Agen Nasa Wonosari Surabaya
Produk Herbal BPOM
05/08/2020
SALDO KAMU CUMAN ADA SEDIKIT, KOK KAMU KEPINGIN MENGAMBIL BANYAK ... PIE THO? ...
Kalau anda ke mesin ATM, atau ke teller bank ... Anda mau mengambil uang 100 juta ... Padahal, saldo anda di rekening bank anda, cuman 100 ribu, bisa? ... Jelas tidak bisa ... Kemampuan anda, dan keinginan anda mengambil uang, akan dibatasi oleh, "seberapa besar saldo yang anda miliki" ... Iya khan? ... Dan seberapa besar saldo anda, tergantung pada, "seberapa sering dan seberapa banyak, anda menabung" ... Jadi, ini mau mbahas apa sih? ...
Saya tidak mau membahas soal per-bank-an ... Namun dalam kerangka pemahaman saya, alam semesta adalah semacam "bank", dan kita semua, adalah "nasabah semesta" ... Apapun yang bisa menjadi nyata dalam hidup, adalah hasil pencairan, dari saldo-saldo yang masing-masing pribadi, yang ada di bank semesta ... Hal inilah, yang tidak dipahami oleh kebanyakan orang ... Dampak dari ketidakpahaman ini apa? ... Misalnya begini ...
Saya sering dicurhati orang, "pak, saya sudah pakai teknik afirmasi, program bawah sadar, visualisasi, LoA, dan sebagainya, kok apa yang saya inginkan tidak jadi nyata ya?" ... Gini lho ... Ketika anda menginginkan sesuatu, itu ibarat anda mau menarik uang di bank ... Lha itu tadi, tabungan anda di "bank semesta" banyak atau tidak? ... Atau jangan-jangan, saldo anda kosong? ... Saldo tekor kok mintanya neko-neko hahahahahahaha ...
Rahasia keberlimpahan yang sudah teruji berabad-abad, adalah, "memberi, berbagi dan melakukan kebaikan" ... Semua hal itu, adalah kegiatan "menabung energi", sehingga saldo anda di bank semesta, melimpah ruah ... Kalau saldo anda banyak, bahkan, kadang tidak perlu menarik uang ... Kadang, bank semesta, memberikan hadiah, kepada nasabah mereka, yang saldonya besar ... Focus hidup itu, menabung, bukan mengambil ...
Lalu, penggerak kita mau menabung ke bank semesta itu apa? ... Penggerak yang terbaik adalah, "menyadari bahwa, kehidupan di dunia ini cuman sementara" ... Sehingga, kita tergerak untuk "tidak buang waktu", dan mengumpulkan tabungan sebanyak-banyaknya ... Kalau tabungan banyak, buat "dicairkan di dunia" cukup, buat "dicairkan di kehidupan pasca kematian", juga cukup ... Kesadaran seperti ini, akan menggerakan kita, untuk terus menabung kebaikan, "di sini, saat ini, setiap saat" ...
Kalau anda bertamu ke rumah seseorang, maka tuan rumah, akan memberikan hidangan, sajian, suguhan yang terbaik, kepada anda ... Tidak ada pun, di-ada-ada-kan, tidak mampu pun, kadang di-mampu-mampu-kan ... Hasrat tuan rumah, selalu ingin memberikan yang terbaik untuk tamu ... Sadarkah anda, bahwa, kita ini di dunia, hanyalah "bertamu" ... Kita cuman mampir sebentar, untuk kemudian, beranjak pergi, meneruskan perjalanan jiwa, ke tempat lainnya ...
Saat anda, merasa di sini untuk tinggal, anda tidak akan dimuliakan seperti tamu ... Namun, saat anda memiliki kesadaran sebagai "tamu", di dunia ini ... Maka, dunia, sebagai tuan rumah, akan memberikan hidangan, sajian, suguhan, makanan dan minuman, yang terbaik untuk anda ... Dan satu lagi ... Jadilah tamu yang santun ... Dunia sebagai tuan rumah, juga bisa muak, mengusir anda keluar, memperlakukan anda tidak dengan sebaik-baiknya, kalau anda cuman tamu, tapi anda pecicilan dan sok-sokan ...
