teteh Lab analis

teteh Lab analis

Share

~education content
~analis Laboratorium
~Ahli Tenaga laboratorium Medik

28/12/2025

dari spesies Ascaris lumbricoides atau cacing gelang manusia.
Telur tersebut berada dalam tahap perkembangan menjadi embrio/larva, yang merupakan bentuk infektif

Karakteristik Telur Ascaris :

~ Isi Telur yang dibuahi berisi embrio atau larva yang
berkembang di dalamnya.
~ Infektif: Embrio di dalam telur bersifat infektif bagi manusi
jika tertelan.
~Lingkungan: Perkembangan dari telur yang dibuahi hingga
enjadi infektif membutuhkan waktu kira-kira 2-3 minggu di
dalam tanah dengan kondisi yang mendukung.
~ Penularan: Penularan terjadi melalui konsumsi makanan atau
air yang terkontaminasi oleh telur infektif, atau kontak
tangan-ke-mulut setelah menyentuh tanah yang tercemar.

25/12/2025

Telur Ascaris Nonfertil (Tidak Dibuahi)

memiliki karakteristik yang membedakannya dari telur yang dibuahi:
• Bentuknya cenderung lebih panjang atau lonjong,
• ukuran sekitar 90x40 mikron.
• Dindingnya relatif lebih tipis dibandingkan telur fertil.
• Lapisan albuminoid (lapisan luar berbenjol) tampak tidak rata atau tidak beraturan.
• Isi telur berupa protoplasma mati yang bersifat granula atau tidak teratur, tidak ada perkembangan embrio.

25/12/2025

telur cacing Ascaris lumbricoides yang fertil (dibuahi) dan penting dalam bidang medik.

♧ Karakteristik Telur Ascaris lumbricoides
Ukuran : Kira-kira 60x45 mikron
Bentuk : Lonjong (avoid)
Warna : Kuning kecoklatan
Dinding : Tebal, terdiri dari 3 lapisan, yaitu lapisan luar
albuminoid, hyaline, dan vitelein
Isi: Berupa embrio yang belum membelah

22/12/2025

Selamat hari ibu ^^

20/12/2025

Materi pemeriksaan infeksi cacing pada manusia, dengan fokus utama pada penggunaan sampel tinja.
Materi tersebut merinci berbagai teknik yaitu :
▪︎pengumpulan spesimen,
▪︎bahan fiksatif (pengawet), dan
▪︎ jenis pemeriksaan yang digunakan.

Metode Pemeriksaan Infeksi Cacing

Bahan Pemeriksaan Utama: Tinja, darah, sputum, dan jaringan.
Tinja adalah yang paling umum digunakan.

Cara Pengumpulan Spesimen Tinja: Sebaiknya melalui defekasi spontan atau re**al touche, dengan jumlah yang cukup.

Macam-macam Fiksatif (Pengawet) Tinja:
• Larutan Formalin (5% atau 10%).
• Larutan Schauddin.
• Larutan Polivinil alkohol yang mengandung larutan Schauddin.
•Larutan Mertiola-iodium formaldehyde (MIF).

Jenis Pemeriksaan Tinja untuk Infeksi Cacing :

□ Pemeriksaan telur cacing dengan cara langsung
(metode natif).
□ Pemeriksaan sediaan Tinja Basah Hapus.
□ Cara sedimentasi tinja untuk telur cacing.
□ Cara flotasi tinja dengan larutan NaCl untuk telur cacing.
□ Teknik sediaan tebal ("Cellophane-Covered Thick Smear
Technique") = Teknik KATO.
□ Cara menghitung telur cacing dengan cara KATO-KATZ.
□ Cara menghitung telur cacing ("Egg Count") dengan metoda
Stoll.
□ Cara pembiakan larva dengan metoda HARADA MORI (untuk
mendeteksi larva cacing tambang).

Prosedur Pemeriksaan dengan Cara Langsung Menggunakan Pewarna
Penggunaan eosin bertujuan untuk membantu membedakan telur cacing atau larva dengan kotoran/artefak di sekitarnya.

1. Letakkan setetes air di atas objek glass.
2. Ambil sedikit tinja dengan lidi.
3. Hancurkan tinja dalam air di atas objek glass hingga
homogen.
4.Teteskan pewarna eosin kurang lebih 2-3 tetes di sebelahnya.
5. Campurkan feses dengan pewarna, buang bagian feses yang
kasar (sisa makanan).
6. Tutup dengan deck glass, upayakan tidak terbentuk
gelembung udara.
7. Amati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10-40 x.

