Ziera - Hits Produk

Ziera - Hits Produk

Share

Belanja Aman Dan Nyaman Setiap Saat

24/11/2020

:: 5 CARA MENGENCANGKAN KULIT WAJAH TANPA PERAWATAN MAHAL | AMPUH! ::

Ingin menghilangkan keriput dan menjaga tampilan agar selalu awet muda? Simak cara mengencangkan kulit wajah di bawah ini! Gak pake perawatan mahal!
Masalah kulit kendor tidak hanya dialami oleh orang dewasa dan lansia.

Adanya kerutan dan garis pada wajah kini merupakan masalah yang dialami para remaja juga, lho.

Ya, walaupun umur menjadi faktor utama penyebab wajah keriput, ada faktor-faktor lain yang mendukung melonggarnya lapisan-lapisan kulit.

Nah, untuk kamu yang sedang bingung cara mengencangkan kulit wajah, kami punya, nih, solusi ampuhnya.
Tanpa merogoh kocek dalam-dalam untuk perawatan mahal, lebih baik pantengin terus artikel di bawah ini!

Penyebab Keriput di Wajah
Sebelum mempelajari cara mengencangkan kulit wajah, ada baiknya jika kita tahu penyebab keriput di wajah.
Mengapa?
Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Selain itu, mengetahui penyebab kerutan di wajah juga dapat mencegah kulit kendor di masa depan.
Penyebab keriput di wajah dapat diakibatkan oleh beberapa sebab.

Simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Usia
Keriput merupakan garis, lipatan, atau kerutan yang muncul pada kulit.
Hal ini terjadi pada kulit yang kehilangan elastisitas, yang mana akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu.
Penyebab kulit keriput karena usia ini merupakan faktor yang wajar.
Dengan bertambahnya umur, produksi lemak dan kolagen pada tubuh kita akan menurun sehingga kesegaran kulit pun otomatis menghilang sedikit demi sedikit.

2. Merokok
Berbeda dengan faktor umur yang tidak bisa kita hindari.
Penyebab keriput di wajah satu ini bisa kita cegah.
Nikotin pada rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Ketika menyempit, darah akan lebih sulit mengalir ke seluruh tubuh, membuat kulit terlihat pucat dan kehilangan oksigen.
Selain zat nikotin, terhitung ada 4000 zat berbahaya kainnya yang dapat menyebabkan keriput.

3. Terpapar Sinar UV Matahari
Sahabat 99, hati-hati kalau keluar rumah tanpa sunscreen.
Radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan oleh matahari sudah terbukti dapat mempercepat penuaan wajah.
Menurut sebuah penelitian di Rusia, 80% orang dengan keriput di wajahnya menghabiskan kebanyakan waktunya di bawah sinar matahari.
Sinar UV Matahari mampu merusak kolagen dan elastin pada dermis (lapisan kulit).
Sedikit demi sedikit, kolagen dan elastin yang terkikis akan menyebabkan kulit kering dan lebih mudah tertarik gravitasi bumi sehingga terjadinya keriput wajah.

4. Ekspresi Wajah Berlebih
Ayo, siapa yang pernah mendengar istilah orang pemarah lebih cepat tua?
Well, ini dikarenakan ekspresi berlebih yang dilakukan oleh wajah kita dapat mempercepat proses penuaan.
Bagaimana bisa?
Seperti ini, lho…
Dibawah lapisan kulit wajah tersimpan beberapa otot yang bergerak ketika kita berekspresi.
Entah itu bahagia, sedih, atau emosi, otot wajah kita akan bergerak sesuai dengan perasaan yang kita rasakan.
Ketika kita sedang emosi, dahi dan beberapa area di wajah lainnya mengkerut dan mengernyit, menciptakan garis-garis yang nantinya akan membekas bila terus-terusan terjadi.
Maka dari itu, kalau Sahabat 99 enggak mau cepat tua, tahan deh segala emosi gak jelas!

Penyebab Wajah Keriput Lainnya:
• Perubahan hormon drastis
• Keturunan
• Kurangnya melanin
• Penurunan berat badan

Cara Mengencangkan Kulit Wajah dengan Hidup Sehat

1. Menjaga Tubuh agar Terhidrasi
Meminum air putih secara rutin dapat mencegah kerutan pada wajah.
Meskipun terdengar hal sepele, kulit yang kering akan lebih mudah mengeriput karena lapisannya kekurangan kolagen.
Kolagen adalah kunci utama kulit awet muda.
Minum sekitar 8 sampai 10 gelas air puti perharinya untuk mengoptimalisasi pembentukan kolagen dalam kulit.

2. Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Kulit
Selain mencukupi asupan air perharinya, tubuh kita juga membutuhkan makanan bernutrisi dan penuh gizi agar tetap terlihat awet muda.
Makanan yang mengandung antioksidan, beta karoten, Vitamin B, D, dan E, protein, flavonoid, polifenol, dan lemak esential seperti omega 3 juga omega 6 sangat penting bagi kekencangan dan kesehatan kulit.
Nutrisi di atas mampu membangun lapisan kulit sehat, kencang, dan lebih tahan terhadap radikal bebas.
Makanan dan minuman dengan jumlah gizi dan nutrisi penting bagi kulit di antaranya adalah kacang-kacangan, kunyit, teh hijau, yoghurt, susu, sayur , buah, telur, dan yogurt.

