Sirkulasi darah lancar

Sirkulasi darah lancar

Share

solusi alami, sehat, cepat, tepat dan hemat untuk membantu melancarkan sirkulasi darah anda

12/10/2021

𝙏𝙖𝙝𝙪𝙠𝙖𝙝 𝙆𝙖𝙢𝙪 3 𝙃𝙚𝙧𝙗𝙖𝙡 𝘼𝙡𝙖𝙢𝙞 𝙄𝙣𝙞 𝘿𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙈𝙚𝙣𝙪𝙧𝙪𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙏𝙚𝙠𝙖𝙣𝙖𝙣 𝘿𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙏𝙞𝙣𝙜𝙜𝙞

1. 𝙆𝙪𝙢𝙞𝙨 𝙆𝙪𝙘𝙞𝙣𝙜
Kandungan Methylripariochromene A (MRC) yang berfungsi membantu merelaksasi otot dan memperbesar pembuluh darah. Methylripariochromene A diyakini bermanfaat dalam pengobatan tekanan darah tinggi. (sumber:health.detik.com)

2. 𝙎𝙚𝙡𝙚𝙙𝙧𝙞
Seledri mengandung apigenin dan phthalides. Apigenin merupakan senyawa flavonoid yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini berguna untuk mencegah penyempitan pembuluh darah dan memperlambat detak jantung, sehingga tekanan darah menjadi berkurang.

Selain itu, kandungan phthalides dalam seledri dapat mengendurkan dan merelaksasi otot-otot pembuluh darah, sehingga tekanan darah tinggi bisa menurun. Tak hanya itu, kandungan-kandungan lainnya dalam seledri juga dapat berperan pada tekanan darah Anda. Ini termasuk serat, kalium, magnesium, zat besi, dan vitamin C. (sumber:hellosehat.com)

3. 𝘼𝙡𝙖𝙣𝙜-𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Majalah Kedokteran Bandung pada tahun 2015 menunjukkan bahwa akar alang-alang mengandung antioksidan dan polifenol tinggi. Kandungan ini memberi efek mampu menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. (sumber:kompas.com)

11/10/2021

𝘽𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙆𝙤𝙢𝙥𝙡𝙞𝙠𝙖𝙨𝙞 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙞𝙣𝙩𝙖𝙞 𝙋𝙚𝙣𝙙𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙃𝙞𝙥𝙚𝙧𝙩𝙚𝙣𝙨𝙞

Tekanan darah tinggi tergolong kondisi yang serius, apalagi jika tidak terkontrol. Ada banyak risiko penyakit berbahaya yang mengintai. Berikut beberapa bahaya atau penyakit yang dapat ditimbulkan akibat tekanan darah tinggi:

1.Serangan Jantung
Salah satu dampak buruk, yang juga mematikan, dari tekanan darah tinggi adalah serangan jantung. Tekanan darah yang tinggi pada pembuluh darah menimbulkan gangguan pada jantung, yang kemudian memicu serangan jantung.

2.Stroke
Kamu mungkin sudah sering menjumpai orang yang terserang stroke akibat tekanan darah tinggi, bukan? Ya, hipertensi yang tidak terkontrol memang menjadi salah satu faktor risiko utama dari stroke. Oleh karena itu, jika kamu didiagnosis hipertensi, sebaiknya jaga pola makan dan pola hidup sehat, agar tekanan darah bisa terkendali dan risiko stroke pun bisa dihindari.

3.Retinopati Hipertensif
Indera penglihatan merupakan salah satu hal penting yang menunjang kehidupan kita sehari-hari. Sedikit saja mengalami penurunan fungsi, dampaknya bisa menjadi besar.

Nah, tahukah kamu bahwa penurunan fungsi penglihatan ini juga bisa terjadi akibat tekanan darah tinggi? Kondisi ini bernama retinopati hipertensif, yaitu rusaknya pembuluh darah kecil pada mata akibat tekanan darah tinggi.

4.Penyakit Pembuluh Darah Arteri
Hipertensi juga dapat berdampak pada penyakit pembuluh darah arteri. Biasanya penyakit ini menyerang pembuluh darah arteri pada lengan dan tungkai, yang dapat menyebabkan beberapa gejala, seperti:

- Rasa pegal dan mudah lelah ketika berjalan kaki.
- Menimbulkan kematian jaringan tungkai dan lengan (gangrene).
- Menyebabkan kesemutan dan baal pada tungkai dan lengan.

5.Gangguan Ginjal
Salah satu dampak buruk dari hipertensi, terutama pada hipertensi yang tidak terkontrol adalah munculnya berbagai gangguan pada ginjal. Gangguan pada ginjal akibat tekanan darah tinggi yang sering terjadi adalah gagal ginjal, yang menimbulkan gejala-gejala, seperti:

- Bengkak pada kedua tungkai.
- Terdapat darah dalam urine.
- Terdapat protein pada urine.
Frekuensi buang air kecil menurun, akibat penurunan produksi urine.
Penurunan kadar hemoglobin dalam darah (anemia).
Sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru.

6.Sindrom Metabolik
Hipertensi juga dapat memicu terjadinya sindrom metabolik. Sindrom ini merupakan sekelompok kondisi yang mengganggu proses metabolisme tubuh. Kump**an gejalanya terjadi dalam waktu yang bersamaan, yaitu:

- Hipertensi (tekanan darah tinggi).
- Hiperglikemia (kadar gula darah tinggi).
- Hiperkolesterolemia (kadar kolesterol tinggi).
- Obesitas (kelebihan berat badan).

