EZLose
Langsing Tanpa Repot
Berbagai Cara Diet Dalam 1 Minggu
Terdapat sejumlah cara alami yang dapat kamu lakukan saat ingin menurunkan berat badan hanya dalam 1 minggu saja, seperti:
1. Mengurangi asupan kalori
Mengurangi porsi makan atau asupan kalori terbukti efektif untuk menurunkan berat badan secara singkat. Total kalori yang harus kamu makan per hari demi menurunkan berat badan tergantung dengan kebutuhan kalori setiap harinya. Sehingga, hitung terlebih dahulu kebutuhanmu, lalu tentukan untuk mengurangi asupan kalorimu.
Supaya memudahkan kamu untuk mengurangi asupan kalori dan juga memaksimalkan dampak diet. Untuk itu, kamu perlu menghindari mengkonsumsi cemilan dan menambahkan bumbu penyedap, serta coba untuk memperbanyak makan protein tanpa lemak dan sayur-sayuran.
2. Batasi asupan karbohidrat
Mengurangi konsumsi karbohidrat atau menjalani diet karbo, seperti roti, pasta, dan nasi, dianggap efektif untuk menurunkan berat badan secara cepat dan bisa meningkatkan kesehatan.
Untuk pengganti karbo, kamu dapat memperbanyak konsumsi sayuran yang rendah akan karbohidrat, seperti pakcoy dan bayam, mengkonsumsi ikan, daging bebas lemak, serta putih telur. Protein juga dapat membantu kamu untuk meningkatkan metabolisme pada tubuh mu.
3. Kurangi mengkonsumsi makanan siap saji
Tidak hanya mengurangi asupan kalori saja, mengurangi makanan siap saji pun bisa membantu kamu untuk turunkan berat badan, khususnya bila sebelumnya kamu termasuk sering mengkonsumsi makanan ini.
Kamu bisa mengganti makanan siap saji dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti, ayam dan ikan, serta sayur-sayuran yang rendah karbohidrat. Dengan demikian, kamu tetap selalu merasa kenyang tanpa mengkonsumsi banyak kalori.
4. Perbanyak aktivitas fisik dan olahraga
Dengan memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga yang bisa membakar kalori juga menjadi cara untuk menurunkan berat badan hanya dalam waktu 1 minggu saja. Teorinya, semakin banyak kamu membakar kalori, maka semakin cepat berat badanmu berkurang.
Oleh karena itu, mulailah untuk memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga, seperti senam aerobik dan mengangkat beban, guna meningkatkan metabolisme dan massa otot tubuh serta mengurangi tumpukan karbohidrat.
Jika hal tersebut berat untuk kamu lakukan, maka kamu bisa mengubah gaya hidup sederhana dengan bersepeda ke kantor, berjalan kaki selama 30 menit, lebih banyak berdiri, naik tangga atau membersihkan rumah bisa membantumu untuk membakar banyak kalori.
5. Berpuasa
Diet puasa yang bisa kamu lakukan secara rutin pun dapat membantumu untuk diet. Secara tidak langsung, waktumu untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang berkalori menjadi berkurang karena puasa. Alhasil, kalori yang masuk dalam tubuh mu menjadi lebih sedikit.
Kamu bisa melakukan puasa intermiten yang merupakan cara efektif dan terbukti bisa menghilangkan lemak dalam tubuh. Terdapat beberapa cara puasa intermiten yang berbeda-beda, seperti cara 16/8 dengan tidak melakukan sarapan setiap hari dan hanya boleh makan dalam periode 8 jam, seperti jam 12 siang sampai 8 malam.
6. Kurangi begadang dan cukupkan waktu tidur
Sebuah penelitian mengungkapkan jika orang yang sering begadang atau kurang tidur cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan pada malam hari. Tentunya hal tersebut memicu meningkatnya berat badan. Lalu, dengan mencukupi waktu tidur pun dapat lebih mengefektifkan pembakaran lemak.
7. Konsumsi makanan utuh
Hal selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk turunkan berat badan hanya dalam 1 minggu yaitu dengan mengkonsumsi makanan utuh. Makanan ini merupakan makanan yang berbahan dasar bahan pangan alami yang mengandung seluruh bagian yang bisa dimakan dan tidak akan mengalami pembuangan.
Kacang merah, kacang hijau, kacang tanah dan kacang lainnya yang berkulit ari merupakan contoh dari makanan utuh. Makanan yang satu ini bisa mengenyangkan dan menjadi lebih mudah untuk mengkonsumsi lebih sedikit kalori.
