Cantik Sehat Luar Dalam
Tips tips secara alami untuk para wanita yang ingin cantik sehat, tidak hanya luarnya saja,tapi dari dalam juga
06/10/2015
Testimoni Ayla Breast Care
Hai Bunda Sista? bunda sista pengen pakai ayla breast care tapi masih bertanya-tanya “apa udah ada testimoninya?” “apa aja sih testimoni setelah pakai ayla breast care?” “mau pakai, tapi belum tau apa aja testimoninya?”.Akan saya jelaskan deh agar bunda sista tidak ragu lagi menggunakan ayla breast care. Ayla Breast Care sudah lama diproduksi dan sudah banyak yang lain menggunkan ayla breast care. Dari sekian banyaknya yang menggunakan ayla breat care sehingga semakin banyak juga yang merasakan kehebatan ayla breast care.
Berikut testimoni-testimoni yang sudah memakai ayla breast care.
Ibu Susi (Yogyakarta)
"Saya sudah mempunyai anak 2, payudara saya terasa kendur dan tidak PD. Akhirnya setelah saya memakai Ayla Breast Care benar-benar mantap….4 hari setelah pemakaian payudara saya terasa padat berisi dan montok."
Ratih (Malang)
"Saya masih MAHASISWI di perguruan tinggi swasta di Surabaya. Saya memiliki payudara kecil dan kendur. Setelah saya browsing di internet mencari bagaimana mengencangkan payudara agar tampak indah. Kutemukan AYLA BREAST CARE….setelah pemakaian satu minggu, payudara saya terlihat montok dan berisi…teman-teman saya satu kampus heran dengan penampilanku yang berbeda…makasih AYLA .."
Ibu Ana (Solo)
"Saat hubungan suami istri, suami saya selalu memainkan payudara, tapi akhir-akhir ini kurang bisa menikmati karena payudara saya kendur, lembek, tidak bisa menggairahkan suami. Akhirnya aku pakai AYLA BREAST CARE yang ditawarkan di internet, kemudian order dan setelah pemakaian 5 hari payudara saya terasa mengangkat, padat berisi. Suami saya makin bergairah. AYLA BREAST CARE Mantaps..."
Asti ( Bandung)
"Awalnya sih saya ragu menggunakan Ayla Sist, karena banyak banget produk Pembesar Payudara yang Notabennya ada efek sampingnya. Tapiii, setelah saya konsultasi ke no ini 085701083800, bahwa Ayla Nasa menggunakan teknologi NANO dan dengan BioEnergi,,,Aku jadi yakin. Dan ternyata benar setelah 2 Minggu aku menggunakan Ayla Nasa, Terjadilah Keajaiban yang sudah saya dambakan dari awal, "Payudara saya jadi padat dan Ideal" saya menggunakan terus Ayla Sampai sekarang dan tidak terjadi Efek samping yang tidak diinginkan..... Terima Kasih Ayla."
Ada yg baru 2 minggu pakai udah ada Manfaat nya
Ada yg baru 5 hari pakai udah kenyal dan berisi
Bunda Sista masih ragu memakai ayla breast care? masih mau bertahan dengan payudara yang kendur, kecil, kulit payudara yang mengkerut dan bentuk kurang indah? Tidak kan????
Tenang Bunsist , Ayla Breast Care juga sudah memiliki ijin BPOM jadi dijamin keamanannya deh…
Sekian yang dapat saya jelaskan mengenai apa saja testimoni pemakaian ayla breast carecream.
Untuk Konsultasi Gratis/ Pemesanan:
Telp/Sms/Whatapp :085701083800
Pin BB : 537DACBB
06/10/2015
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh.
Memiliki tubuh yang sehat merupakan keinginan setiap orang termasuk anda. Dengan tetap sehat, maka aktivitas yang kita lakukan bisa berjalan lancar dan sesuai dengan harapan kita. Dengan Sehat p**a, maka kita tidak harus mengeluarkan waktu dan biaya untuk membeli obat atau pergi ke rumah sakit. Jadi kita harus selalu bersyukur dengan nikmat kesehatan yang di berikan Tuhan YME kepada kita semua. Ada berbagai tips yang berhubungan dengan kesehatan dan daya tahan tubuh. Lalu, apa saja tips menjaga daya tahan tubuh agar selalu sehat tersebut...???