3. Pijat Wajah Secara Teratur
Cara mengencangkan kulit wajah berikutnya adalah dengan melakukan pijat secara rutin.
Tekanan pijat pada wajah akan membantu memperlancar sirkulasi darah, mulai dari leher, muka, bahkan sampai kulit kepala.
Gerakan pijat yang ampuh untuk mengencangkan wajah adalah gerakan ke atas atauu memutar di sekitar dahi dan tulang p**i.

Bila dilakukan secara rutin di malam hari, gerakan ini dapat menghilangkan garis halus pada wajah, membuat wajah terlihat seperti tertarik ke belakang.
Sahabat 99 juga bisa mencoba pijat akupresur.
Pijat akupresur adalah terapi pijat yang telah dikembangkan lebih dari 5.000 tahun yang lalu.
Terapi ini dilakukan dengan cara meletakan jari pada beberapa titik wajah tertentu dan memijatnya secara halus.
Selain dapat mengencangkan wajah, pijatan akupresur juga dapat membuat tubuh dan pikiran kita lebih rileks.

4. Berolahraga dengan Rutin
Umumnya, melakukan olahraga secara disiplin dan teratur dapat meningkatkan kesehatan dan kesegaran tubuh.
Olahraga tidak hanya dikhususkan untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.
Pasalnya, olahraga juga merupakan solusi aman dan sehat bagi orang-orang yang sedang mengidap beberapa penyakit tertentu.
Nah, olahraga juga dapat menghilangkan kerut pada wajah, lho.

Tubuh kita memerlukan dorongan peredaran darah yang lancar agar tetap terlihat awet muda…
…dan melakukan olahraga seperti bersepeda, cardio, aerobik, senam wajah, dan yoga dapat sangat membantu!
Cara Mengencangkan Kulit Wajah Menggunakan Masker Alami

Salah satu solusi wajah awet muda adalah dengan melakukan perawatan masker wajah alami.
Enggak usah khawatir dengan harga atau prosesnya yang ribet, Sahabat 99.
Kalau enggak percaya, lihat saja ramuannya di bawah ini!
Masker untuk Kulit Kering dan Keriput

1. Jeruk Nipis
• Peras jeruk nipis dan campurkan dengan sedikit air
• Oleskan pada wajah dan tunggu selama 15 menit
• Bilas menggunakan air hangat

2. Putih Telur
• Siapkan satu putih telur yang sudah dipisahkan dari kuningnya
• Campurkan putih telur dengan 1 sendok makan air perasan jeruk nipis atau lemon
• Biarkan sampai masker wajah untuk kulit kering dan keriput ini mengeras
• Bilas menggunakan air hangat sampai bersih

3. Air Rendaman Beras
• Rendam beras di dalam air selama satu jam
• Basuh wajah menggunakan air rendaman beras dan diamkan sampai 10 menit
• Bilas wajah menggunakan air hangat sampai bersih

4. Lidah Buaya
• Pindahkan gel lidah buaya pada mangkuk atau piring kecil dan masukkan ke dalam kulkas selama 10 menit
• Setelah terasa lebih dingin, oleskan pada wajah dan diamkan selama 15 menit
• Bilas wajah menggunakan air hangat sampai bersih
• Apabila masih terasa lengket, gunakan sabun pencuci wajah

5. Stroberi
• Pilih stroberi yang terlihat tidak terlalu matang, namun sudah cukup merah
• Haluskan stroberi dan campurkan dengan susu sampai mengental
• Oleskan pada wajah dan biarkan selama 10 sampai 15 menit
• Bilas masker wajah stroberi menggunakan air hangat sampai bersih

23/11/2020

:: PENUAAN DINI: PENYEBAB DAN CARA MENCEGAHNYA ::

Seiring bertambahnya usia, proses internal tubuh akan melambat. Hal ini bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan kelelahan. Namun, perubahan ini bisa terjadi lebih awal yang dikenal dengan istilah penuaan dini. Memang kita tidak mungkin menghindari terjadinya penuaan.
Tapi, kita bisa mencegah datangnya penuaan yang datang terlalu cepat.

Tanda-tanda penuaan dini Proses penuaan setiap manusia memang berbeda-beda.
Namun, seseorang bisa dianggap mengalami penuaan dini jika proses tersebut terjadi sebelum usia 35 tahun.

Berikut tanda-tanda penuaan dini yang harus kita sadari:

1.Muncul bintik hitam Bintik hitam biasanya muncul di area wajah, punggung tangan, atau lengan bagian bawah. Kondisi ini terjadi karena paparan sinar matahari yang memicu hiperpigmentasipada kulit.

