergizi Gratis, atau justru menunjukkan ada masalah besar yang selama ini terjadi di balik layar?
๐ Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
02/06/2026
Orang bilang tanah kita tanah surga.
Tapi tentara dan polisi kerja sama dengan preman bela pengusaha.
Kalimat pertama terdengar seperti slogan pariwisata. Tanah subur, laut kaya, langit biru, orang ramah. Poster-poster itu dipajang di bandara, di brosur investasi, di pidato pejabat. Surga tropis, katanya. Tempat terbaik untuk hidup, atau setidaknya untuk menanam modal.
Tapi di balik kata โsurgaโ itu ada cerita lain yang jarang dipasang di baliho. Tanah yang disebut surga itu sering kali bukan milik mereka yang tinggal di atasnya. Ia menjadi angka di laporan perusahaan, menjadi objek negosiasi di ruang berpendingin udara, sementara orang-orang yang lahir dan hidup di sana justru harus membuktikan bahwa mereka berhak tinggal di tanahnya sendiri.
Ketika konflik muncul, aparat yang seharusnya melindungi warga kadang berdiri di sisi yang lain. Preman-preman yang tak pernah dipilih oleh siapa pun tiba-tiba muncul sebagai โpengamanโ. Mereka bekerja seperti bayangan: tidak resmi, tetapi sangat nyata. Jika rakyat kecil bertahan, mereka disebut pengganggu pembangunan. Jika pengusaha memperluas tanah, itu disebut investasi.
Ironinya sederhana: surga itu selalu tampak indah dari jauh. Dari dekat, kadang yang terlihat adalah pagar, seragam, dan tangan-tangan kasar yang menjaga kepentingan tertentu.
Mungkin tanah ini memang surga. Tapi seperti banyak surga lain dalam cerita manusia, ia tampaknya lebih mudah dimasuki oleh mereka yang punya kuasa daripada oleh mereka yang sejak awal tinggal di dalamnya.
Salam Kato
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Address
Depok
DEPOK2
