VCO Pahlawan
Reseller extra Virgin Coconut Oil di Medan
04/07/2020
Extra Virgin Coconut Oil
Hp. +6281262007626
Chat WhatsApp https://wa.me/6281262007626
Informasi mengenai kami, kunjungi https://vcopahlawan.business.site
04/07/2020
Extra Virgin Coconut Oil
15/06/2020
Pasien Positif Covid-19 Asal Aceh Tamiang Sembuh Diberikan VCO Selama Dirawat di RSUD Aceh Timur.
Sabtu, 13 Juni 2020.
Selama menjalani perawatan di RSUD dr Zubir Mahmud, Aceh Timur, selain diberikan obat-obatan oleh dokter spesialis paru, pasien positif Covid-19, asal Aceh Tamiang M (51) yang dinyatakan telah sembuh juga diberikan obat herbal minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO).
Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr Zubir Mahmud, Aceh Timur, dr Edi Gunawan, yang juga Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Timur, kepada Serambinews com, Sabtu (13/6/2020).
dr Edi Gunawan mengatakan, sejak dirawat di RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur, Minggu 7 Juni 2020, pasien positif Covid-19, Aceh Timur, dinyatakan telah sembuh setelah dua kali hasil pemeriksaan swabnya negatif.
“Pasien sudah kita serahkan secara resmi yang dijemput tim Dinkes Aceh Tamiang. Kita juga membuat surat yang menyatakan bahwa si pasien telah sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab dua kali dengan hasil negatif,” jelas dr Edi Gunawan.
Salah satu (satu diantara) upaya tim medis menyembuhkan si pasien positif Covid-19 itu, jelas dr Edi, yaitu selama perawatan di RSUD dr Zubir Mahmud, juga diberikan obat herbal VCO atau minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO).
“Selain diberikan obat-obatan oleh dokter spesialis paru, rumah sakit juga mengambil kebijakan dengan memberikan suplemen tambahan kepada si pasien untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya yaitu obat herbal VCO Seramoe Mekkah,” jelas dr Edi.
Beruntungnya, jelas dr Edi, VCO ini juga sudah diproduksi oleh warga Aceh Timur, dan sudah ada dijual di apotek.
“Sementara ini, obat herbal VCO ini baru kita berikan kepada pasien positif Covid ini, ke depan pasien yang menderita sakit diabetes melitus (DM) dan penyakit lainnya juga akan kita berikan,” ungkap dr Edi, seraya menyebutkan pihak rumah sakit juga memberikan suplemen VCO kepada pasien asal Aceh Tamiang tersebut untuk dikonsumsi di rumah.
dr Edi menyebutkan salah satu manfaat VCO yaitu, bisa menyembuhkan virus Covid-19.
Dikutip dari Tribun Manado, produk virgin coconut oil termasuk ke dalam 55 produk inovasi dalam rangka mencegah Covid-19 yang diluncurkan Presiden Joko Widodo, Rabu 20 Mei 2020 lalu.
Salah satunya (satu diantaranya), yaitu produk VCO organic hasil inovasi tim peneliti Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Peluncuran bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi momen yang sangat membanggakan. Sebab produk yang dihasilkan tim peneliti Unsrat, mampu terpilih kendati bersaing ketat dengan 5 ribuan karya lain se-Indonesia.
Di mana pada akhirnya, pemerintah pusat hanya menetapkan 55 produk inovasi yang digunakan untuk membantu menangani pandemi Covid-19.
Presiden memberikan apresiasi kepada para peneliti, yang langsung melakukan video conference (vidcon) dengan para pencetus produk VCO Organik, termasuk Prof Dr Ir Lucia C Mandey, MS dan tim atas nama Unsrat yang terpilih secara nasional.
Prof Lucia mengatakan, peluncuran produk-produk inovasi Indonesia dilakukan Presiden Jokowi melalui vidcon bersama Wapres, para menteri dan berbagai pimpinan lembaga tinggi serta seluruh peneliti.
"Sebanyak 5 ribuan produk hasil inovasi dan penelitian bersaing dan hanya 55 produk konsorsium yang dinyatakan lolos oleh Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek BRIN)," kata Lucia kepada Tribun Manado, Kamis (21/05/2020).
Prof Lucia mengaku sangat bersyukur karena inovasi dari para peneliti Unsrat diperhitungkan di tingkat nasional.
"Produk VCO organik asli Sulut berkhasiat memberi energi dan beberapa testimoni dapat membantu dalam terapi kesembuhan penderita Covid-19," sebut Prof Lucia.
Dengan mengonsumsi VCO organik, imunitas akan naik sehingga tidak mudah terinfeksi virus Corona.
"VCO organik ini dapat menanggulangi Covid-19. Inilah yang diusulkan oleh Unsrat Manado," katanya.