2. Kulit tangan mengkerut Seiring waktu, lapisan atas kulit menjadi lebih sedikit dan mengandung lebih sedikit protein penyusun, seperti kolagen. Hal ini membuat kulit tagan terlihat mengkerut, tipis, dan rentan keriput.

3. Peradangan atau hiperpigmentasi di sepanjang dada Banyak orang mengalami perubahan warna yang tidak merata di dada seiring bertambahnya usia. Mirip dengan bintik matahari, kondisi ini bisa disebabkan oleh kerusakan sel tubuh akibat paparan sinar matahari. Hiperpigmentasi semacam ini juga bisa terjadi akibat eksim atau kondisi kulit lainnya yang merusak sel melanin di kulit.

4. Kulit kering atau gatal Kulit kering atau gatal bisa terjadi karena penipisan kulit yang memicu dehidrasi. Akibatnya, kulit akan menjadi lebih kering dan rentan mengelupas.

5. Muncul kerutan atau kulit mengendur Saat memasuki usia 30-an, kulit memperlambat produksi kolagen sehingga mudah kehilangan kekenyalan dan elastisitasnya. Akibatnya, kulit menjadi mengendur dan muncul kerutan. Biasanya, kondiis ini sering terjadi di area sekitar otot yang sering digunakan, seperti dahi, atau area tubuh yang sering terpapar sinar matahari.

6. Rambut rontok Rambut rontok terjadi karena sel induk yang memicu pertumbuhan rambut baru di folikel mati. Kondisi ini bisa terjadi karena pengaruh perubahan hormon, faktor lingkungan, genetika, dan pola makan.

Penyebab penuaan dini Ada berbagai faktor yang bisa memicu penuaan dini.
Berikut faktor tersebut:

- Merokok Racun dalam asap rokok membuat kulit Anda terkena stres oksidatif. Hal ini menyebabkan kekeringan, kerutan, dan tanda penuaan dini lainnya.

- Paparan sinar matahari dan tanning Sinar ultraviolet bisa menembus kulit melalui tanning dan paparan sinar matahari. Hal ini bisa merusak DNA di sel kulit yang memicu keriput.

- Pola tidur Tidur memberi tubuh kesempatan untuk menyegarkan dan meregenerasi sel. Riset menunjukkan kualitas tidur yang buruk bisa menyebabkan penuaan dini dan mengurangi fungsi penghalang kulit.

- Pola makan Banyak riset membuktikan mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan dapat merusak kulit.

- Konsumsi alkohol dan kafein Konsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan membuat tubuh dehidrasi. Seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan kulit kendur dan kehilangan bentuknya.

- Stres Stres dapat memicu respons peradangan di tubuh serta merusak kebiasaan tidur yang menyebabkan penuaan dini.

Mencegah penuaan dini Kabar baiknya, ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penuaan dini. Berikut cara tersebut:

- Gunakan tabir surya Mengenakan tabir surya dengan minimal SPF 30 setiap hari bisa menghalagi radiasi sinar ultraviolet yang memicu penuaan dini.

- Hapus riasan sebelum tidur Kebiasaan mencuci muka bisa memengaruhi penampilan kulit. Sebaiknya, bersihkan wajah dua kali sehari menggunakan air hangat dan pembersih ringan. Pastikan wajah juga bebas dari alas bedak dan residu lain sebelum tidur.

- Tidur teratur Tidur teratur dan berkualitas akan memberi waktu kulit untuk melakukan regenerasi sehingga bisa terlihat segar setiap hari.

- Konsumsi makanan bergizi seimbang Diet seimbang membantu memastikan kita mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan sel kulit yang sehat.

- Jaga asupan cairan Dehidrasi bisa membuat kerutan lebih cepat muncul. Untuk mencegahnya, konsumsi minimal delapan gelas air setiap hari untuk menghidrasi tubuh.

- Rutin olahraga Rutin olahraga membantu meningkatkan sirkulasi tubuh, yang membuat kulit lebih sehat. Hal ini dapat membantu kulit terlihat lebih muda.

21/11/2020

:: HILANGKAN BEKAS LUKA DENGAN 7 CARA ALAMI INI ::

Jakarta - Memiliki bekas luka pada tubuh bukan hanya membuat kamu menjadi tidak nyaman, tapi juga kurang percaya diri. Hal yang menjadi masalah juga adalah jika bekas luka terdapat pada area kulit yang tidak tertutup oleh pakaian. Sebenarnya bekas luka sendiri dapat dihilangkan secara cepat dengan mengunjungi dokter spesialis kulit. Namun, sebelum mengunjungi dokter spesialis kulit, ada baiknya kamu mencoba bahan alami penghilang bekas luka berikut ini:

1. Jeruk Nipis
Jeruk nipis merupakan salah satu bahan alami yang sudah terkenal dapat digunakan untuk mencerahkan kulit, khususnya area wajah. Ternyata, manfaatnya tak sampai di situ saja, jeruk nipis juga efektif untuk menghilangkan bekas luka di kulit. Hal tersebut terjadi karena adanya kandungan Alpha Hydroxy Acids (AHA) dalam jeruk nipis yang mampu mengangkat sel kulit mati, mempercepat proses regenerasi kulit, dan mengembalikan elastisitas kulit.
Ketika menggunakannya, bahan alami ini akan membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari. Jadi, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya setiap kali bepergian, ya!