Assalamu'alaikum wahai dunia ... Ijinkan saya bertamu ... Ijinkan saya untuk singgah sebentar, untuk menabung, sebanyak mungkin kebaikan ... Aamiin ...
17/12/2019
*ISI KOPER*
Seorang manusia meninggal...
Ketika ia menyadarinya, ia melihat malaikat mendekati dirinya dg sambil memegang sebuah koper di tangan-Nya.
Berikut dialog antara malaikat & arwah manusia tersebut:
Malaikat : "Mari kita pergi."
Arwah: "Begitu cepat?
Tapi saya masih memiliki banyak rencana."
Malaikat : "Maaf, waktumu sudah habis, saatnya untuk pergi."
Arwah: "Apakah isi koper yg Engkau pegang itu?"
Malaikat : "Benda kamu."
Arwah: "Benda saya?
Maksudnya barang2 saya?
Seperti baju saya, uang saya, perhiasan saya ?"
Malaikat : "Bukan, barang itu tak pernah menjadi milikmu. Itu milik Dunia."
Arwah: "Apakah itu ingatan & kenangan saya?"
Malaikat : "Bukan, itu milik Waktu."
Arwah: "Apakah itu bakat & kesuksesan saya?"
Malaikat : "Bukan juga, itu milik Anugerah."
Arwah: "Apakah itu istri & anak2 saya?"
Malaikat : "Tidak juga, itu milik hatimu."
Arwah: "Kalau begitu, itu pasti tubuh saya."
Malaikat : "Tidak, bukan...
Tubuhmu milik Debu Tanah."
Arwah: "Jika demikian isinya tentu jiwa saya."
Malaikat : "Kamu salah besar nak , sebab jiwamu itu milik-NYA."
Malaikat lalu menyerahkan koper tersebut ke sang Arwah.
Dengan kebingungan & dengan ketakutan sang Arwah membuka koper tersebut
Dan ternyata isinya KOSONG...!!!
Dengan hati kecewa & airmata berlinang sang Arwah bertanya : ...
"Maksud mu , saya tak pernah memiliki apapun?!"
Malaikat menjawab: "Iya, benar. Sesungguhnya kamu itu tak pernah memiliki apapun..."
Arwah : "Lalu.. apa yg menjadi milikku, ....?!"
Malaikat : " *WAKTU* -mu!
Saat-saat di waktu kamu *HIDUP* .... itulah milikmu...!!!"
*Hidup* adalah *waktu* .
Hargai waktu yg ada tersisa,
Jalani hidup dengan penuh rasa syukur & kebahagiaan.
Selalulah berbuat baik, selalulah menolong jangan pernah menyakiti.
Berhentilah bersungut-sungut dan mengomel.
Nikmatilah setiap saat-saat yang dilalui bersama pasangan dan anak-anakmu, dan bahagiakan mereka selagi kamu masih punya waktu.
Jangan simpan kebencian, dendam, kepahitan & kejelekan orang lain...................................
*Tetaplah menjadi baik sampai akhir hidup kita...*
16/12/2019
Sebenarnya para suami perlu tau bahwa, membahagiakan istri artinya juga menyelamatkan anak².
Kok bisa? Apa hubungannya?
Seringkali Anak menjadi korban ketika Ibunya banyak pikiran dan tertekan.
Peran Ibu sangat besar dalam mendidik anak² agar mereka berakhlak baik, bertanggung jawab dan cerdas.
Bersyukurlah para suami, ketika punya istri yang bisa tetap menjaga kewarasannya ketika beban hidup begitu berat. Bantulah Ia. Bersyukurlah dengan tindakan, kebahagiaan Istri tidak melulu soal uang.
Berikanlah telinga untuk mendengarnya, tangan untuk membantu meringankan pekerjaannnya, hati untuk tulus menyayanginya, dan kaki untuk ikhtiar maksimal menjemput rezeki keluarga.