Ukuran sehat yaitu ketika kita mampu menjaga daya tahan tubuh dari serangan penyakit yang selalu menerpa seperti penyakit demam, flu, batuk dan lain-lain. Lalu bagaimana kita bisa menjaga daya tahan tubuh yang benar agar selalu sehat dan bugar setiap hari....???.
Berikut ini tips menjaga daya tahan tubuh agar selalu sehat :
1.Cukup Istirahat. Istirahat yang cukup setiap harinya, merupakan salah satu faktor untuk menjaga daya tahan tubuh anda.
2.Berpikir Positif. Di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang tenang dan sehat juga. Maka usahakan selalu berpikiran positif terhadap segala masalah yang menerpa kita.
3.Rutin Berolahraga. Setiap pagi, usahakan selalu melakukan olahraga secara teratur. Ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan sehat.
4.Kebersihan Makanan. Selalu memastikan bahwa makanan yang anda makan sudah higienis atau sudah di cuci dengan bersih atau dimasak dengan matang yang sempurna.
5.Kontrol Makanan. Makanlah dengan porsi yang wajar jangan berlebihan. Di khawatirkan badan anda akan mengalami kegemukan dan riskan terkena penyakit yang terkait dengan kegemukan atau obesitas.
6.Makanan Berserat. Penuhi makanan yang berserat setiap harinya. Makanan yang berserat yaitu apel, wortel maupun kacang-kacangan. Fungsi makanan berserat ini yaitu menjaga tubuh dari serangan bakteri.
7.Vitamin D. Penuhi kebutuhan vitamin D. Karena vitamin D ini berfungsi untuk menstimulus sel imun untuk menghalau virus dan bakteri. Vitamin D dapat ditemukan pada sinar matahari, telur, hati dan ikan.
Semoga bermanfaat
08/09/2015
Dosa yang merusak pernikahan
a. Suami:
1. Suami tidak berfungsi menjadi pemimpin dengan baik, akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan Istri nomer satu dalam hidupnya.
3. Suami membandingkan Istri dengan wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
6. Suami menolak pendapat Istri.
7. Suami tidak pernah minta maaf.
b. Istri:
1. Istri tidak menghargai Suami sebagai otoritas.
2. Istri gagal menundukkan diri kepada Suami.
3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
4. Istri gagal menunjukan rasa syukur kepada Suami.
Kebutuhan seorang Suami:
1. Hubungan badaan
2. Istri sebagai sahabat.
3. Rumah yang rapi.
4. Istri yang menarik.
5. Saling menghargai.
Kebutuhan seorang Istri:
1. Kasih sayang dan penghargaan.
2. Diajak bicara.
3. Jujur dan terbuka.
4. Keuangan yang cukup.
5. Komitmen terhadap keluarga.
Ingat!
Kepala keluarga yang berhasil dalam keluarga maka keberhasilan yang lain akan mengikuti. Kepala keluarga yang gagal dalam keluarga maka kegagalan lain akan mengikuti.
Kebahagiaan perkawinan membutuhkan perjuangan yang tidak kenal lelah, dan membutuhkan kehadiran dan pertolongan Tuhan.
Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yang rukun dan damai, meskipun itu harus diperoleh dengan cucuran air mata.
Belaian tangan suami adalah emas bagi istri.
Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami.
Kesetiaan suami adalah mahkota bagi istri.
Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.
Perbaikilah apa yang bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat. Cintailah pasangan yang telah Tuhan pilih untukmu!
Perhatikan juga hubungan ehem suami jangan sampai tidak dapat dipenuhi oleh istri layani suami dengan maksimal dan jadikan sista satu
satunya wanita idaman suami kamu.