2. Madu
Selain dapat digunakan sebagai pelembap kulit, madu juga efektif jika digunakan sebagai bahan alami penghilang bekas luka. Madu mengandung bahan-bahan yang dapat membantu kulit mempercepat proses regenerasi sel-sel di dalamnya. Terkait dengan hal tersebut, kamu dapat mencampurkan madu dan baking soda secukupnya yang digunakan sebagai scrub untuk menghilangkan bekas jerawat.

3. Bawang Merah
Sifat antiinflamasi yang terkandung di dalam bawang merah dapat menghambat kolagen dalam bekas luka, sehingga bekas luka terlihat samar. Namun, jika kamu ingin menggunakan bahan alami yang satu ini untuk menghilangkan bekas luka di kulit wajah, sebaiknya kamu diskusikan terlebih dulu dengan dokter, ya! Pasalnya, ada beberapa orang yang memiliki kulit wajah yang sangat sensitif terhadap bahan-bahan apapun.

4. Lidah Buaya
Sama seperti pada bawang merah, sifat antiinflamasi pada lidah buaya dapat membantu mengurangi iritasi kulit dan membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada bekas luka. Tidak sampai di situ saja, lidah buaya juga dapat mengurangi pembengkakan, membantu memperbaiki kerusakan kulit, serta meregenerasi kulit. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu dapat melakukan cara ini di pagi setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

5. Timun
Timun merupakan bahan alami yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit, seperti lemon atau jeruk. Bahan alami yang satu ini cocok digunakan seseorang yang memiliki kulit sensitif. Bukan hanya membantu menghilangkan bekas luka, timun dapat digunakan sebagai bahan pencerah dan mengenyalkan kulit wajah.

6. Minyak Zaitun
Minyak zaitun kaya akan vitamin K dan vitamin E yang baik untuk kulit. Selain kedua vitamin tersebut, minyak zaitun mengandung antioksidan dan asam yang tinggi yang efektif dalam menghilangkan bekas luka. Untuk hasil yang maksimal, kamu juga dapat mencampurkan minyak zaitun dengan baking soda. Kemudian, gosokkan perlahan pada area bekas luka. Lakukan secara rutin, agar bekas luka perlahan memudar.

7. Teh Hijau
Teh hijau merupakan tanaman herbal yang sangat populer di kalangan pecinta herbal. Bukan hanya baik bagi kesehatan, teh hijau juga efektif dalam menghilangkan bekas luka pada tubuh. Hal tersebut dapat terjadi karena kandungan Epigallocatechin Gallate (EGCG) atau katekin, yaitu zat yang bersifat antioksidan, antibakteri sekaligus antiinflamasi terbukti dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit.

Sebagian besar orang akan bergantung pada obat-obatan sebagai cara menghilangkan bekas luka. Ternyata, bekas luka tersebut dapat hilang jika kamu menggunakan bahan-bahan alami tersebut. Selamat mencoba!

20/11/2020

:: 10 KEBIASAAN BURUK BIKIN JERAWAT MAKIN PARAH! ::

Punya jerawat tak kunjung hilang? mungkin Anda memiliki kebiasaan yang memperparah jerawat.

Membasmi jerawat memang tidak mudah. Namun, produk perawatan wajah yang mahal saja tidak akan berhasil jika kebiasaan sehari-hari yang menjadi faktor penyebab jerawat masih juga Anda lakukan.
Simak kebiasaan buruk serta berbagai makanan penyebab jerawat apa saja yang harus dihindari, agar jerawat tak lagi muncul dilansir Hello Sehat.

1. Menyentuh wajah dengan tangan kotor
Ini adalah penyebab jerawat yang paling sering dilakukan banyak orang. Bakteri dan berbagai kotoran yang menempel di tangan Anda dapat menempel kulit dan menyumbat pori-pori. Nah, hal inilah yang membuat kulit Anda jadi rentan berjerawat.

Selain kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan kotor, benda-benda yang menempel di wajah Anda seperti handphone, alat make-up, bahkan keringat pun dapat memicu tumbuhnya jerawat.

Untuk menghindarinya, kurangi kebiasaan menyentuh wajah atau gunakan tisu bersih saat menyentuh jerawat. Gunting selalu kuku Anda atau selalu dibersihkan bila Anda ingin memiliki kuku panjang. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan tangan dengan rutin cuci tangan.
Sebaiknya, bersihkan juga benda-benda yang sering Anda gunakan sehari-hari seperti handphone, alat makeup, handuk, serta lap wajah secara rutin agar tidak menjadi sarang bakteri yang dapat membuat wajah Anda semakin berjerawat.

