Griya Kukuh Herbal

Griya Kukuh Herbal

Share

Griya Kukuh Herbal adalah Toko yang menyediakan berbagai jenis herbal berkwalitas.

Photos from Griya Kukuh Herbal's post 02/04/2024

Senenge olih pesenan, kena nggo sangu badan 🤭
Monggoh sing arep melu pesen madu, kiye dalane 081325155835 nggih🙏

TikTok · Kukuh Juliono 31/08/2023

madu klanceng

TikTok · Kukuh Juliono Lihat postingan Kukuh Juliono.

TikTok · Kukuh Juliono 31/08/2023

Madu Klanceng Dimensi Purbalingga

TikTok · Kukuh Juliono Lihat postingan Kukuh Juliono.

Kunjungi TikTok untuk menemukan video! 31/08/2023

Budidaya madu Klanceng

Kunjungi TikTok untuk menemukan video! Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.

TikTok · kukuh 24/08/2023

madu Murni apis melifera nextar randu

TikTok · kukuh Lihat postingan kukuh.

TikTok · kukuh 24/08/2023

Madu Murni Lokal klanceng .
Minat kiye dalane 081325155835.
Apa langsung maring ngumah ya kena kiye alamate Karangreja RT 16 RW 08 Kutasari Purbalingga.

TikTok · kukuh Lihat postingan kukuh.

Kunjungi TikTok untuk menemukan video! 24/08/2023

Sedia madu murni klanceng.
Asli produk lokal.

Kunjungi TikTok untuk menemukan video! Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.

26/07/2023

TIDAK MEMINTA TAPI LEBIH MEMBUTUHKAN

Imam Syafi’i pernah menangis, ketika sahabatnya hendak meminjam uang. Sang sahabat menjadi merasa tidak enak, lalu dia tanya kenapa beliau menangis.

Ternyata jawabannya sungguh tak diduga.
“Aku sedih... karena engkau sampai harus datang ke sini hendak meminjam uang. Seharusnya aku tahu kesulitanmu, sebelum engkau hendak meminjam uang padaku”, jawab Imam Syafi'i.

Allahu akbar!
Begitulah ulama besar memaknai sebuah persaudaraan. Bahwa seorang saudara itu seharusnya “sensitif” terhadap kesulitan saudaranya. Dan bisa membantunya SEBELUM ia meminta pertolongan.

Maka jika ada saudara antum yang status FB-nya “jualan melulu”, status WA-nya barang dagangan, profil picture-nya jualan. Bahkan di hari libur, di hari saatnya santai, ia masih juga jualan.

Jangan su'uzhon dulu dengan mengatakan : “jualan melulu !!”

Akhi fillah... bisa jadi itulah cara saudara antum berikhtiar keluar dari kesulitannya.

Mereka bisa jadi ingin sekali minta tolong. Tapi rasa iffah (menahan diri dari meminta-minta), mencegah mereka dari melakukan itu.

Bisa jadi juga mereka pernah minta tolong pada antum, lalu antum berhalangan. Lalu mereka menjadi tidak enak dan tidak pernah minta tolong lagi kepada antum.

Bisa jadi mereka termasuk golongan orang yang disebutkan Allah dalam surah Al Baqarah ayat 273 :

"Apa yang kamu infakkan) adalah untuk orang-orang fakir yang terhalang (usahanya karena jihad) di jalan Allah, sehingga dia yang tidak dapat berusaha di bumi; (orang lain) yang tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang KAYA karena mereka MENJAGA DIRI (dari meminta-minta). Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya, mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain. Apa pun harta yang baik yang kamu infakkan, sungguh, Allah Maha Mengetahui."

Dalam ayat tersebut, Allah mengingatkan bahwa ada orang-orang yang tak meminta-minta tapi ia lebih butuh untuk ditolong, bahkan perlu diprioritaskan.

Maka jika antum menemui kondisi saudara antum seperti di atas, upayakan dengan sangat untuk menolong mereka.

