Obat Flu Batuk Anak dan Dewasa
Solusi mengatasi flu batuk anak dan dewasa dengan cepat aman tanpa efek samping
30/11/2022
Sputum Smear Microscopy, Pemeriksaan TBC Lewat Dahak
Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu penyakit yang perlu mendapatkan pemeriksaan segera. Pasalnya, gangguan ini dapat menimbulkan dampak yang fatal bagi kesehatan jika tidak segera mendapatkan pengobatan.
Maka dari itu, pemeriksaan TBC segera perlu dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya bakteri penyebab penyakit ini di dalam tubuh. Nah, salah satu metode pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk diagnosis adalah Sputum Smear Microscopy.
Pemeriksaan ini dilakukan dengan pemeriksaan dahak yang dicampur dengan zat pewarna tertentu, akhirnya bisa menentukan jika seseorang mengidap tuberkulosis atau tidak. Bahkan, bisa jadi ternyata mengalami infeksi dari bakteri lainnya.
Alasan Pemeriksaan Sputum Smear Microscopy Dilakukan
Dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ini jika seseorang diperkirakan alami infeksi mikobakteri. Jenis bakteri ini sangat rentan menjadi penyebab tuberkulosis. Gejala umum dari TBC, antara lain::
• Batuk berdarah atau lendir.
• Kurang nafsu makan.
• Penurunan berat badan.
• Tubuh yang mudah lelah dan lemah.
• Alami demam dan/atau panas dingin.
• Alami keringat malam.
Meski begitu, ada juga seseorang yang mengidap penyakit ini tidak menimbulkan gejala sama sekali. Jika pemeriksaan ini dapat mendiagnosis TBC sejak dini, tindakan pengobatan yang tepat bisa dilakukan oleh dokter.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 30112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
29/11/2022
Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Tes dalam Pemeriksaan TBC
Berikut jenis pemeriksaan TBC yang dilakukan untuk menguatkan diagnosis.
• Tes Mantoux
Tes mantoux tuberculin skin atau disebut juga tes kulit, menjadi pemeriksaan medis yang paling sering dilakukan untuk mendeteksi adanya tuberkulosis. Pemeriksaan TBC ini dilakukan dengan memasukkan cairan tuberkulin pada bagian bawah lengan melalui suntikan.
Setelahnya, kamu biasanya diminta untuk kontrol ke rumah sakit antara 48 sampai 72 jam setelah mendapatkan suntikan tuberkulin. Apabila terdapat pengerasan atau benjolan yang disebut indurasi pada bagian tubuh, dokter akan mengukur benjolan tadi.
Hasil diagnosis akan tuberkulosis bergantung pada ukuran benjolan. Semakin besar area tubuh yang mengalami pembengkakan karena suntikan, semakin besar p**a potensi terinfeksi bakteri tuberkulosis. Akan tetapi, tes tuberkulin ini belum bisa menunjukkan apakah TBC yang dialami adalah aktif atau laten.
• Rontgen Thoraks Paru
Selanjutnya adalah pemeriksaan rontgen thoraks organ paru-paru. Pemeriksaan ini bisa memberikan gambaran bagaimana kondisi paru-paru dan membantu mendeteksi adanya indikasi TBC.
Biasanya, rontgen paru akan dilakukan apabila satu spesimen pemeriksaan dahak menunjukkan hasil yang positif, dan dua spesimen lain menunjukkan hasil negatif. Dokter juga dapat meminta kamu melakukan rontgen apabila semua hasil pemeriksaan menunjukkan hasil negatif, dan kamu sudah mendapatkan obat antibiotik non-tuberkulosis paru. Namun, tidak terjadi perbaikan.
Melalui hasil rontgen, dokter bisa mengetahui apakah ada tanda infeksi karena bakteri pada organ paru. Hasil abnormal menunjukkan bakteri penyebab tuberkulosis menginfeksi organ paru secara aktif.
Berdasarkan ulasan yang dimuat dalam RadioGraphics, disebutkan bahwa hasil pemeriksaan rontgen yang abnormal terlihat dari munculnya bagian berwarna putih, dengan bentuk tak teratur pada organ paru. Bagian tersebut akan muncul sebagai bayangan dengan warna hitam pada hasil pemindaian.
Bagian berwarna putih ini sebenarnya adalah lesi, kerusakan pada jaringan yang muncul karena infeksi. Semakin lebar bagian putih, semakin besar kerusakan yang terjadi karena infeksi bakteri pada paru-paru. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan terhadap bentuk lesi, guna mendapatkan diagnosis lebih lanjut terkait perkembangan masalah kesehatan ini.