Dikatakan, Presiden Jokowi pada kesempatan vidcon mendorong para anak bangsa agar terus berinovasi dalam bidang sains dan teknologi.
"Hal ini tentunya menjadi semangat bagi kami, untuk terus berinovasi dalam bidang sains dan teknologi," ujar Prof Lucia yang adalah tim penyusun Standar Nasional Indonesia VCO.
Sebelumnya, pihak Kemenristek BRIN telah melakukan uji klinis terhadap VCO atau minyak kelapa murni bersama jahe merah dan jambu biji, untuk mencegah penyebaran paparan Covid-19.
“Pihak Kemenristek/BRIN sudah melakukan uji klinis, baik sistematic review, kemudian studi bioinformatika dan saat ini sedang melakukan uji klinis, terhadap VCO yang diharapkan dapat mengatasi penyakit Covid-19," jelas Lucia yang pernah menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Unsrat periode 2014-2018.
Adapun tim peneliti yang diketuai Prof Dr Ir Lucia terdiri dari para anggota yakni Ir Dedie Tooy MSc PhD; Ir Herry Pinatik MSi; Ir Tineke Langi LISi; Dr Ir Dantje Tarore MS; Ir. Maya M Ludong MS; Ir Teltje Koapaha MSi; dr Natasia M. Dumais MSi; Dr Ir Tommy F. Lolowang MS dan Ir Ireine Longdong, MP.(*)
Penulis: Seni Hendri
Editor: Ansari Hasyim
Sumber: Serambi Indonesia (https://aceh.tribunnews.com/amp/2020/06/13/pasien-positif-covid-19-asal-aceh-tamiang-sembuh-diberikan-vco-selama-dirawat-di-rsud-aceh-timur?page=all)
Tags: -19
11/06/2020
Dengan terpublisnya alamat dan nomor hp akan adasaja makhluk jahat yang MENCOBA mengambil keuntungan dengan cara merugikan orang lain.
Contoh: seseorang yang mengirimkan "cerita karangan" kepada pemilik nomor hp, seakan akan seperti BERITA yang benar terjadi, seperti kecelakaan dan atau lainnya.
maka INGAT..!, dan sampaikan pada keluarga, untuk selalu tenang saat menerima berita yang belum jelas kebenarannya.
🌏
PENIPU BERMODUS "ANAK KECELAKAAN" RESAHKAN ORTU SISWA DI PEKANBARU
Penelepon gelap meresahkan sejumlah orangtua siswa di Pekanbaru. Banyak yang panik. Bahkan sampai pingsan. Bagaimana modusnya?
Inilah yang dialami sejumlah orangtua siswa di SMP Negeri 9, Jl Harapan Raya Pekanbaru. Para orangtua siswa mendapat kabar anaknya di sekolah masuk rumah sakit. Modusnya macam-macam, yang pada akhirnya si penelepon minta ditransfer uang.
Berikut cerita Semi Lestari, ibu yang anaknya bersekolah di SMP 9, bernama Bunga, kepada detikcom, Minggu (8/12/2013).
Ibu dua orang anak ini menyebutkan, bahwa pihak sekolah memang melarang para siswanya membawa HP ke sekolah. Sehingga HP para murid tinggal di rumah. Pengalaman Ibu Semi, saat anaknya bersekolah, tiba-tiba HP anaknya berdering dari nomor yang tak dikenal, Sabtu (7/12/2013).
"Si penelepon tahu, kalau HP itu milik Bunga anak saya. Lantas menyebutkan kalau anak saya jatuh pingsan dan kepalanya terhempas ke lantai. Dan menyebutkan saat ini berada di rumah sakit," cerita Ibu Semi.
Si penelepon mengarahkan ke nomor HP lainnya yang disebut merupakan seorang ibu guru yang menjadi wali kelas anaknya tengah mendampingi di rumah sakit.
Ibu Semi pun menghubungi kembali. Dari sana suara seorang wanita kembali memastikan bahwa kondisi anaknya berada di ruang gawat darurat dan harus segera dioperasi.
"Ibu tolong segera kirimkan uang Rp 15 juta agar segera ditangani tim dokter. Sisa biaya operasinya nanti bisa dilunasi. Ibu tidak usah panik, cari saja dananya segera, biar saya yang dampingi Bunga di sini," kata suara di balik telepon itu sebagaimana ditirukan kembali oleh Ibu Semi.
Ibu Semi ini panik tak karuan. Langsung menghubungi suaminya. Suami sempat kaget mendengarkan suara istrinya menangis. Sang suami menyarankan agar segera ke sekolah, untuk mengecek kebenaran itu.
"Bagaimana kita tidak panik, si penelepon menghubungi ke HP anak saya. Nama wali kelas yang disebutkan juga benar. Anak saya duduk di kelas berapa, dan si penelepon juga tahu nama lengkap kedua orangtuanya. Siapa yang tak panik," cerita Ibu Semi.
