Dahlia Natural Healthy
shaklee product
Apa itu GMO?
GMO (Genetic Modified Organism) adalah organisme yang dimodifikasi secara genetik (rekayasa genetika). Dalam modifikasi genetik tanaman pangan, para ilmuwan mengambil satu atau lebih gen dari DNA organisme lain seperti bakteri, virus, atau organisme lain dan menggabungkan mereka ke dalam DNA tanaman yang ingin dimodifikasi. Dengan menambahkan gen baru para ilmuwan berharap tanaman akan memiliki sifat-sifat yang terkait dengan gen yang ditambahkan. Sebagai contoh: ada ilmuwan yang mengambil gen dari bakteri Bacillus thuringiensis (Bt) dan memasukan kedalam DNA jagung. Bt menghasilkan protein yang dapat membunuh serangga, sehingga jagung yang sudah di modifikasi diharapkan menghasilkan peptisida sendiri.
GMO adalah teknologi yang berbahaya?
Masalah Utama dari rekayasa genetik adalah proses memasukan gen ke DNA tanaman pangan dilakukan secara acak; para ilmuwan tidak mengetahui pengaruh dari gen tersebut. Hal ini dapat mengganggu fungsi gen lain dan menciptakan protein baru yang tidak seharusnya terletak pada makanan dan dapat menyebabkan keracunan atau alergi.
GMO adalah teknologi Radikal?
Para pendukung GMO mengatakan bahwa GMO adalah bentuk lain dari perkawinan silang tanaman. Faktanya GMO sangat jauh berbeda. Perkawinan silang dilakukan antara tananman dengan jenis yang sama untuk menghasilkan varietas baru. Para ilmuwan genetik melewati batas ini dengan melakukan transfer gen dari bakteri, virus, dan bahkan binatang-- tanpa memperdulikan akibatnya.
GMO menggunakan teori usang?
GMO berdasarkan sebuah terori yang bernama Central Dogma, yang menyatakan bahwa satu gen mewakili satu protein. Tetapi, para ilmuwan dari United States National Human Genome Research Institute menemukan bahwa hal tersebut TIDAK BENAR, dan cara kerja gen yang sangat komplek belum dipahami seluruhnya. Penemuan ini merusak dasar-dasar teori GMO.
Beberapa contoh kasus akibat GMO pada makanan.
1. Tragedi Tryptophan
GMO dari suplemen L-tryptophan bertanggung jawab atas kematian 37 orang dan cacat ribuan orang di tahun 1989
2. GMO kentang meracuni tikus
Pada akhir 1990an, Arpad Pusztai, Ph.D., Ilmuwan biologi molekul, melakukan penelitian tentang GMO pada kentang di Rowett Research Institute in Scotland. Pusztai memberikan kentang tersebut pada tikus, dan hasilnya tikus-tikus tersebut mengalami kerisakan pada organ dalam, dan sistem imun.
3. GMO pada kacang kedelai mambah tingkat kematian pada tikus dan membuat hamster mandul
Pada 2006 penelitian oleh Irina Ermikova dari Russian National Academy of Sciences menemukan bahwa lebih dari 1/2 anak tikus yang induknya di berikan kacang kedelai hasil GMO mati dalam 3 minggu. dalam penelitian lain di temukan bahwa hamster yang di beri makan kacang kedelai GMO sudah tidak dapat mengasilkan keturunan pada generasi ke tiga. Anak hamster juga sulit berkembang dang tingkat kematiannya tinggi.
Tindakan pencegahan
1. Hindari makanan instan yang mengandung bahan jagung, kacang kedelai, canola, bit, dan kapas yang tidak bersertifikas FREE GMO (Non GMO)
2. Cari label Non-GMO pada setiap produk.
informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.nongmoproject.org.