Hubungi kami segera di
Sms/wa: 085701083800
PIN BB 537DACBB
dan Dapatkan konsultasi gratis mengenai
rumah tangga anda terutama masalah org4an kew4nitaan
ssst khusus wanita aja yah !!
31/08/2015
[ KEMBALI seperti PER4W4N DALAM 5 MENIT AJA ]
Berikut ini Tips Me.ngencangkan atau Mem.persempit
Mahkota Ke.wanitaan sista dalam waktu 5 menit
dengan.........
,
>> "Nattural-CX"
31/08/2015
[ KEMBALI seperti PER4W4N DALAM 5 MENIT AJA ]
Berikut ini Tips Me.ngencangkan atau Mem.persempit
Mahkota Ke.wanitaan sista dalam waktu 5 menit
dengan.........
,
>> "Nattural-CX"
23/08/2015
Suami SELINGKUH ? jangan disalahkan kalau ini
penyebabnya !
dibaca sampai habis ya bunda..
masalah wanita saat ini adalah mengalami
keputihan, bau tidak sedap, miss v terlalu longgar,
bahkan suami sering mengeluh dan mengatakan
" rasa kamu kok hambar dan gak ada rem nya lagi
sih ? " , waduh... kalau begitu berarti sudah
berbahaya, bisa bisa nanti suami anda jajan
diluar. bagaimana mau harmonis dan romantis lagi
kalau begitu ?
hanya ada 1 Solusinya ! yaitu dengan
menggunakan Herbal Natural Alami CRYSTAL X,
100% tanpa efek samping dan terbukti mengatasi
semua masalah pada miss v.
ada banyak sekali manfaat dari CX,
- Menyempitkan miss v, kuat “menggigit /
mencengkram".
- Menghilangkan nyeri waktu berhubungan
- Miss v elastis, lentur, meningkatkan daya
rangsang sehingga mempermudah orgasme
- Mempercepat mendapatkan keturunan
- Melancarkan dan siklus haid teratur
- Menghilangkan kerak / kotoran- kotoran yang
telah lama mengendap di miss V secara tuntas
100%
- Mencegah dan menyembuhkan keputihan /
kekuningan bahkan yang sudah parah, untuk
semua umur baik yang sudah menikah atau belum
- Menyembuhkan iritasi/ rasa perih di selaput Miss
V
- Membunuh kuman, jamur dan bakteri yang
merugikan tubuh, terutama merugikan miss v
- Mencegah dan mengatasi kista, myom, kanker.
dll.
- Sangat baik digunakan ibu setelah melahirkan,
setelah nifas, akan mengembalikan miss v seperti
sedia kala, suami akan merasakan sensasi istrinya
"seperti perawan kembali"
- Mengobati infeksi saluran kencing, infeksi rahim
- Mengobati kutil di organ vital, baik untuk wanita
ataupun laki2
- dan masih banyak manfaat yang lainnya.
Konsultasi (gratis) via INBOX atau...
SMS/WHATAPP 085701083800
PIN BB 537DACBB
Agen resmi PT.NASA no distributor N 391317 Putri
20/08/2015
Colek suami nya bun :)
Para suami WAJIB baca !
Seorang suami mengeluh karena merasa capek… capek dan
capek. kesellll aja bawaanya. Ia terlalu capek bekerja
sendirian dan ingin agar isterinya membantu mencari
nafkah sebab selama ini menurutnya, Ia merasa isterinya
itu Tidak Bekerja dan tidak berguna karena tidak bisa
menghasilkan pemas**an tambahan” hingga akhirnya si
suami ini pergi untuk konsultasi
Berikut tanya jawab antara seorang suami (S) dan Psikolog
(P).
P : Apakah pekerjaan pak Bandy?
S : Saya bekerja sebagai akuntan di sebuah Bank.
P : Isteri Bapak?
S : Dia tidak bekerja. Hanya ibu rumah tangga saja.
P : Setiap pagi siapa yang menyediakan sarapan?
S : Isteri saya menyediakan sebab dia tidak bekerja.