2. Rambut yang kotor
Tidak semua orang keramas setiap hari. Ada yang hanya kemaras setiap dua kali sehari atau ada juga mungkin keramas seminggu sekali. Terlepas dari seberapa sering Anda keramas, penting bagi Anda untuk melakukan keramas secara rutin. Apalagi jika Anda salah satu orang dengan rambut tipis, panjang, dan berponi.

Pasalnya, jarang keramasan selain membuat rambut Anda jadi bau dan lepek juga dapat menyebabkan kotoran pada rambut menempel pada wajah. Akibatnya, kulit Anda jadi rentan berjerawat. Jika memungkinkan, cucilah rambut Anda secara rutin dan sebaiknya hindari menggunakan produk rambut pada area dahi.

3. Terlalu cepat menyerah dengan obat jerawat
Perawatan wajah untuk mengobati jerawat memerlukan waktu sebelum akhirnya menunjukkan hasil. Biasanya tidak mungkin terjadi perubahan yang drastis hanya dalam kurun waktu seminggu.
Jadi jangan langsung buru-buru ganti obat kalau belum terlihat efeknya. Pengobatan jerawat dapat memakan waktu satu bulan atau lebih sebelum hasilnya terlihat.

4. Terlalu sering mencuci muka atau melakukan eksfoliasi (scrub)
Salah satu kunci untuk memiliki kulit yang bebas dari jerawat adalah dengan menjaga kebersihan muka. Karena itu selama ini Anda mungkin menjaga kebersihan dengan sering-sering cuci muka. Namun, terlalu sering mencuci muka justru memicu jerawat.

Pasalnya hal tersebut dapat membuat kulit iritasi dan semakin sensitif, karena sebenarnya wajah memproduksi minyak untuk melembabkan dan melindungi wajah. Selain itu, mencuci muka berkali-kali dengan sabun dapat menyebabkan acne detergicans, yaitu kondisi di mana jerawat timbul akibat reaksi terhadap zat yang terkandung dalam sabun atau pembersih.
Karena itu, keliru kalau Anda selama ini terlalu sering cuci muka untuk membersihkan jerawat. Cukup mencuci muka sebanyak 2 kali sehari dengan air dan sabun yang sesuai dengan kondisi kulit wajah. Jika wajah Anda berjerawat, hindari menggunakan scrub wajah yang malah bisa membuat iritasi.

5. Cara mencuci muka yang kurang tepat
Sudah pakai segudang produk pembersih wajah, tapi wajah masih terasa kurang bersih dan jerawat justru tambah banyak? Bisa jadi Anda tidak cuci muka dengan benar. Banyaknya produk pembersih wajah yang digunakan sebenarnya bukan jaminan untuk mendapatkan kulit yang bersih dan bebas dari kotoran.

Pastikan Anda selalu mencuci tangan sampai bersih sebelum cuci muka. Setelah itu, jika Anda pakai makeup, maka bersihkan riasan terlebih dahulu dengan menggunakan pembersih khusus sesuai dengan jenis kulit. Nah, barulah ke tahap mencuci muka. Gunakan sabun pembersih sesuai dengan jenis kulit Anda. Pijat wajah dengan lembut selama beberapa detik lalu bilas sampai bersih dengan air yang mengalir.

Jika Anda mencuci wajah menggunakan handuk atau waslap, perhatikan juga kebersihannya. Bakteri yang ada pada handuk akan berpindah ke wajah dan malah jadi penyebab jerawat. Ingat, jangan menggosokkan handuk ke wajah saat mengeringkan muka. Karena hal ini dapat mengancam elastisitas kulit wajah. Biarkan wajah mengering dengan sendirinya atau tepuk-tepuk muka dengan handuk bersih. Tepuk-tepuk kain lap yang lembap pada kulit dengan gerakan menyapu ke bawah.

6. Sering mengorek dan memencet jerawat
Sebaiknya tinggalkan jauh-jauh kebiasaan ini. Memencet jerawat tidak akan menghilangkannya, tetapi malah menimbulkan kerusakan dan bekas luka pada kulit wajah. Bahkan, banyak dermatologis yang mengatakan bahwa Anda tidak boleh sekalipun memencet jerawat — Anda bisa melukai kulit wajah jika sembarangan pencet jerawat. Saat Anda memencet jerawat, Anda justru akan melunakkan kulit, menyebabkan jaringan kulit rentan sobek.
Gunakan pengobatan yang tepat untuk mengurangi jerawat dan meminimalisir timbulnya bekas luka.

7. Pakai kosmetik yang salah
Pemilihan kosmetik yang tidak tepat dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori dan penumpukan komedo. Hal inilah yang menyebabkan kemunculan jerawat.
Jika kulit Anda memang rentan berjerawat, pilihlah jenis kosmetik yang berlabel khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat (for oily and acne-prone skin). Pastikan juga kosmetik pilihan Anda memiliki label non-komedogenik yang tidak menyumbat pori.