• Pemeriksaan IGRA
The Interferon Gamma Release Assays atau IGRA adalah bentuk pemeriksaan TBC yang dilakukan dengan mengambil sampel darah. Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan guna mengetahui bagaimana imunitas tubuh memberikan respons terhadap bakteri yang menjadi penyebab tuberkulosis.
Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh akan membuat molekul yang dikenal dengan nama sitokin. Pemeriksaan ini bekerja aktif dengan mendeteksi interferon gamma yang merupakan salah satu jenis sitokin. Pemeriksaan ini biasanya akan lebih efektif apabila hasil pemeriksaan kulit menunjukkan adanya bakteri penyebab TBC, tetapi dokter masih harus memastikan jenis TBC itu.
• Pemeriksaan Sputum Smear Microscopy
Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel cairan dahak untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Pemeriksaan dengan nama Sputum Smear Microscopy ini mungkin lebih dikenal dengan pemeriksaan BTA atau tes dahak.
Ketika kamu batuk, dokter akan mengambil cairan dari dahak dan mengoleskannya pada kaca tipis. Nah, proses ini dikenal dengan nama smear. Setelahnya, dokter akan meneteskan cairan tertentu pada dahak dan dilakukan pemeriksaan di bawah mikroskop, untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya bakteri penyebab TBC.
Terdapat cara lain yang bisa menaikkan tingkat akurasi pemeriksaan ini, yaitu memakai mikroskop fluorescent. Cahaya yang keluar dari alat ini memakai lampu tinggi merkuri, sehingga dokter bisa melihat area sampel dahak lebih luas lagi. Ini tentunya akan mempersingkat waktu proses pemeriksaan.
Potensi terjadinya penularan TBC ditentukan dari jumlah kuman yang muncul pada pemeriksaan sampel dahak. Semakin tinggi nilai derajat positif hasil pemeriksaan, semakin tinggi pengidap menularkan kondisi ini pada orang lain.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 29112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
28/11/2022
Nyeri Punggung Kronis Bisa Jadi Gejala TBC Tulang Belakang
TBC tulang belakang, atau disebut juga dengan penyakit Pott, adalah penyakit menular yang terbilang langka terjadi pada tulang belakang. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada bagian tulang yang terbilang mempunyai fungsi vital tersebut. Gangguan yang disebut juga sebagai tuberkulosis spondilitis ini dapat terjadi akibat kombinasi antara osteomielitis dan artritis.
Penyakit ini umumnya menginfeksi tulang belakang di bagian bawah pada toraks dan pinggang belakang bagian atas (vertebra lumbalis). Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat berkembang dengan lambat dan berbahaya. Durasi total penyakit tersebut saat terjadi antara 4 hingga 11 bulan. Biasanya, pengidap gangguan ini akan memeriksakan diri jika merasakan nyeri hebat pada tulang belakang atau gejala neurologis lainnya.
Namun, benarkah jika TBC tulang belakang dapat menimbulkan nyeri punggung yang parah?
Faktanya, seseorang yang mengidap infeksi pada tulang belakang tersebut sangat umum merasakan nyeri pada punggung. Intensitas nyeri yang dirasakan dapat berbeda-beda dari nyeri ringan yang konstan, hingga kelumpuhan yang parah. Perasaan nyeri tersebut paling sering dirasakan di area toraks dan akan lebih buruk saat batuk, menahan beban berat, hingga menggerakkan tulang belakang.
Selain itu, beberapa gejala lainnya yang dapat terjadi pada pengidap TBC tulang belakang dan hal ini ditemukan sekitar 20–30 persen dari total kasus. Gejala tersebut meliputi beberapa penyakit aktif, seperti malaise, penurunan berat badan dan nafsu makan, berkeringat di malam hari, suhu tubuh naik saat malam tiba, merasakan nyeri pada tubuh, hingga kelelahan.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 28112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
26/11/2022
Cara Penanganan Pertama pada Anak yang Terkena TBC Tulang Belakang
Oleh karena dianggap sebagai kondisi kesehatan yang serius, ibu perlu mengetahui gejala TBC tulang pada anak lebih dini, agar Si Kecil bisa segera mendapatkan pengobatan. Adapun gejala dari gangguan kesehatan ini seperti nyeri di punggung bagian tertentu, hilangnya nafsu makan, kelemahan anggota tubuh bagian bawah, dan ketidakmampuan anak untuk berjalan. Selain itu, anak biasanya pucat, lesu, dan mengalami anemia.