Seringkali depresi dan stres istri berasal justru dari orang terdekatnya.
Beban istri tak hanya cuma dari anak-anak aja... Kelelahan lahir dan batin seringkali datang. Entah anak rewel, anak sakit, anak dengan kondisi khusus, anak lebih dari satu. Dll
Lalu bisa jadi diperparah dengan beban sikap buruk dari suami, keadaan ekonomi yang sulit, belum lagi jika mendapat mertua, ipar, orangtua, tetangga yang julid...
Akhirnya karena tak berdaya, tak ada pembelaan dari suami, gak bisa bales, ujungnya hanya bisa melampiaskan pada sosok yang lemah, yaitu Anak.. 😭
Berapa banyak kasus penganiyaan bahkan hingga pembunuhan anak yang berawal dari sini. Dan ketika itu terjadi para Ibu seringkali dicap tak punya iman, Ibu gila, Ibu jahat, dll.
Semua menghakimi, tanpa memikirkan bagaimana beban hidupnya, siapa yang lebih kurang imannya, yang lebih gila, lebih jahat tangan dan mulutnya..
Dan yang mengerikan, orang ga sadar bahwa dari ucapan dan tindakan itulah yang menjadi pembuka pintu untuk menjadikan seorang ibu menjadi pembunuh anak²nya.. Baik pembunuhan karakter, maupun pembunuhan yang menghilangkan nyawa.
Istri tak hanya perlu IMAN, tapi Ia juga butuh IMAM.
InsyaAllah, semua bisa Ia lewati ketika Suami berbuat baik pada Istrinya, berada di garda terdepan untuk melindungi dan menyayangi istrinya. Menjadi pendamping dan pembimbing.
Karena dengan begitu, sesungguhnya seorang Suami sedang melindungi semua keluarganya.
Menjadi pemimpin, yang diamanahkan oleh Allah untuk menjadi nakhoda pernikahan.
13/12/2019
Guru ngaji saya dulu bilang,
"Kalau Alloh sudah ridho..
Meski hanya sekedar jualan batu sekalipun. Kamu akan bisa kaya."
Saya menanggapi,
"Jadi kuncinya kaya adalah ridho Alloh.."
Guru saya menggeleng,
"Berarti kamu masih belum paham.
Ridho Alloh bukanlah sarat kamu kaya. Tapi ridho Alloh adalah syarat mutlak kamu bisa menikmati harta. Kalau Alloh ridho, berapapun hasil usaha/kerjamu. Kamu akan bisa menikmatinya dan itu membuatmu cukup.
Bisa beli ini dan itu, kebutuhan terpenuhi.. Lalu orang akan melihatmu sebagai orang kecukupan. Hatimu tenang. Dan itu kaya sesungguhnya.
Tapi kalau Alloh tidak ridho.. Seberapa pun yang kamu hasilkan. Akan sangat sulit bagimu menikmatinya. Hatimu sempit.. Itulah kemiskinan."
12/12/2019
●MENUNDA SHOLAT●
(Jangan* dibaca jika tak kuat)
Ada seorang wanita bertanya kepada'' m***i :"Bagaimana caranya membangunkan anak-anak saya yang sedang tertidur nyenyak untuk sholat Subuh ?" M***i menjawab dengan balik bertanya kepada wanita tersebut :"Apa yang akan kamu lakukan jika rumahmu terbakar dan pada saat itu anak-anakmu sedang tidur nyenyak ?" Wanita tersebut berkata :"Saya pasti akan membangunkan mereka dari tidurnya." M***i menjawab :"Bagaimana jika mereka sedang tertidur nyenyak sekali ?" .