8. Pakai hair spray atau minyak rambut
Penggunaan produk perawatan rambut dapat memicu jerawat di dahi atau di sekitar garis rambut. Contohnya, minyak rambut atau hair spray. Begitu Anda menyemprotkan atau mengoleskan produk tersebut ke rambut Anda, kemungkinan besar sisanya bisa mengenai kulit di sekitar dahi. Produk tersebut tidak dibuat untuk kulit wajah sehingga bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori dan munculnya jerawat.
Jadi, gunakan minyak rambut secukupnya, jangan terlalu banyak. Kemudian, atur jarak penyemprotan hair spray dan tutupi wajah dengan tangan Anda ketika menyemprotkannya.

9. Stres
Tanpa Anda sadari, berbagai tuntutan pekerjaan dan masalah pribadi dapat menyebakan Anda stres. Berbagai penelitian menunjukkan hubungan stres dan berbagai penyakit di tubuh. Termasuk pada kulit Anda.

Ya, beberapa studi telah menunjukkan bahwa stres dapat memicu jerawat untuk menjadi lebih buruk. Stres bukan penyebab jerawat muncul, tetapi dapat membuat jerawat bertambah parah.

Saat stres, kebiasaan buruk dapat menjadi semakin buruk dan dapat menyebabkan jerawat. Kebiasaan buruk meliputi merokok, minum alkohol, makan berlebihan, dan makan terlalu banyak gula. Mengonsumsi banyak gula yang diproses dapat menyebabkan peningkatan insulin, sehingga produksi minyak meningkat dan memperburuk kondisi jerawat.

10. Tekanan atau gesekan pada kulit
Menggunakan helm, bra, atau pad bahu dapat menyebabkan jerawat di badan bertambah buruk. Jika Anda sedang telepon, meletakkan handphone di p**i juga dapat menjadi penyebab jerawat muncul atau menjadi lebih parah.
Meskipun penyebab jerawat masih ada yang tidak diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor di atas dapat menjadi salah satu penyebab jerawat maupun menjadi faktor yang membuat Anda lebih berisiko jerawatan.

Jadi banyak hal yang dapat memicu jerawat atau justru membuatnya memparah, jadi jangan lakukan kebiasaan di atas.

19/11/2020

:: 7 PERAWATAN RUMAHAN TERBAIK UNTUK KULIT BERMINYAK ::

Kulit berminyak terjadi ketika kelenjar sebaceous di kulit menghasilkan terlalu banyak sebum. Sebum sangat penting untuk menjaga kulit tetap sehat. Namun, terlalu banyak sebum dapat menyebabkan kulit berminyak, pori-pori tersumbat, dan jerawat. Seperti dilansir laman American Academy of Dermatology meskipun kulit berminyak dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan peningkatan jerawat, namun kulit berminyak juga memiliki banyak manfaat.

Minyak membantu menjaga kulit, dan orang-orang dengan kulit berminyak cenderung memiliki kulit lebih tebal dan lebih sedikit kerutan. Kuncinya adalah untuk mencapai keseimbangan antara memiliki terlalu banyak minyak dan menjaga kelembaban alami kulit Anda. Merawat kulit berminyak seringkali mengharuskan seseorang menjadikan perawatan kulit rutin sebagai kebiasaan. Berikut beberapa perawatan rumah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk kulit berminyak.

1. Mencuci muka secara teratur Menurut laman Medical News Today mencuci muka secara teratur dapat mengurangi jumlah minyak pada kulit.
Metode berikut disarankan untuk mencuci kulit berminyak :
- Cucilah wajah dengan sabun lembut dan air hangat.
- Hindari sabun dengan wewangian, pelembab tambahan, atau bahan kimia keras, yang dapat mengiritasi atau mengeringkan kulit.
- Hindari loofah dan waslap kasar, karena menambahkan gesekan dapat merangsang kulit untuk membuat lebih banyak minyak.
- Jika ini tidak efektif, beberapa produk perawatan jerawat dapat membantu. Produk-produk ini mengandung asam yang dapat mengatasi kulit berminyak, seperti, asam salisilat, asam glikolat, asam beta
-hidroksi, benzoil peroksida. Cucilah wajah Anda setiap pagi, sore, dan setelah berolahraga. Saat mencuci, tahan godaan untuk menggosok kulit Anda
- bahkan untuk menghilangkan make up. Menggosok muka dapat mengiritasi kulit Anda, yang dapat membuatnya terlihat lebih buruk.

2. Jangan pilih produk perawatan kulit yang berlabel "bebas minyak" dan "noncomedogenic” Saat memilih produk perawatan kulit, hindari produk yang berlabel "bebas minyak" dan "noncomedogenic.” Hal ini berarti bahwa produk yang memiliki label ini - termasuk pembersih, pelembab dan makeup - tidak akan menyumbat pori-pori Anda atau menyebabkan jerawat.

3. Gunakan toner Toner astringent yang mengandung alkohol cenderung mengeringkan kulit. Namun, menurut sebuah studi 2014, astringen alami, seperti witch hazel, dapat memiliki sifat menenangkan kulit. Witch hazel memiliki kandungan tanin yang tinggi yang menjadikannya zat alami dan anti-inflamasi. Banyak orang dengan kulit berminyak menggunakan witch hazel sebagai satu-satunya toner mereka.