Cara berjalannya pun sangat hati-hati. Perhatikan posisi kedua tangannya, apabila menyangga pada paha, maka bisa jadi ia mengalami TBC tulang belakang. Perhatikan p**a tulang leher di belakang kepalanya, apakah terlihat menonjol atau tidak, dan perhatikan apakah Si Kecil menggunakan kedua tangannya untuk menyangga belakang kepalanya.
Bantu anak untuk bisa duduk dan berjalan dengan baik. Usahakan agar punggungnya selalu dalam keadaan tegak. Jika ia duduk, pastikan kursi yang didudukinya memiliki sandaran yang nyaman dan setinggi bahunya. Jika memungkinkan, taruh bantal duduk di belakang punggungnya agar sang buah hati tidak merasakan nyeri selama ia duduk.
Segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih mendalam dari penyakit TBC tulang pada anak yang ia idap. Biasanya, dokter menganjurkan penggunaan MRI, biopsi, hingga operasi untuk deformitas tulang belakang, komplikasi neurologis, dan ketidakstabilan gerak.
Terapi obat yang diberikan mirip dengan orang dewasa, tetapi pemberiannya harus sesuai dengan berat badan anak. Pastikan orang tua memberikan pendampingan saat Si Kecil beraktivitas, karena ini mencegah dampak komplikasi yang dapat muncul.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 26112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
25/11/2022
Pencegahan TBC Tulang Belakang pada Anak-Anak
Menjaga kesehatan anak menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit TBC tulang belakang pada anak. Selain itu, ibu bisa melakukan beberapa cara untuk menurunkan faktor risiko penyebab TBC tulang belakang:
1. Makanan Sehat
Tentu dengan memberikan makanan yang sehat pada anak, kebutuhan gizi, dan nutrisi anak terpenuhi dengan baik. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan terpenuhinya kebutuhan gizi anak, salah satunya adalah daya tahan tubuh anak yang menjadi optimal. Penuhi gizi dan nutrisi dengan mencukupi kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Ibu bisa memberikan camilan-camilan sehat pada anak yang dapat membantu untuk meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh anak seperti buah-buahan yang mengandung vitamin C atau madu untuk tambahan minum anak. Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan air anak setiap harinya.
2. Jaga Kebersihan Lingkungan
Menjaga kebersihan lingkungan bisa ibu lakukan untuk menghindari anak dari penyakit TBC khususnya TBC tulang belakang. Sebaiknya, perhatikan sirkulasi udara yang baik agar udara dalam rumah terus berganti dan anak bisa menghirup udara yang segar setiap saat. Biarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah. Pada kondisi yang lembap, virus TBC dapat bertahan hidup lebih lama. Tempat tinggal yang bersih dan nyaman tidak hanya menjauhkan anak dari penyakit TBC, tapi juga membuat kesehatan tubuh anak dan anggota keluarga lainnya tetap terjaga.
3. Berikan Anak Waktu Istirahat yang Cukup
Perhatikan waktu istirahat anak. Semakin anak kurang istirahat tentu daya tahan tubuh anak juga akan melemah. Waktu istirahat yang cukup membuat daya tahan tubuh anak lebih kuat dan tubuh anak lebih siap menghadapi infeksi bakteri.
4. Jauhkan Anak dari Pengidap TBC
Sebaiknya, hindari anak dari pengidap TBC. Sistem imun dan daya tahan tubuh yang belum optimal mempermudah virus TBC untuk menyerang anak-anak.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 25112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
24/11/2022
Makanan Sehat yang Harus Dikonsumsi agar Mencegah TBC Tulang Belakang
Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis disebut sebagai penyebab seseorang mengalami penyakit tuberkulosis tulang belakang. Penyakit ini diawali dari tuberkulosis pada paru-paru, yang kemudian menyebar pada pembuluh darah dan akhirnya tulang belakang. Biasanya, ketika kamu memiliki daya tahan tubuh yang rendah, risiko kamu memiliki penyakit tuberkulosis tulang belakang semakin meningkat.
Kekurangan nutrisi bisa juga menjadi penyebab kamu berisiko tertular penyakit TBC tulang belakang. Sebaiknya, penuhi kebutuhan nutrisi agar kesehatan tetap terjaga dan kamu terhindar dari penyakit TBC tulang belakang. Berikut ini makanan sehat yang bisa kamu konsumsi untuk mencegah penyakit tuberkulosis tulang belakang:
1. Makanan yang Mengandung Karbohidrat
Memenuhi kebutuhan asupan karbohidrat bisa menghindari kamu dari penyakit TBC tulang belakang. Pengidap tuberkulosis tulang belakang membutuhkan banyak asupan karbohidrat yang bisa digunakan untuk energi mereka. Tubuh membutuhkan banyak energi untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri penyebab TBC tulang belakang.
