Rumah Herbal SIN Cukir
produk rokok herbal SIN pertama di dunia. varian produk SIN sangat variatif. info lebih lanjut di
WA NguPi � dan nguDud bahagia di SIN i
18/04/2025
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Tiga Kali Manusia Mengkhianati Dirinya Sendiri
Seringkali kita membicarakan tentang dikhianati orang lain. Namun, sadarkah kita bahwa yang paling menyakitkan adalah ketika kita mengkhianati diri kita sendiri?
Manusia mengkhianati dirinya sendiri tiga kali dalam hidupnya:
1. Ketika ia tetap bertahan dalam hubungan yang menyakitinya.
Ia tahu luka itu terus menganga, tapi ia tetap tinggal, berharap luka itu akan sembuh oleh tangan yang sama yang melukainya.
Padahal Allah berfirman:
"ولا تلقوا بأيديكم إلى التهلكة"
"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan."
2. Ketika ia memaafkan orang yang telah menghancurkan hatinya tanpa adanya kesungguhan untuk berubah.
Memaafkan adalah akhlak mulia, tapi memberi ruang tanpa kehati-hatian bisa berujung pada luka yang sama.
"هل جزاء الإحسان إلا الإحسان"
"Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan p**a."
3. Ketika ia memberi kesempatan kedua kepada orang yang telah mengkhianati dan merusak hidupnya.
Memberi kesempatan itu mulia, tapi tidak semua orang layak untuk kembali masuk ke dalam hidup kita.
"إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم"
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."
(QS. Ar-Ra’d: 11)
Jangan biarkan belas kasih membuatmu buta. Jangan sampai cinta yang tulus membuatmu lupa bahwa kamu juga berharga. Kadang, menjaga diri dari luka yang sama adalah bentuk cinta terbesar terhadap diri sendiri.
Hidup telah mengajarkan bahwa siapa yang sibuk dengan mencari-cari kekurangan orang lain, maka kekurangannya sendiri akan bertambah tanpa ia sadari.
Hal ini selaras dengan peringatan dalam Islam agar setiap muslim lebih fokus pada dirinya sendiri dan tidak mudah mencela atau mencari kesalahan orang lain. Allah berfirman:
ولا تجسسوا ولا يغتب بعضكم بعضا أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا فكرهتموه واتقوا الله إن الله تواب رحيم
(QS. Al-Hujurat: 12)
Ayat ini mengajarkan kita untuk menjauhi sifat mencari kesalahan (tajassus) dan menggunjing (ghibah), karena hal tersebut hanya akan merusak diri sendiri dan hubungan dengan orang lain."
Disebutkan dalam bahwa barang siapa mencela seorang muslim karena dosa yang pernah ia lakukan, maka ia tidak akan mati sampai ia melakukan dosa yang sama.
من عير مسلما بذنب لم يمت حتى يعمله (رواه الترمذي)
Hadis ini mengajarkan kita untuk tidak merendahkan atau mempermalukan orang lain atas kesalahan mereka, karena hal itu bisa menjadi sebab kita terjerumus ke dalam kesalahan yang serupa. Lebih baik mendoakan dan membantu mereka untuk bertaubat serta memperbaiki diri.
Bila kita perhatikan kisah hidup orang-orang shaleh, kita dapati bahwa mereka sampai kepada Allah dengan cara berserah diri sepenuhnya kepada-Nya.
Ketika Allah memerintahkan Nabi Nuh Alaihissalam untuk membuat bahtera, beliau segera memulai tanpa bertanya: “Apa gunanya bahtera di tengah-tengah padang pasir, ya Tuhan?".
واصنع الفلك بأعيننا ووحينا ولا تخاطبني في الذين ظلموا إنهم مغرقون
Setelah waktu berlalu, Allah menjadikan bahtera itu untuk menghadapi banjir besar.
حتى إذا جاء أمرنا وفار التنور قلنا احمل فيها من كل زوجين اثنين وأهلك إلا من سبق عليه القول ومن آمن
Ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim Alaihissalam untuk menyembelih putranya, beliau segera melaksanakannya tanpa bertanya: “Apa hikmahnya seorang ayah harus menyembelih putranya?".
فلما أسلما وتله للجبين وناديناه أن يا إبراهيم قد صدقت الرؤيا
Allah menggantikan anak yang hendak disembelih dengan seekor domba sebagai tebusan.