Wanita itu kemudian menjawab :"Demi ALLAH! Saya akan membangunkan mereka sampai bener-benar bangun, jika mereka tidak bangun juga, saya akan menarik menyeret mereka sampai keluar dari rumah." M***i kemudian menjawab :"Jika itu yang kamu akan lakukan untuk menyelamatkan anak-anakmu dari api dunia, lakukanlah hal yang sama untuk menyelamatkan mereka dari api neraka di akhirat kelak." Dari : Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki
AKIBAT S**A SHOLAT DI UJUNG WAKTU
Para Malaikat menyeretnya melewati orang banyak, menuju ke arah api neraka yang menyambar-nyambar.
Dia menjerit sekuat tenaga dan bertanya-tanya barangkali ada orang yang mampu membantunya.
Dia menjerit lagi sambil menyebutkan semua kebaikan yang telah dia lakukan; bagaimana dia sering membantu orangtuanya. Bagaimana dia tidak pernah tertinggal puasanya, tidak pernah meninggalkan shalatnya, selalu bersedekah dan rajin membaca al-Quran.
Dia terus menjerit lagi, namun tidak ada seorangpun yang tampil membantunya.
Para malaikat terus menyeret dia. Dan … mereka semakin dekat dengan kawah api neraka.
Dia menoleh ke belakang dan ini harapannya yang terakhir. Dia teringat …
Tidak! Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Bagaimana bersihnya seseorang yang mandi di sungai lima kali sehari dari kotoran, begitu juga bersihnya orang yang melaksanakan shalat lima kali sehari dari dosa-dosa mereka”
Dia menjerit lagi sekuat tenaga:
“Solat saya? Solat saya? Doa saya?”
Kedua malaikat tidak berhenti, dan terus menyeretnya ke tepi jurang neraka. Kembang api neraka yang membubung terasa menyambar mukanya.
Dia menoleh ke belakang lagi, tapi matanya telah kering dari setiap harapan dan dia tidak memiliki apa-apa lagi yang tinggal di dalam dirinya.
Salah satu malaikat menolak dia dan memasukan ke kawah neraka.
Dia mandapati dirinya terus melayang dan akhirnya jatuh ke dalam kawah api neraka yang menjulang tinggi selama 70 tahun.
Setelah 70 tahun sengsara dibakar api, tiba-tiba terasa tangannya diraih oleh satu lengan.
Dia ditarik kembali ke atas.
Ketika dia mengangkat kepalanya, dia melihat seorang pria yang sangat tua dengan jenggot putih yang panjang memegang tangannya.
Pria itu kelihatannya sangat daif.
Sambil menyapu debu di tubuhnya dia bertanya pada pria tua itu:
“Siapakah anda?”
Orang tua itu menjawab: “Akulah sholat anda”
“Mengapa kamu begitu terlambat bantu saya? Wahai shalatku, saya telah terjerumus ke dalam api neraka selama 70 tahun! Kenapa setelah tubuh saya hangus dan hampir hancur baru kamu datang selamatkan saya ? kenapa …?.”
Orang tua itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan berkata:
“Apakah kau lupa? Selama hidup di dunia dulu kamu selalu laksanakan saya pada saat-saat akhir !!”
“Setiap kali Maghrib kamu fokus pada sinetron tv dulu ..
“Dzuhur kamu lewat, kamu lebih mementingkan kerja daripada saya. Sholat ashar dan subuh juga selalu diujung waktu.
“Kamu ingatkah itu semua ??”
Penjelasan pria tua itu mengejutkannya dari tidur …
Dia terjaga dan mengangkat kepalanya dari tidur. Seluruh tubuhnya basah oleh keringat ketakutan …
Ya Allah.. Aku mimpi…
Tapi seperti nyata ..
Ketika itu juga ia mendengar suara adzan di kumandangkan menandai masuknya waktu shalat ashar.
Dia bangun dengan cepat dan mengambil wudhu. Dia berjanji tidak akan melalaikan shalat lagi. Dia menyadari kesalahannya sekarang. Dia telah mendapat petunjuk yang maha benar.
Sebarkan kisah ini kepada keluarga dan kawan-kawan anda. Mungkin anda dapat membantu mereka agar mulai sekarang mau menunaikan sholat tepat waktu.
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak
Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)
06/12/2019
1. 🌹Wanita itu..