3. Makan makanan organik.
4. Membeli makanan yang ditanam oleh penduduk lokal
5. Menanam sendiri
Sumber: http://www.non-gmoreport.com/whatisnon-gmo.php
13/04/2014
09/04/2014
Pentingnya Protein Bagi Ibu Menyusui
Masa menyusui merupakan masa yang membahagiakan sekaligus tantangan besar bagi seorang ibu pascamelahirkan. Selama periode ini, setiap ibu penting untuk selalu memerhatikan asupan gizi dan nutrisi. Pasalnya, gizi yang baik turut menentukan kualitas dan kuantitas Air Susu Ibu (ASI).
"Kualitas ASI memang tidak perlu diragukan, karena kalau kurang sedikit saja akan langsung diperoleh dari tubuh ibu. Kalau begini, maka ibu harus menjaga asupan gizi, agar jangan sampai dirinya kekurangan nutrisi," kata dokter ahli gizi, Inge Permadhi, Selasa (21/1/2014).
Salah satu kecukupan unsur nutrisi yang patut diperhatikan adalah protein. Dalam tubuh manusia, protein berfungsi sebagai zat pembangun yang memungkinkan perbaikan sesegera mungkin bila ada bagiannya yang rusak. Protein juga memungkinkan regenerasi sel dan mencukupi kebutuhan energi di saat terdesak.
Protein tersusun atas berbagai asam amino yang dapat diperoleh dari hewan dan tumbuhan. Inge menyarankan ibu menyusui mengonsumsi protein dari kedua sumber tersebut, untuk memperoleh asupan yang lengkap dan utuh. Inge menyatakan, idealnya perbandingan konsumsi protein nabati dan hewani adalah 1 : 1.
"Semuanya memang harus dikonsumsi, namun ibu menyusui sebaiknya memperhatikan asupan protein hewani. Asam amino yang bersumber dari hewan lebih mudah diubah menjadi protein yang sesuai dengan tubuh manusia, dibanding yang bersumber dari tumbuhan," kata Inge.
Hal senada diungkapkan Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (FEMA-IPB), Hardinsyah. Menurutnya, nutrisi yang terkandung dalam pangan hewani, salah satunya protein, lebih mudah dimanfaatkan tubuh manusia. Hardinsyah mengatakan, ibu menyusui membutuhkan protein sebanyak 75-85 gr/orang/hari.
“Kebutuhan tersebut sudah naik 20 gram dibanding saat masih wanita remaja atau dewasa. Kebutuhan ini jangan sampai tidak terpenuhi karena akan mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan. Sebagai makanan utama di 6 bulan pertama hidup anaknya, seorang ibu ingin kualitas terbaik untuk ASInya.,” ujar Hardinsyah.
Creadit:
Rosmha Widiyani. " Pentingnya Protein Bagi Ibu Menyusui." Health.kompas.com.22 Januari 2014
ESP SHAKLEE
Kemasan isi: 850g/botol.
Dosis Pemakaian: 3~4 spoon/hari
wilayah jawa rp528000/ wilayah luar jawa rp572000)
DAHLIA natural healty
Fb: dahlia bunda qeelah
Bbm: 27DC8FA9
Email: [email protected]
07/04/2014
MENGAPA TUBUH PERLU VITAMIN?
Kesehatan adalah aset yang paling berharga bagi manusia. Banyak cara dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar, di antaranya dengan menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.
Namun, waktu yang terbatas sering kali membuat kita tidak sempat berolahraga dan mengabaikan gaya hidup sehat. Hal ini mengakibatkan nutrisi bagi tubuh tidak tercukupi.
Ada banyak kondisi yang menandakan tubuh kita membutuhkan suplemen. Biasanya kita membutuhkan tambahan vitamin ketika sedang sakit, kurang nafsu makan, penyerapan makanan yang tidak baik, dan pada saat banyak beraktivitas atau banyak energi yang terkuras. Gejala-gejala seperti sariawan, dehidrasi, atau gusi berdarah merupakan tanda bahwa tubuh memerlukan tambahan vitamin. Membiarkan keadaan tersebut hingga larut dapat menyebabkan penurunan vitalitas dan imunitas tubuh. Selain itu, orang tua yang berusia di atas 50 tahun juga membutuhkan tambahan vitamin karena tidak memiliki gigi yang lengkap dan cafsu makan yang sudah berkurang. Dengan demikian, metabolisme tubuh mereka tidak bekerja sebaik ketika mereka masih muda.
