Puskesmas Kutowinangun
Kesehatan Anda Kebahagiaan Kami UGD : pelayanan 24 jam
02/05/2026
Selamat Hari Pendidikan Nasional
02/05/2026
Halo Sobat Kuto !
Berikut kami sampaikan jadwal pelayanan prolanis bulan Mei. Maturnuwun
30/04/2026
Halo Sobat Kuto !
Berikut kami sampaikan jadwal pelayanan rawat jalan pada saat hari buruh internasional Jum'at, 1 Mei 2026 TUTUP.
Pelayanan UGD, rawat inap, persalinan TETAP BUKA 24 jam
Terimakasih
Salam Sehat
29/04/2026
Selamat Hari Posyandu. Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) : Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup
24/04/2026
Halo Sobat Kuto !
Berikut kami sampaikan jadwal pelayanan imunisasi di Puskesmas Kutowinangun pada Sabtu besok, 25 April 2026.
Maturnuwun
22/04/2026
Puskesmas Kutowinangun - Perwakilan Kader Kesehatan dari 19 desa di Kecamatan Kutowinangun berkumpul di Aula Puskesmas Kutowinangun pada Kamis, 16 April 2026 dalam acara Pemberdayaan Kader dalam Rangka Pencegahan Penyakit Penular dan Penyakit Tidak Menular serta Penyehatan Lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui anggaran DAK Non Fisik/BOK Puskesmas Tahun Anggaran 2026.
Narasumber pada pertemuan ini yaitu dokter internship Puskesmas Kutowinangun dr. Muhammad Fakhri Ramadhan, Petugas Surveilans Rujiati, S.K.M., M.K.M., Petugas Gizi Dian Lisatiawaty, A.Md.Gz. Kader diharapkan dapat berkolaborasi secara aktif dalam upaya surveilans berbasis masyarakat terutama terhadap penyakit menular yang berpotensi wabah seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Leptospirosis/ penyakit akibat kencing tikus, Campak dan lainnya. Kader diharapkan segera melaporkan kepada bidan desa setempat dan diteruskan kepada koordinator surveilans jika ada kasus penyakit potensial KLB agar dapat segera ditindaklanjuti.
Ahli gizi Puskesmas Kutowinangun pada kesempatan ini juga menekankan terkait pentingnya optimalisasi pemantauan tumbang di posyandu mengingat program MBG sudah berjalan dan semua balita maupun bumil telah mendapatkan MBG. Harapannya status gizi balita dapat mengalami peningkatan dan jika ditemukan balita bermasalah seperti weighfaltering, underweight, wasting untuk segera ditatalaksana dengan dirujuk secara berjenjang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan ahli gizi maupun dokter puskesmas sehingga stunting dapat secara dini dicegah.
Sumber : https://puskesmaskutowinangun.kebumenkab.go.id/index.php/web/post/233/tingkatkan-kolaborasi-dalam-pencegahan-penyakit-menular-melalui-pemberdayaan-kader
21/04/2026
Halo Sobay Kuto !
Bulan April udah mau habis aja nih. Eits buat yg punya balita, udah dipastikan anaknya dapat obat cacing kan? Sobat Kuto, bisa dapatkan di posyandu, PKD/Pustu, atau bisa menghubungi kader atau bidan desa setempat ya.
Udah tahu belum nih kenapa sih kok dianjurkan minum obat cacing? Nah, ternyata kasus kecacingan pada anak itu masih ada loh Sobat Kuto. Kecacingan adalah penyakit akibat cacing yang menginfeksi tubuh dan ditularkan melalui tanah. Orang yang menderita kecacingan, di dalam tinjanya mengandung telur cacing dan atau/ bahkan ada cacingnya loh.
Dampaknya apa jika terinfeksi cacing? Nah, cacing merupakan binatang parasit. Selain mengambil zat-zat gizi dalam usus anak yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang anak, cacing juga merusak dinding usus sehingga mengganggu penyerapan zat- zat gizi pada anak.
Untuk pencegahan kecacingan, obat cacing diberikan secara massal 2x dalam setahun yaitu di bulan April dan Oktober. Berapa sih dosisnya?
- Bagi anak usia 12-23 bulan : konsumsi 1/2 tablet albendazole (200gram)
- Bagi anak usia 2-12 tahun : konsumsi 1 tablet Albendazole (400gram)
Untuk membantu mengoptimalkan kerjanya, sebaiknya obat cacing dikonsumsi dengan dikunyak atau digerus ya, Sobat Kuto !
Salam Sehat
21/04/2026
Puskesmas Kutowinangun, Desa Babadsari merupakan lokus Kelas Ibu Hamil dengan menerapkan teknik terbaru yaitu KAP (Komunikasi Antar Pribadi). Pada Jum'at, 17 April 2026 pertama kali dilaksanakan kelas ibu hamil dengan konsep KAP yang diisi oleh Bidan Desa dan kader kesehatan terlatih. Kegiatan dilaksanakan di Aula Pertemuan Pustu Babadsari yang diikuti oleh 14 orang ibu hamil dan 2 orang kader pendamping ibu hamil.
Kegiatan kelas ibu hamil merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan ibu hamil sehingga dapat tercapai penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi balita (AKABA). Untuk dapat mencapai tujuan, kelas ibu hamil dibuat menyenangkan sehingga terjalin komunikasi yang baik antara bidan dan ibu hamil.
Topik pada pertemuan kali ini yaitu terkait pentingnya MMS bagi ibu hamil. Kegiatan diawali dengan dinamika kelompok melalui beberapa permainan perkenalan dan pemanasan. Dilanjutkan belajar melalui nyanyian agar mudah diingat dan dipahami. Ibu hamil dipahamkan tentang pentingnya MMS melalui beberapa analogi. Kemudian, bidan desa memastikan sasaran dapat membuka tutup botol dengan benar. Kegiatan ditutup dengan memastikan komitmen ibu hamil untuk patuh minum MMS dan diskusi tanya jawab.