Ibu saat itu langsung mendatangi ke sekolah dengan tetap cemas. Sampai di sekolah anaknya, ternyata sudah ada 30-an orangtua siswa mengalami hal yang sama.
"Semuanya pada panik, dan ternyata ini modus penipuan. Setelah saling cek ke HP masing-masing, ternyata pelakunya dari nomor HP yang sama," kata Semi.
"Ceritanya macam-macam, ada yang anaknya disebut korban tabrak lari, ada kepalanya pecah kepleset di kamar mandi, ada pingsan. Pokoknya semua membuat kita panik," kata Ibu Semi sambil menjelaskan dirinya belum melapor ke polisi atas kejadian itu.
Disarankan orangtua untuk tidak panik jika mendapatkan telepon seperti cerita di atas. Kabarnya penelepon gelap ini mengetahui nomor HP para siswa itu lewat jebakan di jaringan sosial FB. Mereka menyamar sebagai ABG yang sesuai sasaran yang nantinya berkenalan dan saling tukar nomor HP.
Sumber: detikNews, Minggu, 08 Des 2013
https://www.detik.com/news/berita/d-2435538/penipu-bermodus-anak-kecelakaan-resahkan-ortu-siswa-di-pekanbaru
🌏
TEKNOLOGI MAKIN MAJU, PENIPUAN DENGAN REKAYASA SOSIAL PUN BERUBAH
Anda mungkin sudah mengetahui modus-modus penipuan digital yang kerap terjadi. Mulai dari undian berhadiah, peretasan e-mail, phising, hingga modus "mama minta pulsa."
Namun, tahukah Anda ternyata modus-modus penipuan berbasis rekayasa sosial itu, sudah terjadi sejak sebelum teknologi secanggih sekarang?
Hasil kajian Pusat Studi Masyarakat Digital Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan bahwa modus-modus itu sudah hadir sejak teknologi masih berada di era klasik berbasis e-mail, handphone, dan SMS.
"Namun semenjak teknologi semakin advance (maju), tindakan yang dilakukan para penipu mulai bergeser dari mengakses sistem menjadi memanipulasi psikologis pengguna," ujar Peneliti CfDS UGM, Adityo Hidayat kepada KompasTekno, Jumat (28/2/2020).
Target yang menjadi sasaran itu sebagai pihak yang punya otoritas di sistem elektronik tersebut.
Adityo menjelaskan kasus-kasus penipuan dengan teknik rekayasa sosial dengan memanipulasi psikologis, dari masa ke masa.
Pada periode 2013 hingga 2017, modus penipuan berbasis rekayasa sosial rata-rata menggunakan topik undian berhadiah, advance-fee scam, peretasan e-mail perusahaan, pemalsuan website, phising, dan "mama minta pulsa."
Pada 2018, topik manipulasi psikologis mulai berkembang dengan meminta akses kode OTP untuk transaksi finansial para korban, dan meminta kode verifikasi penyedia jasa telekomunikasi melalui sms atau telepon.
Pada 2019, strateginya pun mulai berkembang dengan menghubungi pengguna pemilik dompet elektronik untuk menapatkan OTP dengan kedok mendapatkan hadiah, atau modus penipuan dengan meminta kode verifikasi aplikasi olah pesan, hingga call forwarding.
Modus-modus penipuan ini biasanya diawali dengan para penipu yang memberikan kalimat-kalimat yang menyedihkan atau menyenangkan, seperti mengabarkan sanak saudara yang kecelakaan atau baru saja mendapatkan hadiah.
Setelah dapat mengendalikan psikologis korban, penipu akan meminta para korbannya untuk mengikuti saran dan melakukan tindakan yang mengakses uang milik korban.
Adityo mengatakan hal yang paling penting dilakukan dalam menghindari modus penipuan ini, adalah dengan memperkaya pengetahuan tentang modus-modus penipuan terbaru yang dilakukan penipu.
Menurutnya, setelah calon korban mengetahui tentang modus-modus penipuan, mereka akan bisa mengidentifikasi tahapan-tahapan yang dilakukan oleh para penipu.
Saat dihubungi pun, jangan sampai pengguna mempercayai gimmick atau perintah yang diminta oleh penipu untuk mengakses kode OTP atau hal privasi milik mereka.
"Pengguna layanan sebagai kunci dari kejadian ini, pengguna layanan adalah pihak terpenting dalam rantai kemanan siber," ujarnya.
Sumber: KOMPAS com, Jumat, 28 Februari 2020
Penulis: Putri Zakia Salsabila | Editor: Reska K. Nistanto
https://tekno.kompas.com/read/2020/02/28/20200047/teknologi-makin-maju-penipuan-dengan-rekayasa-sosial-pun-berubah
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
Medan
20233
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| Saturday | 09:00 - 17:00 |