Oleh karena itu, sebelum tubuh kita terserang penyakit akibat menurunnya fungsi metabolisme, memberikan asupan tambahan makanan menjadi usaha yang tepat. Pada dasarnya, suplemen adalah zat-zat nutrisi tambahan yang dikonsumsi bila tubuh mengalami penurunan fungsi metabolisme. Suplemen berfungsi sebagai makanan tambahan yang akan melengkapi zat-zat nutrisi dalam tubuh. Umumnya, suplemen makanan kesehatan berasal dari bahan-bahan alami tanpa bahan kimia dan merupakan saripati bahan makanan. Kini suplemen telah tersedia dalam berbagai macam bentuk, antara lain kapsul, bubuk, tablet, ataupun cairan.
Yang juga perlu diperhatikan yaitu bahwa setiap manusia mempunyai struktur organ tubuh, jaringan, sel-sel dan fungsi yang berbeda dari manusia lain. Sehingga, kecukupan gizinya pun berbeda. Karena itu, tiap orang membutuhkan asupan suplemen makanan yang berbeda sebagai pelengkap kebutuhan asupan zat gizi.
VITAMIN VS UBAT
Berbeda dengan obat, suplemen termasuk dalam golongan makanan dan terbuat dari bahan-bahan alami. Sekalipun suplemen termasuk dalam golongan makanan, namun sifatnya hanya menambahkan atau melengkapi, tidak berperan sebagai pengganti makanan.
Begitu banyak pilihan suplemen yang ditawarkan para produsen. Memutuskan salah satu yang paling tepat bagi kita memang tidak mudah. Sebelum mengonsumsi suplemen, anda harus betul-betul mengetahui zat dan nutrisi apa yang sedang dibutuhkan oleh tubuh anda, sehingga anda mampu menyesuaikan jumlah yang tepat dari suplemen yg akan Anda konsumsi.
Produsen suplemen yang bertanggung jawab biasanya mencantumkan catatan tambahan mengenai zat tambahan, efek samping, cara pemakaian dan cara penyimpanan produknya. Perhatikan dengan seksama keterangan yang terdapat dalam setiap kemasan suplemen, agar kita mendapatkan hasil yang maksimal.
Peliharalah kesehatan dengan selalu memperhatikan banyaknya asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Jika tubuh mulai merasakan adanya penurunan fungsi metabolisme, suplemen merupakan cara mudah untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Anda.
😊
Contact:
Fb page: DAHLIA natural healthy
Fb: dahlia bunda qeelah
Bbm: 27dc8fa9
Ym: [email protected]
07/04/2014
ESP
Berisi isoflavine yang bertindak seperti hormon estrogen, membantu dalam meningkatkan produksi susu.anslation. Selain itu isoflavine memperlambat, membantu melembabkan, menggebu, dan menganjalkan kulit, dan payudara. Selain itu, kedelai mengandung protein yang tinggi untuk bayi anda
(Kemasan isi: 850g/botol. Dosis Pemakaian: 3~4 spoon/hari
wilayah jawa rp 528000 wilayah luar jawa rp 572000)
ALFALFA
Telah digunakan sekian lama secara tradisi oleh para ibu untuk meningkatkan produksi susu. Selain itu alfalfa bagus untuk kesehatan ginjal dan menurunkan kolesterol
(Kemasan isi: 700 tabs/botol. Dosis Pemakaian: 5~10 tabs/hari
wilayah jawa rp 336600 wilayah luar jawa rp 364650)
OSTEMATRIX