Pada beberapa orang, toner astringen alami dapat membuat pori-pori yang membesar tampak lebih kecil dan menghilangkan sedikit produk atau makeup yang dapat menyumbat pori-pori. Namun, produk ini mungkin tidak berfungsi untuk semua orang. Beberapa mungkin menemukan bahwa wajah mereka kesemutan atau gatal ketika menggunakan toner astringent. Jika ini terjadi, itu mungkin tanda iritasi yang dapat menyebabkan lebih banyak produksi sebum.

4. Tepuk-tepuk wajah sampai kering Saat mengeringkan wajah setelah mencuci dan menggunakan toner, Anda harus menepuk-nepuk kulit dengan handuk lembut. Ini harus dilakukan dengan hati-hati. Tidak disarankan untuk menarik kulit dengan handuk, atau menggunakan kain lap kasar, karena dapat merangsang kulit untuk membuat lebih banyak sebum.

5. Gunakan kertas blotting atau kertas minyak untuk wajah Banyak perusahaan membuat kertas blotting atau kertas minyak untuk wajah yang dirancang khusus untuk menyerap minyak dari kulit. Kertas blotting tidak akan mengobati produksi sebum di kulit, tetapi mereka dapat digunakan untuk mengangkat minyak berlebih dari kulit sepanjang hari untuk membuatnya tidak tampak mengkilap.

6. Gunakan masker wajah Masker wajah tertentu mungkin bermanfaat untuk merawat kulit berminyak. Ini mungkin mengandung bahan-bahan seperti :

- Tanah liat. Masker yang mengandung mineral seperti smectite atau bentonite dapat menyerap minyak dan mengurangi tingkat kemilau kulit dan sebum tanpa mengiritasi kulit. Gunakan hanya sesekali untuk mencegah kulit mengering, dan oleskan pelembab lembut sesudahnya.

- Sebuah studi 2011 melaporkan bahwa madu mentah alami memiliki kualitas antibakteri dan antiseptik. Masker wajah madu 10 menit dapat mengurangi jerawat dan kulit berminyak sambil menjaga kulit tetap lembut.

- Masker yang mengandung oatmeal koloid dapat membantu membersihkan kulit, seperti yang disarankan dalam penelitian tahun 2014. Oat mengandung saponin pembersih, antioksidan, dan senyawa anti-inflamasi yang lembut yang dapat menenangkan kulit yang teriritasi.

7. Oleskan pelembab Sementara banyak orang dengan kulit berminyak menghindari pelembab karena takut kulit mereka akan terlihat lebih berminyak, namun menggunakan pelembab yang tepat justru dapat menguntungkan jenis kulit ini.
Untuk orang-orang dengan kulit yang sangat berminyak, pelembab bebas minyak dapat membantu menjaga kulit tetap lembab dan terlindungi, tanpa terasa berminyak.

Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa lidah buaya bisa menjadi pelembab yang baik untuk merawat jerawat dan kulit berminyak. Senyawa tertentu dalam lidah buaya dapat memiliki efek menenangkan alami pada kulit. Studi tersebut mencatat bahwa suatu produk harus memiliki setidaknya 10 persen gaharu di dalamnya untuk menjadi pelembab yang efektif. Beberapa orang memilih untuk menggunakan gel lidah buaya murni untuk melembabkan, tetapi mereka perlu mewaspadai bahan-bahan yang tersembunyi, terutama alkohol terdenaturasi, yang dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit.

18/11/2020

:: 5 HAL MENGEJUTKAN YANG MENYEBABKAN KULIT KERIPUT ::

Kerutan atau adanya keriput merupakan kondisi lipatan di kulit yang sering dikaitkan dengan penuaan. Ketika Anda beranjak tua, sel-sel kulit Anda membelah lebih lambat, yang menyebabkan penipisan pada kulit. Kulit kering, tipis, dan kehilangan elastisitas umum terjadi saat Anda menua dan akibatnya muncul kerutan di kulit Anda.

Faktor lain juga bisa mempercepat proses penuaan dan menyebabkan penuaan dini, seperti faktor lingkungan seperti matahari dan polusi. Lalu, selain usia apalagi yang jadi penyebab kulit keriput?
Selain usia, apa lagi yang menjadi penyebab kulit keriput?

1. Kena sinar matahari terlalu sering
Penyebab kulit keriput bisa jadi akibat kena sinar matahari terlalu sering. Ini juga bisa menjadi salah satu bukti, bahwa sinar ultraviolet telah menembus dan merusak struktur pendukung di kulit.
Kebanyakan kerutan atau keriput disebabkan karena kulit sering terkena sinar matahari tanpa adanya perlindungan. Coba gunakan tabir surya atau topi untuk memperlambat datangnya keriput di tubuh.