7.Disfungsi Seksual
Ketidakmampuan untuk memiliki dan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi) menjadi kondisi yang umum pada pria saat berusia 50 tahun. Namun, pria dengan tekanan darah tinggi bahkan lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi.

Hal itu karena aliran darah yang terbatas akibat tekanan darah tinggi bisa menghalangi darah mengalir ke p***s. Wanita juga bisa mengalami disfungsi seksual akibat tekanan darah tinggi. Berkurangnya aliran darah ke va**na bisa menyebabkan penurunan hasrat atau gairah seksual, kekeringan va**na, atau kesulitan mencapai orgasme.

Sumber : halodoc.com

11/10/2021

𝙋𝙚𝙣𝙮𝙚𝙗𝙖𝙗 𝘿𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙏𝙞𝙣𝙜𝙜𝙞 𝙎𝙚𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙐𝙢𝙪𝙢

Dalam banyak kasus, penyebab darah tinggi belum diketahui secara pasti. Namun menurut para ahli, kombinasi beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita darah tinggi:

1. Keturunan
Seseorang menjadi lebih rentan terkena darah tinggi jika ia memiliki orang tua atau sanak keluarga yang menderita darah tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan faktor genetik.

2. Usia
Seiring bertambahnya usia, organ dan pembuluh darah di dalam tubuh akan mengalami perubahan, termasuk ginjal dan pembuluh darah. Perubahan pada ginjal akan menurunkan fungsinya, sehingga mengganggu keseimbangan garam dan cairan dalam tubuh. Sedangkan perubahan pada pembuluh darah akibat penuaan menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku.

Kedua hal tersebut mengakibatkan tekanan darah dalam tubuh akan meningkat. Itulah sebabnya, orang yang berusia lebih dari 35 tahun disebut lebih berisiko mengalami darah tinggi.

3. Pola makan yang tidak sehat
Penyebab darah tinggi juga terkait dengan faktor makanan yang tidak sehat. Terlalu sering mengonsumsi makanan yang asin dan berlemak (tinggi kolesterol) atau kekurangan kalium dapat meningkatkan risiko seseorang terkena darah tinggi.

4. Obesitas
Berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko darah tinggi. Semakin gemuk tubuh seseorang, semakin banyak darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Nah, ketika volume darah meningkat, maka meningkat p**a tekanan dalam pembuluh darah Anda.

5. Jarang berolahraga
Orang yang jarang berolahraga cenderung akan memiliki detak jantung yang lebih tinggi dan rentan terkena obesitas. Hal ini dapat membuat jantung harus bekerja lebih keras, sehingga meningkatkan risiko hipertensi.

6. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol
Ini berlaku bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Perlu diketahui, zat kimia pada tembakau dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah, sehingga meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah dan jantung.

Begitu juga dengan konsumsi minuman beralkohol terlalu sering. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terlalu sering mengonsumsi alkohol dalam jumlah lebih (lebih dari 7 kali per minggu) cenderung mengalami hipertensi. Hal ini diduga berkaitan dengan bahaya alkohol, termasuk wine, yang dapat membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih keras dan kaku, sehingga jantung harus memompa darah lebih kuat.

7. Stres
Stres, sering cemas, dan kurang tidur merupakan beberapa faktor risiko yang cukup sering berkontribusi pada munculnya darah tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan peningkatan hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin, saat seseorang mengalami stres berkepanjangan.

Mengingat tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit lain, seperti penyakit jantung dan stroke, maka mengenali dan menjauhi faktor-faktor risiko hipertensi dapat menjadi langkah yang baik untuk mencegah kondisi ini.

Beberapa faktor risiko, seperti faktor keturunan, memang tidak bisa dicegah. Namun dengan tetap menjalani gaya hidup sehat, risiko terjadinya tekanan darah tinggi dapat ditekan dan darah tinggi dapat lebih mudah terkontrol.

11/10/2021

𝘽𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙂𝙚𝙟𝙖𝙡𝙖 𝘿𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙏𝙞𝙣𝙜𝙜𝙞 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙋𝙚𝙧𝙡𝙪 𝙆𝙖𝙢𝙪 𝙆𝙚𝙩𝙖𝙝𝙪𝙞

Dilansir dari www.halodoc.com, seorang yang mengidap hipertensi akan merasakan beberapa gejala yang timbul, antara lain:
• Sakit kepala;
• Lemas;
• Masalah penglihatan;
• Nyeri dada;
• Sesak napas;
• Aritmia; dan
• Adanya darah dalam urine.

11/10/2021

𝐀𝐩𝐚 𝐈𝐭𝐮 𝐇𝐢𝐩𝐞𝐫𝐭𝐞𝐧𝐬𝐢 ?
Dilansir dari situs www.halodoc.com, hipertensi adalah istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, bahkan kematian.
Tekanan darah bisa diartikan sebagai kekuatan yang diberikan oleh sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh, yaitu pembuluh darah utama yang berada dalam tubuh. Besarnya tekanan ini bergantung pada resistensi pembuluh darah dan seberapa keras jantung bekerja. Semakin banyak darah yang dipompa oleh jantung dan semakin sempit pembuluh darah arteri, maka tekanan darah akan semakin tinggi.
Seseorang bisa dikatakan mengalami hipertensi bila pembacaan tekanan darah sistolik pada pengukuran selama dua hari berturut-turut menunjukkan hasil yang lebih besar dari 140 mmHg, dan/atau pembacaan tekanan darah diastolik menunjukkan hasil yang lebih besar dari 90 mmHg.

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Sukoharjo?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Jalan Tangkil Raya No. 2, Dusun II, Manang, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo
Sukoharjo
57552