Ini sangat penting untuk memastikan gigi dan tulang Anda. Susu yang Anda berikan kepada bayi mengandung kalsium yang tinggi, jika Anda tidak mengambil kalsium yang cukup, Kalsium dari tulang Anda akan diserap untuk menghasilkan susu.lama kelamaan tulang Anda akan mudah rapuh, gigi rongak, belakang membungkuk. Jadi, pastikan Anda mengambil kalsium yang cukup
(Kemasan isi: 120 caps/botol. Dosis Pemakaian: 2~4 caps/hari
wilayah jawa rp 231000 wilayah luar jawa rp 250250)
VITALEA
Multivitamin yang terpenting untuk anda dan bayi karena memiliki nutrisi lengkap untuk memastikan kesehatan yang sempurna dari segala aspek kesehatan
(Kemasan isi: 120 caps/botol. Dosis Pemakaian: 1~2 capss/hari
wilayah jawa rp 265000 wilayah luar jawa rp 286000)
😊
Contact:
Fb page: DAHLIA natural healthy
Fb: dahlia bunda qeelah
Bbm: 27dc8fa9
Ym: [email protected]
07/04/2014
ESP
Berisi isoflavine yang bertindak seperti hormon estrogen, membantu dalam meningkatkan produksi susu.anslation. Selain itu isoflavine memperlambat, membantu melembabkan, menggebu, dan menganjalkan kulit, dan payudara. Selain itu, kedelai mengandung protein yang tinggi untuk bayi anda
(Kemasan isi: 850g/botol. Dosis Pemakaian: 3~4 spoon/hari
wilayah jawa rp 528000 wilayah luar jawa rp 572000)
ALFALFA
Telah digunakan sekian lama secara tradisi oleh para ibu untuk meningkatkan produksi susu. Selain itu alfalfa bagus untuk kesehatan ginjal dan menurunkan kolesterol
(Kemasan isi: 700 tabs/botol. Dosis Pemakaian: 5~10 tabs/hari
wilayah jawa rp 336600 wilayah luar jawa rp 364650)
OSTEMATRIX
Ini sangat penting untuk memastikan gigi dan tulang Anda. Susu yang Anda berikan kepada bayi mengandung kalsium yang tinggi, jika Anda tidak mengambil kalsium yang cukup, Kalsium dari tulang Anda akan diserap untuk menghasilkan susu.lama kelamaan tulang Anda akan mudah rapuh, gigi rongak, belakang membungkuk. Jadi, pastikan Anda mengambil kalsium yang cukup
(Kemasan isi: 120 caps/botol. Dosis Pemakaian: 2~4 caps/hari
wilayah jawa rp 231000 wilayah luar jawa rp 250250)
VITALEA
Multivitamin yang terpenting untuk anda dan bayi karena memiliki nutrisi lengkap untuk memastikan kesehatan yang sempurna dari segala aspek kesehatan
(Kemasan isi: 120 caps/botol. Dosis Pemakaian: 1~2 capss/hari
wilayah jawa rp 265000 wilayah luar jawa rp 286000)
😊
Contact:
Fb page: DAHLIA natural healthy
Fb: dahlia bunda qeelah
Bbm: 27dc8fa9
Ym: [email protected]
Makanan Ibu Menyusui
Banyak ‘ibu baru’ yang bingung harus makan apa selama periode menyusui buah hatinya. Apa saja sih yang sebaiknya dikonsumsi agar ASI melimpah? Apa saja sih yang tidak boleh dimakan?
Inilah pertanyaan yang kerap dilontarkan oleh para ibu baru ini. Nah, kali ini mari kita menyimak berbagai informasi penting seputar makanan ibu yang menyusui…
Pola Makan Seimbang
Banyak para ibu yang tidak merasa penting untuk menjaga pola makannya selama menyusui. Sebagian mengatakan, “Ah, walaupun saya makan tidak teratur, ASI saya tetap keluar kok…!”
Memang inilah keajaiban ASI… walaupun sang ibu pola makannya tidak teratur, ASI tetap bisa menjadi asupan yang bernutrisi lengkap untuk bayi.