Jika mereka berjualan, upayakan dengan sangat untuk membeli produk mereka!

Membeli barang dagangan saudara antum 50ribu, 100ribu, bahkan 200ribu, TAKKAN MEMBUAT ANTUM JATUH MISKIN !

Tetapi bisa jadi dengan nominal di atas, antum sudah membantu saudara antum “dengan cara terhormat”, agar ia keluar dari kesulitannya, dan semoga Allah SWT mengeluarkan antum juga dari kesulitan antum sekarang.

Jangan berpikiran, dia kan dagang, harus usaha sendiri donk.

Akhi fillah... urusan mereka bisa jadi tak semudah itu. Mereka bisa jadi bukan pengusaha besar yang uangnya tak berseri. Mereka harus memutar modal dalam kesempitan dan kebutuhan hidupnya sendiri. Jangan samakan dengan pengusaha besar yang bisa dapat modal milyaran dengan mudah.

Kita ini sering terjebak pada “amal-amal simbolik”. Amal-amal yang membuat kita “perkasa” secara nama, tetapi sebenarnya kurang efisien. Jika ada dua orang yang sama-sama kesulitan. Salah satunya adalah kader dakwah, orang yang menghabiskan hidupnya untuk dakwah, kepada siapa sebaiknya kita bantu? (tentu antum sudah tahu jawabannya).

Akhi fillah... Tahukah antum, bisa jadi “dagangan” mereka itu, untungnya adalah buat ongkos dakwah mereka.

Untuk mereka beli bensin, makanan, agar mereka bisa mengisi liqo' di waktu-waktu yang antum tidak bisa. Karena bisa jadi misalnya, mentoring-mentoring itu, halaqoh-halaqoh itu, amalan-amalan dakwah itu harus dilakukan di hari kerja, di hari dimana antum belum tentu bisa.

Ketika antum beli dagangan mereka, maka sesungguhnya antum sedang mensubsidi dakwah “dengan cara terhormat”.

Tak semua orang mau “dibayar” untuk mengisi mentoring atau halaqoh atau sebuah amalan dakwah misalnya. Tetapi tentu mereka tak menolak jika antum “memberinya” dalam bentuk pembelian barang dagangan mereka.

Maka sekali lagi “jangan perhitungan” pada saudara-saudara antum yang berdakwah dan berniaga.

Jika pun mereka sukses, jadi pedagang atau pengusaha kaya, infaq, shodaqoh dan zakat mereka takkan lari kemana-mana. Akan ke ranah dakwah juga atau minimal demi kemaslahatan ummat.

Cobalah bantu mereka, hari ini juga, sebab bisa jadi hari ini mereka sedang dalam kondisi kritis keuangan. Dan sangat butuh bantuan antum. Entah untuk membayar biaya anak sekolah, membeli makan sehari-hari, yang mereka sudah kehabisan ide darimana lagi mendapatkan uangnya.

Niatkanlah berinfaq dengan ikhlas untuk menolong mereka yang tidak meminta-minta padahal sangat membutuhkan pertolongan.

Kalau pun antum tak butuh jualan mereka, nanti bisa antum sumbangkan. Maka pahala antum makin berlipat. Pahala infaq ke saudara antum, pahala mengeluarkan ia dari kesulitan dan pahala infaq barang antum ke orang lain.

Akan semakin maksimal bantuan antum, jika setelah membeli, antum juga turut mengiklankan atau mengajak orang lain untuk membeli.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu s**a menolong saudaranya” (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

Edited by. Satria hadi lubis

22/09/2022

Yang lagi nyari madu bawang lanang ,ready yoo.
minat call 081325155835
harga 175k net 625 ml

Photos from Griya Kukuh Herbal's post 21/09/2022

Yuk di borong nih Bosque jeruk lemon yang pastinya sueger banget untuk diminum.
cukup 15.000 saja perkilonya.
minat japri saja di 081325155835 🙂🙏

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Purbalingga?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Karangreja RT 16 RW 8
Purbalingga
53361