Selain itu, asupan karbohidrat yang cukup membuat berat badan pengidap tuberkulosis tulang belakang lebih stabil. Kekurangan berat badan dapat memperparah penyakit TBC tulang belakang pada pengidap.
2. Sayuran
Siapapun diwajibkan untuk mengonsumsi sayuran setiap harinya. Banyak manfaat baik dari sayuran untuk kesehatan, khususnya bagi pengidap TBC tulang belakang. Sayuran mengandung vitamin dan mineral yang meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satu penyebab tuberkulosis tulang belakang adalah rendahnya daya tahan tubuh seseorang. Mengonsumsi sayuran dianjurkan untuk mengurangi dampak atau risiko dari penyakit TBC tulang belakang.
3. Buah-buahan
Buah-buahan memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kamu, salah satunya meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini mempermudah dalam pengobatan TBC tulang belakang yang diderita. Banyak manfaat dari buah-buahan, salah satunya untuk menjaga kesehatan pencernaan.
4. Makanan yang Mengandung Protein
Asupan protein hewani dan nabati juga dibutuhkan oleh pengidap TBC tulang belakang seperti kentang, kacang-kacangan, keju, susu, maupun ikan. Protein dapat digunakan untuk mencegah dan mengurangi kerusakan yang terjadi pada bagian yang terinfeksi.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 24112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
23/11/2022
Diagnosis TBC Tulang Belakang
Untuk mendiagnosis tuberkulosis yang terjadi di tulang belakang, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Metode Pencitraan
Gangguan ini dapat diagnosis dengan cara pencitraan atau radiografi. Pertama, CT scan berguna untuk memberikan visual terkait lesi dan abses yang terjadi pada tulang belakang. Setelah itu, MRI berguna untuk menentukan penyebaran penyakit ke jaringan lunak. Hal ini untuk menentukan seberapa parah masalah ini terjadi.
2. Pemeriksaan Sitologi dan Mikrobiologi
Pemeriksaan ini melibatkan cairan dari tubuh jika terdapat gangguan yang menyebabkan TBC pada tulang belakang. Metode diagnosis ini harus mengacu pada manifestasi klinis dan pemeriksaan radiologis jika bakteriologi terbukti negatif.
3. Pemeriksaan PCR
Berbagai bakteri yang menjadi penyebab tuberkulosis dapat dipastikan dengan pemeriksaan PCR. Metode ini baiknya dilakukan untuk diagnosis awal agar hasilnya akurat. Sensitivitas pemeriksaan ini terhadap bakteri TBC sebesar 61-90 persen.
4. Pemeriksaan Laju Endapan Darah
Pengidap tuberkulosis tulang belakang dapat alami peningkatan laju endapan darah yang berlipat ganda. Masalah pada darah tersebut dapat lebih baik saat bakteri TB bisa dikendalikan. Jika terdapat masalah pada laju endapan darah, pemeriksaan tambahan mungkin dilakukan untuk memastikannya.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 23112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
22/11/2022
Pencegahan TBC Tulang Belakang
Sama dengan langkah pengobatan penyakit tuberkulosis, vaksinasi merupakan tindakan pencegahan TBC tulang belakang yang utama. Vaksin yang diterima adalah vaksin Bacillus Calmette-Guerrin atau BCG. Vaksin ini wajib diberikan sebelum bayi berusia tiga bulan.
Anak-anak, remaja, serta orang dewasa yang belum menerima vaksin BCG juga dianjurkan untuk menerima vaksin ini secepatnya walau berpengaruh kepada penurunan tingkat efektivitas. Beberapa ini pencegahan TBC tulang belakang lain yang tidak kalah penting, yaitu:
• Tutupi mulut atau kenakan masker ketika berada ditempat umum ketika bersin, batuk, atau tertawa.
• Bagi non pengidap, kenakan masker jika berinteraksi dengan pengidap TBC. Hindari p**a terlalu sering berinteraksi dengan para pengidap.
• Mulailah kebiasaan mencuci tangan secara teratur.
• Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik demi melancarkan pergantian udara di dalam rumah.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 22112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
21/11/2022
Komplikasi TBC Tulang Belakang
Seseorang yang mengidap gangguan tuberkulosis ini dapat mengalami beberapa komplikasi jika tidak mendapatkan pengobatan. Terjadinya kerusakan pada diskus intervertebralis, corpus vertebra, dan penyebaran infeksi di dalam tubuh dapat menimbulkan komplikasi, berupa:
• Kolaps vertebra yang mengakibatkan kyphosis.