Namun demikian, jika Anda seorang ibu yang menyusui dan makanan yang Anda konsumsi mengandung kalori yang kurang, atau mungkin Anda hanya mengkonsumsi jenis makanan tertentu saja karena tidak menyukai jenis makanan lainnya misalnya, maka pola seperti ini juga dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas ASI yang Anda keluarkan.
Contoh yang banyak ditemui adalah ketidaksukaan sebagian ibu terhadap sayuran. Ini sebenarnya tidak baik, karena mempengaruhi kualitas ASI yang dikeluarkan untuk si kecil.
Dan tidak hanya itu, kalau pola makan Anda tidak seimbang, maka tubuh Anda yang akan menderita, karena ia telah bekerja keras memproduksi ASI, serta melakukan berbagai macam aktifitas dalam rangka merawat bayi Anda.
Jangan Tergesa-gesa Menurunkan Berat Badan
Jika Anda seorang ibu yang baru saja melahirkan, mungkin salah satu kekhawatiran yang muncul adalah masalah berat badan setelah kehamilan. Namun demikian, Anda sebaiknya berhati-hati jika ingin menurunkan berat badan setelah kelahiran si kecil, terutama pada masa 2 bulan pertama setelah melahirkan.
Sebagian ibu terlalu bersemangat menurunkan berat badannya untuk sampai kepada kondisi seperti sebelum kehamilan, namun yang terjadi adalah turunnya stamina dan berkurangnya produksi ASI. Oleh sebab itu, jika Anda ingin menurunkan berat badan pasca kelahiran bayi Anda, sebaiknya Anda melakukannya secara bertahap (tidak drastis), dan mulailah setelah bayi Anda berusia paling tidak 2 bulan.
Pola Makan Sehat untuk Ibu Menyusui
Lalu seperti apa sih pola makan yang sehat untuk ibu yang sedang menyusui?
Yang jelas, prinisp dasarnya adalah makanan yang bervariasi dan seimbang. Jika Anda mengkonsumsi berbagai macam karbohidrat, protein dan lemak dalam jumlah yang cukup, maka tubuh Anda akan berada dalam kondisi fit. Anda pun akan merasa kenyang lebih lama.
Berikut beberapa jenis makanan dan tips seputar pola makan yang sehat untuk Anda:
Beras serta biji-bijian yang sejenisnya seperti gandum, jagung, oats, roti, dan lain-lain mengandung nutrisi serta serat yang baik bagi si kecil.
Buah dan sayuran segar juga harus hadir dalam menu makanan Anda. Bagus jika Anda selalu memiliki stok buah-buahan dan sayuran segar, sehingga bisa juga menjadi cemilan sehat ketika Anda merasa lapar. Sayuran seperti bayam, kangkung dan katuk juga mengandung zat besi yang baik bagi Anda. Sampai-sampai katuk dicap sebagai ‘sayurannya ibu menyusui’… soalnya dalam setiap 100 g daun katuk, terdapat sekitar 2.7 mg zat besi dan 204 mg kalsium lho.
Sebisa mungkin hindari makanan kemasan, karena bahan yang segar jauh lebih baik nutrisinya, serta dapat menjadi pasokan energi yang jauh lebih baik, sehingga Anda pun akan merasa kenyang lebih lama.
Makanlah jenis makanan yang bervariasi, agar bayi Anda juga memperoleh berbagai macam vitamin yang diperlukannya. Untuk menu hari ini, coba konsumsi apa yang tidak Anda konsumsi kemarin. Begitu seterusnya…
Jangan takut dengan kata ‘lemak’, karena banyak jenis lemak yang baik bagi kesehatan dan perlu Anda konsumsi. Contohnya, minyak zaitun, lemak yang terkandung dalam ikan salmon, alpukat, dan kacang.
Konsumsi susu rendah lemak, yoghurt, dan keju sangat baik bagi si kecil, karena mengandung kalsium, protein dan vitamin.