وفديناه بذبح عظيم
Ketika Allah memerintahkan ibu Nabi Musa Alaihissalam untuk meletakkannya di sungai, beliau segera melakukannya tanpa bertanya: “Tidak adakah cara lain yang lebih aman?”.
أن اقذفيه في التابوت فاقذفيه في اليم فليلقه اليم بالساحل
Allah menjadikan sungai sebagai pengantar yang membawa Musa yang masih bayi ke tangan Fir’aun, yang akhirnya membawa kehancurannya.
يأخذه عدو لي وعدو له
Ketika Nabi Ibrahim Alaihissalam meninggalkan Hajar istrinya dan Ismail putranya di padang tandus hanya dengan sekantung kurma dan sedikit air, Hajar hanya bertanya satu hal: “Apakah ini perintah dari Allah?”. Ketika beliau menjawab, “Ya,” Hajar pun berkata, “Pergilah, Allah tidak akan meninggalkan kami”.
ربنا إني أسكنت من ذريتي بواد غير ذي زرع عند بيتك المحرم
Dan Allah menjadikan padang tandus itu Makkah, kiblat umat beriman hingga hari kiamat.
Jika kamu ingin bertemu Allah, patuhlah terhadap perintah-Nya dan berserah dirilah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi apa yang kamu inginkan.
وآتاكم من كل ما سألتموه وإن تعدوا نعمة الله لا تحصوها إن الإنسان لظلوم كفار
26/10/2024
Ketika Fir'aun berkata: "Aku adalah Tuhanmu yang maha tinggi",
أنا ربكم الأعلى
ALLOH memerintahkan kepada Musa dan Harun untuk pergi kepada Fir'aun. ALLOH berkata: "Pergilah engkau berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya ia melampaui batas. Berkatalah dengan lembut kepadanya, semoga ia ingat atau takut".
اذهبا إلى فرعون إنه طغى فقولا له قولا لينا لعله يتذكر أو يخشى
Meskipun Fir'aun adalah sosok yang melampaui batas, dia juga telah berjasa kepada Nabi Musa. Saat kecil, Musa diasuh oleh istri Fir'aun di istana, dan ibu Musa yang menyusui juga mendapatkan imbalan.
Karena itu, jasa Fir'aun sebagai orang tua angkat tidak bisa dilupakan. Saat pertama kali mengajak Fir'aun ke jalan yang benar, Musa diperintahkan untuk berbicara dengan lembut.
ALLOH juga berfirman:
وإن جاهداك على أن تشرك بي ما ليس لك به علم فلا تطعهما
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak engkau ketahui, maka janganlah engkau menaati keduanya".
Namun, pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.
وصاحبهما في الدنيا معروفا
Jika ALLOH memerintahkan untuk bersikap lembut terhadap Fir'aun yang mengaku Tuhan, betapa besarnya kasih sayang ALLOH kepada orang-orang yang mengagungkan-Nya dengan mengucap dalam sujudnya:
سبحان ربي الأعلى
"Maha suci Tuhanku yang Maha Tinggi."
Bayangkan betapa lembutnya kasih sayang ALLOH kepada hamba-Nya yang mengaku tuhan dengan berkata: "Saya tidak mengetahui Tuhan selainku (Fir'aun)."
ما علمت لكم من إله غيري
Lalu, bagaimana dengan kasih sayang ALLOH kepada hamba-Nya yang selalu mengucapkan:
لا إله إلا الله
"Tiada Tuhan selain ALLOH"
***
اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عنا يا كريم
اللهم يا من لا يشغله سمع عن سمع
أنت أنيسنا في الوحشة
أنت عوضنا عن كل مصيبة
لا تبعدنا عن جناح رحمتك
أذقنا برد إحسانك ولطفك
بجاه سيدنا وحبيبنا وقرة أعيننا محمد
صلى الله عليه وسلم
والحمد لله رب العالمين
Ya ALLOH, Engkau Maha Pengampun dan Maha Mulia, yang mencintai pengampunan. Ampunilah kami, ya Tuhan. Engkau yang tidak pernah terpisah dari suara hamba-hamba-Mu. Engkau adalah teman kami di saat sepi, pengganti bagi setiap musibah yang kami hadapi. Jangan jauhkan kami dari sayap rahmat-Mu, dan berikanlah kami kenikmatan dari kebaikan dan kasih-Mu, dengan perantaraan junjungan kami, Nabi Muhammad, shalallahu ‘alaihi wa sallam. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
12/09/2024
Banyak pelajar yang mengeluh karena lelah belajar, banyak ujian dan jadwal yang sangat padat. Sebenarnya merasa lelah saat belajar adalah hal yang wajar.