Semalam 1 minggu, kamu wajib menargetkan mengkonsumsi banyak makanan utuh berbahan tunggal. Jangan lupa untuk menghindari semua jenis makanan yang diproses.
8. Pakai tips demi kurangi retensi air
Cara mengurangi berat badan dengan cepat yaitu dengan memakai retensi air, seperti:
Ekstrak dandelion: Suplemen yang dikenal ekstrak dandelion dilaporkan bisa membantu kurangi retensi air.
Mengkonsumsi kopi: Kopi merupakan sumber kafein yang cukup sehat. Studi menunjukkan jika kafein bisa membantumu menghilangkan kelebihan air dan membakar banyak lemak.
Perhatikan intoleransi mu: Mengkonsumsi makanan atau minuman yang kamu tidak toleran, seperti laktosa dan gluten, bisa mengakibatkan retensi air secara berlebihan dan kembung. Sehingga, hindari makanan tersebut sebisa mungkin.
Untuk memperoleh hasil terbaik, usahakan untuk selalu mengutamakan kesehatanmu selama menjalani cara-cara di atas. Jangan sampai berat badanmu turun drastis, namun kesehatanmu terganggu. Harus kamu ketahui juga jika cara menurunkan berat badan hanya dalam waktu 1 minggu biasanya sangat efektif untuk waktu yang sebentar saja.
1. Metabolisme
Secara alami, wanita cenderung memiliki tingkat metabolisme yang lebih rendah daripada pria. Ini berarti tubuh wanita menggunakan lebih sedikit kalori (satuan energi) untuk memicu fungsi tubuh agar berfungsi normal, seperti bernapas, berpikir, dan mengalirkan Anda. Lalu, kalori yang tersisa disimpan menjadi lemak.
Kondisi ini membuat lapisan lemak wanita menjadi lebih tebal dibandingkan pria. Inilah fakta pertama yang menjadi jawaban mengapa wanita lebih susah turun berat badan dibandingkan pria.
Baca:Resign Massal Usai, Kini Muncul Fenomena Karyawan Bumerang
2. Siklus haid setiap bulan
Peningkatan hormon progesteron menjelang haid ternyata mampu memengaruhi nafsu makan seorang wanita. Karena itulah, tidak heran saat pre menstrual syndrome atau PMS terjadi, beberapa wanita cenderung mengalami peningkatan nafsu makan. Makanan yang ingin dikonsumsi pun umumnya bernilai kalori tinggi. Misalnya saja cokelat, es krim, atau keripik.
3. PCOS
Sekitar 5 sampai 10 persen wanita memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS). Ini adalah kondisi yang ditandai dengan ketidakseimbangan hormon yang membuat penurunan berat badan lebih sulit dan menyebabkan ketidakteraturan menstruasi.
Baca:9 Makanan yang Ampuh Bakar Lemak di Perut, Cobain!
4. Menopause
Menopause (berhenti haid) akan membuat tingkat hormon mengalami penurunan drastis. Selama menopause banyak wanita yang mengalami nafsu makan meningkat.
Menopause juga memperlambat metabolisme yang mengakibatkan lemak sulit terbakar yang mengakibatkan kenaikan berat badan. Ditambah lagi pada masa-masa menopause perempuan kebanyakan makin kurang berolahraga.
Baca:Ada Paket Tur Wisata ke Ukraina, Risiko Tanggung Sendiri Ya!
5. Sindrom Cushing atau gangguan kortisol yang terlalu tinggi
Sindrom Cushing adalah kondisi ketika terjadi produksi berlebihan dari hormon kortisol yang menyebabkan akumulasi lemak di wajah, perut dan pundak. Tapi untuk daerah tangan dan kaki biasanya tetap langsing. Situasi yang abnormal dengan tingkat kortisol yang tinggi inilah yang bertanggungjawab terhadap kenaikan berat badan di wilayah perut.
Sindrom ini juga membuat otot lemah, kulit tipis, luka susah sembuh, mudah memar, tekanan darah tinggi, kadar glukosa yang tidak bisa ditoleransi, stretch mark ungu pada perut, ketidakteraturan menstruasi, rambut rontok.