Bukan yang selalu pendiam dan kalem,terkadang ia juga sering tertawa terbahak-bahak.
Bukan pribadi yang selalu kuat,terkadang, ia juga lemah..
Bukan yang selalu sedih..Terkadang, ia juga bergembira sambil melompat-lompat..
🌹Bukan yang selalu menghadapi amarah dengan senyuman..
Terkadang, ia juga tak bisa menahan semua itu..
Bukan pribadi yang selalu bisa menutup kesedihan..
Terkadang juga air matanya bisa keluar sederas-derasnya..
🌹Dan wanita hanyalah manusia biasa..
Yang tidak lari dari segala ujian dan cobaan..
Yang tidak lepas dari segala macam perasaan manusia..
Yang tidak lari perasaan lemah dan tak berdaya..
Yang tidak lepas dari perbuatan khilaf dan dosa dan dosa..
🌹Karena apa?
Wanita itu Selalu bangun jika ia jatuh..
Selalu bahagia walau hatinya remuk..
Selalu berusaha memperbaiki diri..
Waktu ia jatuh, itu bukan berarti dia lemah,tetapi ia selalu mengambil hikmah untuk terus bangkit Jadi pribadi yang terus kuat..
Karena ia ingin menjadi bidadari dunia dan akhirat..
🌹Wanita Hatinya selembut sutra..
Tapi ia juga sekuat baja dengan segala penderitaannya..
Dengan segala perjuangannya Ia masih bisa menampakan senyuman bahagianya..
Walau terkadang di kala sendirinya tak jarang meneteskan air mata Ketika sedang bercengkrama Dengan-NYA...
🌹Tentang keadaan hatinya yang tak menentu.. Yang terkadang teringat waktu-waktu sendu.. Yaitu masa lalu yang hanya bisa melukiskan sepercik kisahnya lewat tulisan bukan menggambarkan lewat keadaan..
Karena ketika ia sedih Ia tak ingin terlihat.. Karena ia yakin hatinya kuat akan segala memori yang menusuknya erat,walau kesedihannya pun bertambah pekat Ia tetap yakin bahwa ia kuat..
🌹Dengan segenap tekad Ia tumpas kesedihan nan semakin pekat walau terkadang ia masih bisa jatuh Kedalam lubang kenangan yang akhirnya dihiasi air mata..
Penanda kuat tidaknya seorang wanita.. Bukanlah air mata..
Tapi bagaimana perjuangannya menumpas air mata..
Menghentikan air mata agar semua yang terngiang di benaknya tak jadi nyata Yang cukup ia simpan jadi cerita..
🌹 Yaaaa..itulah wanita..
Tak bisa lari dari kata "Air mata"
Tapi wahai kaum adam,Jangan lupa Bahwa kami kaum hawa Di balik air mata Hati kami sekuat baja..
04/12/2019
"Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu...."
Ya Allah semoga usahaku dan teman temanku semakin berkah, semakin mendekatkan diriku dan teman temanku kepada-Mu, dan semakin memberikan banyak manfaat untuk semuanya
Aamiin😊😊
Semangat pagi
02/12/2019
JANGAN UKUR SEPATU ORANG LAIN DENGAN KAKI KITA
Ketika kita hanya mampu membeli tas tangan seharga Rp 500 ribu sementara kawan kita membeli tas tangan seharga Rp 5 juta, kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita.
Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga Rp 40 juta yang sanggup ia beli.
Ketika kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami,sementara kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi. Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya.
Ketika kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga,sementara kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak.
Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa memohon pada Tuhan untuk penjagaan anak-anaknya.
Ketika kita hanya mampu mengatur uang belanja Rp 1 juta sebulan,sementara kawan kita bercerita pengeluaran belanja bulanannya sampai Rp 10 juta , kita bilang ia boros. Padahal ia tak pernah berhutang pada kita. Pinjam uang pun tidak.
Ternyata mereka sedekah lebih banyak dari uang belanjanya.
Siapa yang rugi ??
Kita...!!