Batasi konsumsi lemak jenuh seperti yang terdapat pada daging berlemak, minyak kelapa, serta mentega. Bukannya sama sekali tidak boleh lho Bun, tapi dibatasi konsumsinya…
Berbagai zat kimia yang Anda konsumsi juga bisa Anda transfer kepada bayi Anda melalui ASI, oleh sebab itu berhati-hatilah dalam memilih makanan dan cemilan. Zat kimia yang sangat sering ditemui pada bahan makanan adalah pestisida. Pastikan Anda mencuci semua buah dan sayuran yang Anda beli, dan untuk lebih amannya, buah-buahan seperti apel, pir dan sejenisnya dikupas dulu kulitnya sebelum Anda makan. Jenis buah dan sayuran yang biasanya lebih aman dari pestisida diantaranya: bawang, jagung manis, kol, kentang manis, jamur, nanas, alpukat, mangga, kiwi, semangka, dan anggur.
Konsumsilah ikan dan makanan laut lainnya, karena mengandung nutrisi yang baik untuk Anda dan si kecil, seperti DHA, EPA dan Omega-3. Namun demikian, jangan terlalu banyak memakan tuna atau sardin kalengan – lebih baik ikan segar.
Jangan abaikan konsumsi air putih. Minumlah air putih yang cukup. Berapa liter per hari? Yang penting, minumlah setiap kali Anda merasa haus. Jika urin Anda bening atau berwarna sedikit kuning, maka ini pertanda Anda meminum cukup air putih.
Bahkan, setiap kali Anda merasa lapar, segeralah makan – walaupun sekedar mengkonsumsi cemilan yang sehat. Ingat, tubuh Anda adalah ‘pabrik alami’ untuk memproduksi ASI. Rasa lapar merupakan indikator bahwa tubuh Anda memerlukan asupan dan ikutilah indikator itu dengan mengkonsumsi makanan selingan yang sehat dan seimbang.
Makanan Apa yang Harus Dikurangi atau Dihindari Ketika Menyusui?
Sebagian ibu menghindari makanan yang terlalu pedas dan berbumbu ketika menyusui, dengan alasan kasihan kalau nanti bayinya sakit perut. Benarkah?
Sebenarnya, banyak juga ibu menyusui yang tetap memakan makanan seperti gulai, kari dan makanan pedas lainnya dan bayinya dapat menerima dengan baik dan tanpa keluhan. Bahkan sebagian ahli menyatakan bahwa bayi sebenarnya menyukai berbagai ‘rasa’ yang terdapat dalam ASI.
Mereka mengatakan bahwa dengan Anda terus mengkonsumsi makanan favorit Anda ketika menyusui, ‘rasa’ tersebut akan dirasakan juga oleh buah hati Anda ketika menyusui, dan ini akan membantunya untuk memiliki selera makan yang bervariasi. Dengan demikian, ketika si kecil mulai menerima MPASI, ia akan mudah menerima berbagai macam makanan yang Anda sodorkan kepadanya…
Namun demikian, jika si kecil terlihat rewel dan perutnya kembung setelah Anda memakan jenis makanan tertentu, dan ini berlangsung terus, maka sebaiknya Anda menghentikan makanan tersebut dan melihat apakah terjadi perbaikan dalam kondisi si kecil. Terkadang ada juga bayi yang alergi terhadap makanan yang Anda makan, tapi ini sangat jarang terjadi.
Nah, berikut ini adalah daftar beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa menjadi penyebab rewelnya bayi Anda. Untuk memastikannya, coba Anda hentikan konsumsinya dan lihat apakah ada perbaikan pada kondisi si kecil…
Kopi, Teh dan Soda
Kafein yang Anda konsumsi dapat diteruskan kepada bayi Anda melalui ASI, sedangkan bayi Anda tidak dapat mengeluarkannya dari tubuhnya dengan cepat sebagaimana layaknya orang dewasa. Jika Anda masih ingin meminum kopi, teh, atau soda, sebaiknya pilih waktu dimana Anda tidak akan menyusuinya untuk beberapa waktu.