P : Jam berapa isteri bangun untuk menyediakan sarapan?
S : Sebelum Subuh dia sudah bangun karena sebelum
membuat sarapan dia beres-beres rumah dulu dan juga
mencuci pakaian.
P : Anak-anak pak Bandy ke sekolah bagaimana?
S : Isteri saya yang mengantar sebab dia tidak bekerja.
P : Selepas mengantar anak-anak, apa yang selanjutnya
isteri Bapak lakukan?
S : Pergi ke pasar, kemudian kembali ke rumah untuk
memasak dan membereskan jemuran. Isteri kan tak
bekerja.
P : Petang hari selepas pak Bandy p**ang ke rumah, apa
yang Bapak lakukan?
S : Beristirahat, karena seharian saya capek bekerja.
P : Lalu apa yang isteri Bapak lakukan?
S : Mijitin badan saya yang pegel-pegel, Sediakan makanan,
melayani anak, menyiapkan makan untuk saya dan
membereskan sisa-sisa makanan dan bersih-bersih lalu
lanjut menidurkan anak-anak.
P: Pak Bandy. coba perhatikan, Menurut anda siapa yang
lebih banyak bekerja?
Rutinitas seharian isteri Anda dimulai dari sebelum pagi
sehingga lewat malam masih juga dikatakan TIDAK
BEKERJA????
Ibu Rumah Tangga memang tidak memerlukan segulung
ijazah, pangkat atau jabatan yang besar, tetapi peranan IBU
RUMAH TANGGA sangatlah penting Pak ! dari sini, Justru
istri Anda yang lebih banyak bekerja daripada anda sendiri
Jleb !!!!! seperti tertohok oleh pernyataan Psikolog, si Suami
baru nyadar kalau anggapan dia selama ini keliru dan
salah besar. Ia jadi terharu akan kerja keras istrinya. Ia
langsung berpamitan p**ang dan buru-buru menemui
istrinya untuk meminta ma’af dan memeluknya sambil
mengungkapkan kata sayang.
Subhanallah…
Semoga yang mengucapkan ‘Aamiin’ mampu membentuk
keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta
kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin…
*) Bila bermanfaat boleh disebarkan!!! Terima kasih.
==========================
Artikel ini didukung oleh :
♡ Cantik Sehat Luar Dalam
bahagiakan rumah tangga anda, untuk Bunda coba deh buat r4pet daerah pribadi bunda, ilangin juga tuh kputih4nnya, pakaicx dijamin deh suami tambah romantis.
Buat suami jg pakai herbastamin..
Konsultasi Gratis kesehatan ke kami :
SMS / TLP /WA: 0857 0108 3800
BBM : 537DACBB
20/08/2015
Para suami WAJIB baca !
Seorang suami mengeluh karena merasa capek… capek dan
capek. kesellll aja bawaanya. Ia terlalu capek bekerja
sendirian dan ingin agar isterinya membantu mencari
nafkah sebab selama ini menurutnya, Ia merasa isterinya
itu Tidak Bekerja dan tidak berguna karena tidak bisa
menghasilkan pemas**an tambahan” hingga akhirnya si
suami ini pergi untuk konsultasi
Berikut tanya jawab antara seorang suami (S) dan Psikolog
(P).
P : Apakah pekerjaan pak Bandy?
S : Saya bekerja sebagai akuntan di sebuah Bank.
P : Isteri Bapak?
S : Dia tidak bekerja. Hanya ibu rumah tangga saja.
P : Setiap pagi siapa yang menyediakan sarapan?
S : Isteri saya menyediakan sebab dia tidak bekerja.
P : Jam berapa isteri bangun untuk menyediakan sarapan?
S : Sebelum Subuh dia sudah bangun karena sebelum
membuat sarapan dia beres-beres rumah dulu dan juga
mencuci pakaian.
P : Anak-anak pak Bandy ke sekolah bagaimana?
S : Isteri saya yang mengantar sebab dia tidak bekerja.
P : Selepas mengantar anak-anak, apa yang selanjutnya
isteri Bapak lakukan?