Belum-belum sudah mudah menilai. Bisa jadi malah berburuk sangka. Padahal kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya orang lain hadapi, orang lain lakukan, di luar sepengetahuan kita.
● Jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita.
● Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran hidup kita.
● Jangan menggunakan kacamata kita utk menilai orang lain, penampilan luar belum tentu mencerminkan sifat aslinya.
● Jangan sibuk mengurusi urusan orang lain, apalagi ketika kita tidak tahu apa-apa tentang hal tersebut.
28/11/2019
Inilah rupanya pohon Sa'adan yang digambarkan sebagai titan Sirat di dalam hadis😱
Baru pertama kali tahu gambar pohon Sa'dan😭😭😭 Dengan gemetaran dan penuh ketakutan setiap membayangkannya.
Pohon Sa'dan yang bagaikan Sirat.
Membuat hilang semua nafsu dunia.
Bagaimana diri ini akan melewati Sirat kelak?
Jalanan yang gelap dipenuhi besi-besi pengait dan kawat tajam berduri yang siap merobek siapa saja yang melewatinya.
Jalan yang licin lagi menggelincirkan.
Dibawahnya sudah menunggu neraka Jahannam dengan api yang menyala-nyala.
Hanya bisa dilewati oleh mereka yang memiliki cahaya keimanan & amal yg diredhai
Wahai diri
Lebih baik kau diuji di dunia sebagai pembersih diri.
Lebih baik kau disakiti di dunia agar terangkat derajatmu.
Lebih baik kau penat di dunia agar bisa beristirahat kelak di akhirat.
Ingatlah bahwa waktu yang sekejap mata di dunia ini akan menentukan tempatmu yang abadi di akhirat. "Kemudian didatangkan jambatan lalu dibentangkan di atas permukaan neraka Jahannam. Kami (para Sahabat) bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana (bentuk) jambatan itu?”
Jawab beliau, “Licin (lagi) mengelincirkan. Di atasnya terdapat besi-besi pengait dan kawat berduri yang ujungnya bengkok, ia bagaikan pohon berduri di Nejd, dikenal dengan pohon Sa'dan … " (Muttafaqun ‘alaih). "Dan dibentangkanlah jambatan Jahannam.
Akulah orang pertama yang melewatinya. Doa para rasul pada saat itu: “Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah”. Pada Sirat itu, terdapat pengait-pengait seperti duri pohon Sa’dan. Pernahkah kalian melihatnya?”
Para Sahabat menjawab, “Pernah, wahai Rasulullah. Maka ia seperti duri pohon Sa’dan,
tiada yang mengetahui ukuran besarnya kecuali Allah.
Maka ia mencangkok manusia sesuai dengan amalan mereka." (HR. Bukhari)
🍃
Allahu😥
sumber Twitter : tweet islamik
27/11/2019
BELAJAR DARI SE EKOR ULAR
Seekor ular masuk ke Toko Pertukangan. Ketika merayap ke pojok , ular itu menyenggol sebuah gergaji dan sedikit melukai dirinya sendiri. Pada saat itu , dia berbalik lalu menggigit gergaji itu hingga mulutnya terluka. Kemudian , tanpa memahami apa yang terjadi padanya dan berpikir bahwa gergaji itu menyerangnya. Ular itu memutuskan untuk melilit gergaji , semakin kuat ia melilit , semakin ia terluka parah....
Saudaraku...!!
Terkadang kita meluapkan amarah , berpikir untuk menyakiti orang yang telah menyakiti kita , tetapi sebenarnya kita menyakiti diri sendiri. Tak perlu menanggapi setiap ucapan yang menyakitkan , belajar sabar untuk tidak membalas. Bila kita berada pada posisi yang benar , orang yang memusuhi kita akan jatuh dan menelan kata-katanya sendiri.
💪
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jalan Wonosari Lor Baru 4/18 Rt 005 Rw 014 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir
Surabaya
60154
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| Saturday | 09:00 - 17:00 |
| Sunday | 09:00 - 17:00 |