Cokelat
Pada sebagian bayi yang menyusui, memiliki ibu penggemar cokelat bisa jadi kurang menyenangkan lho… Cokelat juga mengandung kafein – walaupun tidak sebanyak kopi – namun sebagian bayi bisa menjadi rewel juga gara-gara ibunya memakan cokelat terus menerus…
Jeruk dan Lemon
Jika mengkonsumsi jeruk dan lemon bisa menyebabkan bayi Anda rewel, coba ganti asupan Vitamin C dengan buah lain seperti mangga atau pepaya.
Brokoli
Sebagian bayi juga mengalami perut kembung jika sang ibu memakan brokoli, apalagi dalam jumlah banyak. Jika ini juga terjadi pada bayi Anda, coba kurangi konsumsi brokoli sebelum serta merta menghentikannya, lalu lihat lagi perkembangannya.
Makanan yang Terlalu Pedas
Jika Anda menyukai makanan pedas, mungkin selama menyusui Anda perlu membatasinya, karena bisa menyebabkan perut si kecil ‘kepanasan’.
Bawang Putih
Sebagian bayi juga akan bereaksi jika Anda memakan terlalu banyak makanan yang dominan rasa bawang putihnya.
Daun Mint
Jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak teh dengan daun mint, mungkin produksi ASI Anda bisa berkurang. Ini disebabkan zat yang terkandung dalam daun mint.
Seledri
Sebagian ibu juga akan mengalami penurunan produksi ASI ketika mengkonsumsi terlalu banyak seledri.
Tidak semua makanan di atas bisa membuat bayi Anda rewel atau kembung perutnya jika Anda mengkonsumsinya. Jadi, kuncinya adalah memperhatikan apakah makanan tertentu bisa menyebabkan bayi Anda rewel atau tidak.
Selain itu, sebagian bayi yang alergi bisa saja tidak cocok dengan makanan umum yang dikonsumsi oleh ibunya, namun ini sangat jarang terjadi. Sebagai contoh kasus, ada bayi yang alergi terhadap susu, jagung, kedelai, dan sebagainya, sehingga ia akan bereaksi jika sang ibu mengkonsumsi makanan-makanan ini. Biasanya kasus alergi seperti ini ditemui jika dalam keluarga terdapat sejarah alergi yang sama…
Creadit: Farid A. "Makanan Ibu Menyusui." TipsBayi.com.06 april 2014
02/04/2014
Ini kamu punya saya udah buat...bisa saja share to fb kenalan :)
02/04/2014
Dahlia..ini contact kamu iya
18/03/2014
Kawan2. Jika ada kenalan di indonesia mahu cuba VITALEA SHAKLEE multivitamin n multimineral boleh la like n sharing kat diorang..
SHAKLEE MULTIVITAMIN & MULTIMINERAL
Mencari multivitamin dan mineral yang sempurna dipasaran bukanlah hal yang mudah, produk yang ada biasanya tidak lengkap kandungan vitaminnya. VITA LEA merupakan produk multivitamin terbaik hasil penelitian dari Shaklee. Vita Lea Shaklee mengandung 28 vitamin seimbang plus Iron Formula yang dibutuhkan oleh orang dewasa. Sehingga dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh kita.
Manfaat VITA-LEA Shaklee:
♥Suplement yang sangat cocok utk penderita anemia (kekurangan darah) akibat kekurangan zat besi.
♥Mengandung Vitamin B tinggi, sangat baik untuk para vegetarian yang biasanya kekurangan vitamin ini.
♥Vita lea membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
♥Spesial mencegah dan menghindari resiko terkena stroke yang kedua kali.
♥Mengurangi asam di lambung dan gusi berdarah.
♥Menstabilkan tekanan darah dan menurunkan asam urat.
♥Melindungi tubuh kita dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.
DAHLIA natural healty
Fb: dahlia bunda qeelah
Bbm: 27DC8FA9
Email: [email protected]
18/03/2014
Kawan2. Jika ada kenalan di indonesia mahu cuba VITALEA SHAKLEE multivitamin n multimineral boleh la like n sharing kat diorang..tq
VITALEA SHAKLEE Multivitamin & Multimineral
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jakarta