2. Merokok
Tahukah Anda bahwa merokok mempercepat proses penuaan? Ya, merokok selain berdampak buruk pada paru-paru dan kesehatan tubuh lainnya, rokok juga bisa memicu adanya kerutan kulit. Nantinya kebiasaan ini makin membuat Anda terlihat tua dari usia Anda yang sesungguhnya.
Semakin banyak dan lama Anda merokok, semakin banyak kerutan yang akan muncul. Kerutan juga akan terlihat lebih dalam bagi para perokok. Tembakau punya efek yang bisa mengakibatkan warna kulit terlihat tidak sehat dan bertekstur kasar.

3. Akibat kontraksi otot wajah
Penyebab kulit keriput di ujung mata atau di antara alis mata diperkirakan karena kontraksi kecil otot. Sehari-hari selama hidup, kebiasaan ekspresi wajah seperti murung, tersenyum, atau menyipitkan mata akan meninggalkan tanda keriput di kulit.

4. Posisi tidur
Cara Anda tidur sebenarnya dapat menjadi salah satu hal penyebab kulit keriput. Tidak peduli seberapa halusnya bantal Anda, tetap saja menaruh tekanan pada wajah Anda di malam hari bisa membuat kulit keriput.
Jika salah posisi tidur telah berlangsung selama bertahun-tahun, hal ini bisa meninggalkan garis di dagu, p**i, atau kening. Disarankan untuk tidur menghadap atas atau telentang guna mencegah keriput di wajah.

5. Diet yang putus nyambung
Beberapa ahli percaya bahwa orang yang sering melakukan diet tapi polanya putus nyambung selama beberapa tahun bisa merusak kulit. Pasalnya, kulit nantinya akan melebar dan mengecil p**a seiring dengan perkembangan berat badan yang naik turun. Ini akan merusak struktur elastisitas yang membuat kulit terlihat muda dan kencang.

LALU BAGAIMANA CARA MENCEGAH KULIT KERIPUT ?
Kulit keriput atau berkerut memang akan muncul seiring bertambahnya usia. Selain bisa menghindari beberapa faktor penyebab keriput di atas, ada baiknya Anda juga mencegah
kulit keriput dengan beberapa cara berikut ini:

1. Hindari paparan matahari dan polusi
Menghindari paparan matahari berlebih merupakan salah satu cara penting yang harus Anda lakukan. Coba juga untuk memakai pakaian warna putih atau terang, dan gunakan topi ketika berada di luar ruangan.
Polusi udara seperti asap kendaraan. Ini merupakan sedikit contoh dari polusi yang bisa menuakan kulit dan menyebabkan kerutan dini. Hindari melakukan tanning, yang dampaknya akan lebih buruk daripada keriput akibat sinar matahari.

2. Gunakan tabir surya
Tabir surya selain bisa melindungi kulit dari kerusakan sinar matahari, ia juga bisa memberikan perlindungan antipenuaan dasar di kulit.
Gunakan setidaknya sunscreen atau tabir surya setidaknya dengan kandungan SPF 15 pada saat 30 menit sebelum terkena paparan sinar matahari untuk melindungi kulit dan sinar UVA dan UVB yang berbahaya. Carilah yang terdapat kandungan zink atau titanium oksida di dalamnya.

3. Hindari merokok
Menghindari merokok merupakan salah satu cara mencegah kulit keriput. Nyatanya merokok bisa mengurangi oksigen dan nutrisi dan juga meningkatkan jumlah radikal bebas dalam sel tubuh.
Hal tersebut merupakan penyebab utama faktor penuaan kulit. Jumlah konsumsi rokok dan lamanya Anda merokok berhubungan dengan peningkatan kerutan dini di wajah dan tubuh Anda.

4. Olahraga teratur
Olahraga selain baik untuk kesehatan jantung, ternyata juga bisa menjadi cara mencegah kulit keriput cepat muncul. Olahraga bisa membuat sistem kardiovaskular Anda bergerak, di mana ini bagus untuk kulit guna mendapatkan nutrisi dan oksigen secara maksimal. Anda sebaiknya melakukan olahraga kardiovaskular untuk jantung dan kesehatan kulit.

5. Mulai hidup sehat
Makan makanan penuh bergizi, minum air mineral yang cukup, dan tidur cukup setiap harinya merupakan perawatan dasar untuk mencegah kulit keriput muncul lebih cepat. Penuhi juga sebanyak delapan sampai sepuluh sajian buah dan sayuran setiap harinya.
Perbanyak makan ikan yang mengandung tinggi akan lemak asam omega-3, seperti mackerel,atau tuna. Makanan tersebut memiliki kemampuan melawan proses penuaan karena penuh dengan antioksidan, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk melawan kerutan.

6. Hindari stres
Ketika Anda stres, tubuh Anda mengeluarkan hormon penuaan yang kuat yang bernama kortisol ke dalam aliran darah. Bila Anda menderita stres kronis, lakukan yoga, menulis di jurnal, menyanyi, berjalan kaki, meditasi. Lakukan apa pun yang bekerja untuk mengurangi stres Anda.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jakarta
10110

Opening Hours

Monday 08:00 - 18:00
Tuesday 08:00 - 18:00
Wednesday 08:00 - 18:00
Thursday 08:00 - 18:00
Friday 09:00 - 18:00
Saturday 08:00 - 18:00