6. Pil KB
Perempuan yang sedang terapi hormon pengganti seperti konsumsi pil KB kadang mengalami nafsu makan meningkat. Selain itu, obat-obat steroid, anti peradangan, anti depresan dan obat diabetes juga menjadi pemicu kenaikan berat badan wanita yang kadang tidak dapat dijelaskan.
Hormon estrogen pada wanita secara khusus berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan organ seksual. Hormon estrogen ini terdiri dari 3 jenis, yaitu estradiol, estriol, dan estron.
Estradiol memiliki kadar paling tinggi pada wanita di masa suburnya, sedangkan estriol diproduksi oleh plasenta selama masa kehamilan. Sementara itu, estron tersebar luas di tubuh dan menjadi estrogen utama pada masa premenopause.
Beberapa fungsi estrogen lainnya adalah:
Membantu mengatur suhu tubuh dan menjaganya tetap stabil
Mendukung kemampuan mengingat dan meningkatkan memori
Membantu mengelola bagian otak yang mempersiapkan tubuh untuk perkembangan seksual dan reproduksi
Mengatur kadar kolesterol, sehingga mengurangi risiko penumpukan plak dalam pembuluh darah jantung (aterosklerosis)
Merangsang matangnya indung telur serta merangsang permulaan siklus menstruasi. Kondisi ini menandakan sistem reproduksi telah matang
Merangsang kematangan rahim serta membantu mempersiapkan rahim sebagai tempat berkembangnya janin
Merangsang perkembangan payudara di masa pubertas serta mempersiapkan kelenjar payudara untuk memproduksi ASI
Membantu mempertahankan kepadatan tulang
Pada dasarnya pria dan wanita memiliki kebutuhan kalori yang berbeda. Rata-rata pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori sehari. Sedangkan wanita dewasa membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari. Namun, perlu dipahami sebenarnya kebutuhan kalori per hari tiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi tubuh dan aktivitas. Misalnya ibu hamil, tentu membutuhkan kalori lebih banyak dibandingkan wanita pada umumnya.
Cara menghitung kebutuhan kalori bisa didapatkan dengan memperhitungan BMR (Basal metabolic rate) dan tingkat aktivitas harian seseorang. Rumus yang paling banyak digunakan oleh ahli gizi untuk menghitung BMR adalah Rumus Harris-Benedict. Caranya dihitung berdasarkan usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan. Berikut cara menghitung kebutuhan kalori:
Untuk laki-laki: 66,5 + (13,75 x berat badan dalam kilogram) + (5,003 x tinggi badan dalam cm) – (6,75 x usia)
Untuk wanita: 655,1 + (9,563 x berat badan dalam kilogram) + (1,850 x tinggi badan dalam cm) – (4,676 x usia)
Hasil perhitungan BMR kemudian dikalikan dengan angka aktivitas harian rata-rata. Ini berkisar antara 1,2 – 1,9 tergantung dari seberapa tinggi aktivitas harian seseorang. Semakin jarang seseorang melakukan aktivitas fisik, semakin rendah p**a angka aktivitas hariannya.
pada dasarnya pria dan wanita memiliki kebutuhan kalori yang berbeda. Rata-rata pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori sehari. Sedangkan wanita dewasa membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari. Namun, perlu dipahami sebenarnya kebutuhan kalori per hari tiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi tubuh dan aktivitas. Misalnya ibu hamil, tentu membutuhkan kalori lebih banyak dibandingkan wanita pada umumnya.
Cara menghitung kebutuhan kalori bisa didapatkan dengan memperhitungan BMR (Basal metabolic rate) dan tingkat aktivitas harian seseorang. Rumus yang paling banyak digunakan oleh ahli gizi untuk menghitung BMR adalah Rumus Harris-Benedict. Caranya dihitung berdasarkan usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan. Berikut cara menghitung kebutuhan kalori:
Untuk laki-laki: 66,5 + (13,75 x berat badan dalam kilogram) + (5,003 x tinggi badan dalam cm) – (6,75 x usia)
Untuk wanita: 655,1 + (9,563 x berat badan dalam kilogram) + (1,850 x tinggi badan dalam cm) – (4,676 x usia)
Hasil perhitungan BMR kemudian dikalikan dengan angka aktivitas harian rata-rata. Ini berkisar antara 1,2 – 1,9 tergantung dari seberapa tinggi aktivitas harian seseorang. Semakin jarang seseorang melakukan aktivitas fisik, semakin rendah p**a angka aktivitas hariannya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Website
Address
Griya Satria Indah
Purwokerto
53112