S : Pergi ke pasar, kemudian kembali ke rumah untuk
memasak dan membereskan jemuran. Isteri kan tak
bekerja.
P : Petang hari selepas pak Bandy p**ang ke rumah, apa
yang Bapak lakukan?
S : Beristirahat, karena seharian saya capek bekerja.
P : Lalu apa yang isteri Bapak lakukan?
S : Mijitin badan saya yang pegel-pegel, Sediakan makanan,
melayani anak, menyiapkan makan untuk saya dan
membereskan sisa-sisa makanan dan bersih-bersih lalu
lanjut menidurkan anak-anak.
P: Pak Bandy. coba perhatikan, Menurut anda siapa yang
lebih banyak bekerja?
Rutinitas seharian isteri Anda dimulai dari sebelum pagi
sehingga lewat malam masih juga dikatakan TIDAK
BEKERJA????
Ibu Rumah Tangga memang tidak memerlukan segulung
ijazah, pangkat atau jabatan yang besar, tetapi peranan IBU
RUMAH TANGGA sangatlah penting Pak ! dari sini, Justru
istri Anda yang lebih banyak bekerja daripada anda sendiri
Jleb !!!!! seperti tertohok oleh pernyataan Psikolog, si Suami
baru nyadar kalau anggapan dia selama ini keliru dan
salah besar. Ia jadi terharu akan kerja keras istrinya. Ia
langsung berpamitan p**ang dan buru-buru menemui
istrinya untuk meminta ma’af dan memeluknya sambil
mengungkapkan kata sayang.
Subhanallah…
Semoga yang mengucapkan ‘Aamiin’ mampu membentuk
keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta
kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah. Aamiin…
*) Bila bermanfaat boleh disebarkan!!! Terima kasih.
==========================
Artikel ini didukung oleh :
♡ Cantik Sehat Luar Dalam
bahagiakan rumah tangga anda, untuk Bunda coba deh buat r4pet daerah pribadi bunda, ilangin juga tuh kputih4nnya, pakaicx dijamin deh suami tambah romantis.
Buat suami jg pakai herbastamin..
Konsultasi Gratis kesehatan ke kami :
SMS / TLP /WA: 0857 0108 3800
BBM : 537DACBB
19/08/2015
Allah memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita..agar menyadari bahwa seluruh alam ini milik Allah bukan milik kita..
17/08/2015
"Ma, papa mau lagi doong nanti malam..."
hihihi... pingin kan hubungan kalian mesra lagi terutama
soal hubungan ehem nya, jangan remehkan soal ini ya
layani suami dengan maksimal dan jadikan sista satu
satunya wanita idaman suami kamu.
Hubungi kami segera di SMS/WHATAPP 085701083800 PIN
BB 537DACBB dan Dapatkan konsultasi gratis mengenai
rumah tangga anda terutama masalah org4an kew4nitaan
ssst khusus wanita aja yah !!
Buat sista yang lain share juga d**g tips kalian menjaga
keharmonisan RT nya
17/08/2015
Kisah yang sangat mengharukan, bunda baca sampai habis yaa....
Semoga kisah di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :
Aku membencinya... itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.
Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.
Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal ses**a hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.
Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak s**a handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.
Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.
Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.
Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.
Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kus**ai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.
“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.
Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”
“Sayang, aku p**ang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.
Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.
Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.
Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.
Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur p**as. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.
Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia s**ai dan tidak dis**ai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika p**ang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun p**ang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.
Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.
Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.
Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak s**a ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.
Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.
Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.
Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.
Istriku Liliana tersayang,
"Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.
Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.
Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.
Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!"
Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.
Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.
Silahkan like atau share kisah ini
================
Artikel ini didukung oleh :
♡ Cantik Sehat Luar Dalam
bahagiakan rumah tangga anda, karena kebahagiaan dirumah tergantung dari BUNDA
Konsultasikan kesehatan bunda ke kami :
SMS / TLP /WA: 0857 0108 3800
BBM : 537DACBB
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Magelang