• Kompresi pada sumsum tulang belakang.
• Paraplegia atau tetraplegia dapat terjadi akibat kompresi sumsum tulang belakang.
• Pembentukan abses dingin ketika infeksi menyebar ke ligamen yang berdekatan.
• Abses dingin yang terjadi di tulang belakang leher dapat menyebabkan penyebaran infeksi, sehingga membentuk abses retrofaring.
• Infeksi dapat menyebar ke mediastinum atau trakea ketika abses berkembang di tulang belakang toraks.
• Infeksi dapat menyebar ke bawah selubung otot psoas ke trigonum femoralis untuk membentuk sinus.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 21112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
19/11/2022
Gejala TBC Tulang Belakang
Seperti halnya tuberkulosis, keberadaan TBC tulang belakang sulit dideteksi. Pada umumnya, pengidap mengalami nyeri punggung kronis yang tidak diketahui penyebabnya. Maka dari itu, dokter mengalami kesulitan untuk mendiagnosis. Kondisi semacam ini bisa berlangsung sekitar empat bulan.
Selain gejala umum tuberkulosis, TBC tulang belakang juga memiliki gejala-gejala tambahan yang dirasakan oleh sebagian pengidap, antara lain:
• Serangan atau gejala yang muncul sifatnya bertahap.
• Demam.
• Berkeringat di malam hari.
• Kehilangan berat badan.
• Anoreksia (gangguan makan) yang memicu penurunan berat badan.
• Sakit punggung yang terlokalisir.
• Memiliki posisi tubuh yang tegak dan kaku.
• Tulang belakang yang melengkung keluar menyebabkan punggung menjadi bungkuk (kifosis).
• Pembengkakan pada tulang punggung.
• Muncul benjolan pada pangkal paha yang menyerupai hernia.
• Jika mengenai sistem saraf, kemungkinan ada gangguan saraf yang memengaruhi organ-organ tubuh.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 19112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
18/11/2022
Faktor Risiko TBC Tulang Belakang
Beberapa faktor risiko lain yang menyebabkan seseorang terinfeksi TBC tulang belakang, antara lain:
• Faktor sosial ekonomi yang rendah atau buruk turut memengaruhi standar kualitas hidup. Misalnya, orang-orang yang tinggal di area yang kumuh dan padat.
• Tinggal di area yang memiliki tingkat kasus tuberkulosis tinggi atau endemik.
• Orang yang kekurangan nutrisi.
• Orang-orang kelompok lanjut usia.
• Terinfeksi HIV yang mengakibatkan rendahnya sistem kekebalan tubuh.
• Orang dengan sistem kekebalan tubuh menurun lainnya, misalnya pengidap kanker, penyakit ginjal stadium lanjut, dan diabetes.
• Pecandu minuman keras atau pengguna obat-obatan terlarang.
Orang-orang yang berisiko terkena penyakit tuberkulosis maupun TBC tulang belakang harus mengenali gejala-gejala dengan baik demi membantu memudahkan penentuan diagnosis setelah menjalani tes.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 18112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
17/11/2022
TBC Tulang Belakang
TBC atau tuberkulosis (TB) tulang belakang dikenal juga dengan nama penyakit Pott. Adapun, tuberkulosis ini terjadi di luar paru-paru dan menjangkiti tulang belakang. Penyakit ini umumnya menginfeksi tulang belakang pada area toraks (dada belakang) bagian bawah dan vertebra lumbalis (pinggang belakang) atas.
Penyebab TBC Tulang Belakang
Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar melalui percikan air liur pengidap tuberkulosis yang bersin atau batuk. Semakin lama atau semakin sering seseorang berinteraksi dengan pengidap TBC maka makin besar p**a risiko tertular penyakit ini.
TBC tulang belakang terjadi akibat menyebarnya bakteri tuberkulosis dari paru- paru ke tulang belakang hingga ke keping/sendi yang ada di antara tulang belakang. Kondisi ini menyebabkan matinya jaringan sendi dan memicu kerusakan pada tulang belakang.
sumber :halodoccom
penulis :obatflubatukanakdandewasa 17112022
join grup : Riswan Herbal
join fanpage : Riswan Herbal
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jalan Gardu No. 34 E, Kel. Balekambang, Kec. Kramatjati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
East Jakarta
13530