Kisah Nabi Musa yang mencari Gurunya, Nabi Khidir adalah dalil kuat tentang hal itu. Sebelum bertemu dengan Nabi Khidir, Al-Qur'an menceritakan Nabi Musa yang meminta bekal karena sudah sangat lelah.
Al-Qur'an menyebutkan keluhan rasa lelah dalam Surat Al-Kahfi:
لقد لقينا من سفرنا هذا نصبا
“Sesungguhnya kami telah merasakan rasa lelah dalam perjalanan ini.”
Dalam ayat ini, Al-Qur'an ingin menunjukkan bahwa dalam mencari apa pun, terutama yang sangat berharga, pasti akan mengalami kelelahan.
Ini adalah tahap pertama dalam belajar yaitu rasa lelah dan capek.
Setelah merasakan kelelahan, Nabi Musa akhirnya menemukan Guru yang dicari:
فوجدا عبدا من عبادنا
“Lalu keduanya (Nabi Musa dan Yusya') menemukan seorang hamba dari hamba-hamba Kami.”
Seolah Al-Qur'an ingin mengatakan bahwa apa yang dicari akan ditemukan setelah merasakan kelelahan. Namun, apakah perjalanannya mudah? Tidak. Setelah menemukan Guru, akan ada banyak ujian yang dihadapi.
Ujian-ujian ini adalah untuk menghilangkan semua kebiasaan yang sebelumnya biasa dilakukan.
Dalam kisah Nabi Musa, ia melihat perahu yang dihancurkan, anak yang dibunuh, dan bangunan yang diperbaiki tanpa imbalan. Semua ini tidak biasa bagi Nabi Musa.
Begitu p**a dengan santri yang masuk ke lingkungan baru di pesantren, dia akan diuji dengan hal-hal yang sebelumnya tidak biasa dia lihat. Ketertiban, tidak menggunakan ponsel, rutinitas belajar, dan lain-lain.
Semua ini tidak akan langsung terlihat dampaknya, sama seperti Nabi Musa yang sering bertanya, kenapa dan mengapa?
Hingga mencapai tahap terakhir, saat perpisahan antara murid dan Guru, murid baru memahami aturan yang diberikan oleh Gurunya:
هذا فراق بيني وبينك، سأنبئك بتأويل ما لم تستطع عليه صبرا
“Ini adalah perpisahan antara aku dan kamu, dan aku akan memberitahukan kepadamu alasan di balik hal-hal yang dulu tidak bisa kamu sabar.”
Ternyata segala yang dilakukan oleh Gurunya dan aturan yang diberikan, memiliki alasan yang waktu itu belum bisa dipahami oleh murid.
Jadi, tahap belajar dimulai dari rasa lelah dalam pencarian, menemukan Guru sejati, atau dapat diartikan sebagai metode dalam belajar, kemudian bersabar dalam ujian, dan akhirnya menemukan jawaban atas semuanya.
Jika kita katakan bahwa kisah dalam Al-Qur'an adalah kisah yang terulang dengan tokoh yang berbeda di setiap zaman, maka bisa jadi kita adalah Nabi Musa yang sedang mencari Khidirnya.
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Berikut ini kami sampaikan cara Terapi dengan rokok Sin untuk berbagai penyakit :
:
Potong 1 Centimeter batang rokok Sin Provost 19 TSI, buang kertasnya. Kemudian digodok dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas. Kemudian disaring, setelah disaring diberi Madu asli 2 sendok makan, kemudian diaduk. Kemudian ditutup gelasnya agar uapnya tidak keluar. Dan diminum ketika masih hangat. Ini untuk sekali minum saja. Lakukan sehari 3X setiap setelah Sarapan, setelah makan siang dan sebelum tidur malam. Lakukan hingga sembuh
:
Cara membuat : 1 sendok teh abu rokok Sin dimasukkan ke dalam 1 gelas air panas, ditambah madu asli 1 sendok makan, kemudian di aduk, setelah itu ditutup agar asapnya (uapnya) tidak keluar. Diminum sehari 3X (sebelum sarapan, setelah makan siang, sebelum tidur malam). Lakukan terus hingga sembuh
Lebih afdol jika menggunakan abu rokok Sin Krakatau
Semoga bermanfa'at
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Click here to claim your Sponsored Listing.
Contact the business
Website
Address
Jalan Raya Cukir-Mojowarno
Jombang
61475