20/12/2025

Materi ini menjelaskan definisi dan klasifikasi cacing (parasit) yang menginfeksi manusia.
Helmintolologi dibagi menjadi Filum (Nematoda) dan Filum (Trematoda dan Cestoda).

Definisi dan Klasifikasi Helmintologi

Helmintologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hewan (parasit) berupa cacing. Helmintologi medik secara spesifik mempelajari cacing yang berperan dalam bidang kesehatan dan menginfeksi manusia.

Filum Nemathelminthes (Cacing Gilik)

Nematoda diklasifikasikan berdasarkan habitatnya dalam tubuh inang, yaitu di jaringan atau di usus.

Kategori Spesies Umum
Habitat seperti Trichinella spiralis, Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, Brugia timori, Loa-Loa, Dracunculus medinensis, Onchocerca volvulus, Mansonella ozzardi Hidup di jaringan lain seperti pembuluh limfatik, kulit, dan mata.

Habitat seperti Ascaris lumbricoides (cacing gelang besar), Trichuris trichiura (cacing cambuk), Oxyuris vermicularis (Enterobius vermicularis / cacing kremi), Ancylostoma duodenale (cacing tambang), Necator americanus (cacing tambang), Strongyloides stercolaris, Toxocara canis Hidup di usus manusia.

Filum Platyhelminthes (Cacing Pipih)

Platyhelminthes dibagi menjadi dua kelas utama yang bersifat parasit, yaitu Trematoda (cacing daun) dan Cestoda (cacing pita).

Kelas Ciri Khas Spesies Umum Berbentuk seperti daun, tidak bersegmen, dan memiliki alat hisap.

Contoh Spesies hermaprodit: Fasciola hepatica, Fasciolopsis buski (trematoda usus terbesar), Clonorchis sinensis, Paragonimus westermani.

Contoh Spesies gonokoristik: Schistosoma mansoni, Schistosoma japanicum, Schistosoma haematobium

Berbentuk seperti pita, bersegmen (proglotid), dan memiliki kait atau pengisap pada kepala (skoleks) untuk menempel. Contoh : Taenia saginata (cacing pita sapi), Taenia solium (cacing pita babi), Hymenolepsis nana, Hymenolepsis diminuta, Echinococcus granulosus.

Materi ini memberikan ikhtisar yang jelas tentang berbagai cacing parasit yang penting dalam studi kesehatan.

19/12/2025

(Tryptic Soy Broth/Agar) :
Media umum kaya nutrisi (kaldu atau padat) yang digunakan untuk menumbuhkan berbagai jenis bakteri aerobik dan fakultatif anaerobik, sering digunakan untuk uji sterilitas dan pengayaan kultur.

Komposisi :
• tripton
• soya pepton
• dekstrosa
• NaCl
• K²HPO⁴

18/12/2025

(Salmonella Shigella Agar):
Media selektif-diferensial untuk mengisolasi Salmonella dan Shigella dari spesimen patologis, seperti feses dan makanan.

Komposisi :
• bacto ekstrak daging
• proteosa pepton
• bacto laktosa
• bacto garam empedu
• C²H⁵Na²O⁷ H²O
• Na²S²O³
• ferri sitrat
• bacto agar
• bacto brilliant green
• bacto neutral red
• aquades

18/12/2025

(Eosin Methylene Blue Agar):
Media selektif-diferensial yang menghambat bakteri Gram-positif dan membantu membedakan fermentor laktosa. E. coli sering menunjukkan kilap hijau metalik yang khas.

Komposisi :
• bacto pepton
• bacto laktosa
• sukrosa
• K²HPO⁴
• bacto agar
• bacto eosin
• bacto metilen blue
• aquades

18/12/2025

MC ( ):
Media selektif-diferensial untuk menyeleksi Enterobacteriaceae (batang Gram-negatif) dan membedakan bakteri fermentor laktosa (koloni merah muda/ungu) dan non-fermentor laktosa (koloni transparan).

Komposisi :
• Bacto pepton
• Proteosa pepton
• Bacto Laktosa
• Garam Empedu
• NaCl
• Bacto Agar
• Bacto Netral red
• Bacto kristal violet
• Aquades

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Tasikmalaya?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Jalan Manonjaya
Tasikmalaya