Pertemuan kali ini terlihat berbeda dari sebelumnya, ibu hamil terlihat lebih antusias dan memahami poin penting manfaat MMS.
Selengkapnya : https://puskesmaskutowinangun.kebumenkab.go.id/index.php/web/post/231/implementasi-kap-dalam-kelas-ibu-hamil-desa-babadsari
Puskesmas Kutowinangun, Desa Babadsari merupakan lokus Kelas Ibu Hamil dengan menerapkan teknik terbaru yaitu KAP (Komunikasi Antar Pribadi). Pada Jum'at, 17 April 2026 pertama kali dilaksanakan kelas ibu hamil dengan konsep KAP yang diisi oleh Bidan Desa dan kader kesehatan terlatih. Kegiatan dilaksanakan di Aula Pertemuan Pustu Babadsari yang diikuti oleh 14 orang ibu hamil dan 2 orang kader pendamping ibu hamil.
Kegiatan kelas ibu hamil merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan ibu hamil sehingga dapat tercapai penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi balita (AKABA). Untuk dapat mencapai tujuan, kelas ibu hamil dibuat menyenangkan sehingga terjalin komunikasi yang baik antara bidan dan ibu hamil.
Topik pada pertemuan kali ini yaitu terkait pentingnya MMS bagi ibu hamil. Kegiatan diawali dengan dinamika kelompok melalui beberapa permainan perkenalan dan pemanasan. Dilanjutkan belajar melalui nyanyian agar mudah diingat dan dipahami. Ibu hamil dipahamkan tentang pentingnya MMS melalui beberapa analogi. Kemudian, bidan desa memastikan sasaran dapat membuka tutup botol dengan benar. Kegiatan ditutup dengan memastikan komitmen ibu hamil untuk patuh minum MMS dan diskusi tanya jawab.
Pertemuan kali ini terlihat berbeda dari sebelumnya, ibu hamil terlihat lebih antusias dan memahami poin penting manfaat MMS.
Selengkapnya : https://puskesmaskutowinangun.kebumenkab.go.id/index.php/web/post/231/implementasi-kap-dalam-kelas-ibu-hamil-desa-babadsari
21/04/2026
Puskesmas Kutowinangun- Posyandu Teratai Dukuh Konduran Desa Pejagatan masuk nominasi 3 besar posyandu berprestasi tingkat kabupaten dan mendapat kunjungan lapangan penilaian pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan kunjungan penilaian posyandu berprestasi dipimpin oleh Ketua Tim Juri yaitu Sekdin PPKB Kab. Kebumen, Ibu Ida Indrayani Achmal, A.P.,M.T bersama 8 anggota tim dari Dinkes PPKB, Dinas PMD, dan PKK Kabupaten Kebumen.
Puskesmas Kutowinangun, Camat Kutowinangun, Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Pemerintah Desa Pejagatan, Tim Pembina Posyandu Desa, dan Lintas Sektor terkait turut hadir mensukseskan dan membersamai para kader kesehatan Posyandu Teratai dalam kunjungan lapangan penilaian posyandu berprestasi. Kunjungan ini merupakan rangkaian ke-2 setelah dilakukan seleksi administrasi dengan mengupload video inovasi dan berkas lainnya.
Posyandu Teratai menghadirkan 6 inovasi yang mengangkat potensi lokal desa untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada di Dukuh Konduran. Inovasi ini muncul dilatarbelakangi dari adanya masalah kesehatan seperti penyakit tidak menular (DM/HT), masalah gizi pada anak dan ibu hamil, masalah kesehatan lingkungan/sampah, masalah kesehatan mental dan ekonomi. Beberapa inovasi tersebut yaitu :
1. Genarira : Gerakan Menari Gerabah pada sasaran anak usia sekolah dan remaja dengan harapan anak-anak dapat aktif bergerak dengan melestarikan budaya lokal
2. Geranama adalah Gerakan Senam Bersama dengan sasaran semua siklus hidup kecuali bayi membudayakan aktifitas fisik untuk pencegahan penyakit tidak menular (DM/HT)
3. Ayo Nyelengi : edukasi pendidikan keuangan anak usia balita untuk gemar menabung demi masa depan, pencegahan kesehatan mental akibat masalah ekonomi serta membantu pemasaran produk UMKM Lokal Gerabah
4. Tusekjo : Tukar Plastik Kresek dengan PMT Burjo
5. Tuplasreksu : Tukar plastik Kresek dengan Susu bagi sasaran balita
Inovasi Tusekjo dan Tuplakreksu merupakan integrasi penanganan sampah plastik dalam upaya perwujudan Desa Wisata Bersih dengan pengumpulan sampah plastik sebagai salah satu souvenir desa wisata
6. Linmasdu merupakan upaya perwujudan lingkungan yang aman tertib pada saat pelaksanaan posyandu dengan pelibatan Linmas atau Keamanan Desa
Keenam inovasi Posyandu Teratai Dukuh Konduran menjadi bukti bahwa posyandu bisa menjadi pusat pemberdayaan lintas usia. Inovasi tidak harus mahal, tapi harus membumi, mengakar pada potensi lokal, dan menyentuh hati masyarakat.
Selengkapnya : https://puskesmaskutowinangun.kebumenkab.go.id/index.php/web/post/230/masuk-nominasi-3-besar-posyandu-teratai-desa-pejagatan-dikunjungi-tim-penilai-posyandu-berprestasi-tk-kabupaten
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Address
Jalan Yahya No 1 Kutowinangun
Kebumen
54393
